KuybeliKuybeli

Kehadiran Orang Tua Bukan Sekadar Fisik

Kehadiran Orang Tua Bukan Sekadar Fisik
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Orang Tua sebagai Sekolah Pertama: Lebih dari Sekadar Ada di Rumah

Kehadiran orang tua dalam kehidupan anak adalah konsep yang menempatkan ayah dan ibu sebagai sekolah pertama, bukan hanya sebagai penyedia nafkah dan penjaga fisik, tetapi sebagai sumber kedekatan emosional, komunikasi hangat, dan bimbingan nilai yang membentuk karakter, melindungi dari dampak negatif perubahan zaman, serta menyiapkan perkembangan anak optimal sejak dini. Pesan itu mengemuka kuat dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Kabupaten Pasuruan, ketika Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa orang tua tidak boleh "kalah sama anak" dan harus adaptif terhadap kebiasaan generasi sekarang. Di auditorium Mpu Sindok, tema besar Harganas "Ayah Wajib Hadir" diangkat bukan sebagai slogan seremonial, tetapi sebagai kritik halus terhadap budaya pengasuhan yang masih menempatkan ayah hanya sebagai pencari nafkah. Jika keluarga adalah fondasi karakter generasi penerus, maka fondasi itu jelas rapuh ketika kehadiran orang tua sebatas pulang malam dan bertanya nilai rapor tanpa pernah menanyakan perasaan anak. Inilah inti peran orang tua anak: menjadi ruang aman yang mengajarkan cara berpikir, merasakan, dan bersosialisasi sebelum sekolah formal mengambil alih.

Kedekatan Emosional dan Komunikasi Hangat: Vitamin Psikologis Anak

Bupati Pasuruan menegaskan bahwa kehadiran orang tua harus diwujudkan melalui kedekatan emosional keluarga dan komunikasi orang tua anak yang hangat, bukan hanya rutinitas menyediakan makan dan biaya sekolah. Ketika ayah dan ibu mau duduk mendengarkan cerita anak, bermain bersama, dan mengatur momen belajar tanpa didominasi gawai, mereka sedang memenuhi kebutuhan psikologis yang sama pentingnya dengan gizi. Ketua TP PKK Merita Rusdi bahkan mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan gawai mengambil alih peran keluarga, sebuah sindiran atas pola pengasuhan yang pasif dan sibuk pada layar. Kedekatan emosional bukan kemewahan; ia adalah vitamin harian bagi perkembangan anak optimal. Anak yang terbiasa didengar cenderung lebih percaya diri, mampu mengelola emosi, dan lebih tahan terhadap tekanan sosial. Sebaliknya, fenomena fatherless di Jawa Timur—di mana ayah ada secara fisik tetapi absen dalam perhatian dan pengasuhan—masih berada pada kisaran 23,4–25 persen, angka yang menunjukkan betapa besar krisis kedekatan ini. Peran orang tua anak di era digital membutuhkan keberanian untuk mematikan notifikasi dan menyalakan percakapan.

Gerakan ‘Ayah Wajib Hadir’: Menggugat Budaya Ayah sebagai Sekadar Pencari Nafkah

Tema Harganas ke-33, "Ayah Wajib Hadir", adalah kritik langsung terhadap budaya yang memposisikan ayah sebagai sosok jauh, keras, dan hanya mengurus materi. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, mengingatkan bahwa banyak anak memiliki ayah secara fisik, tetapi kehilangan perhatian dan pengasuhan, sebuah fenomena fatherless yang nyata di angka sekitar seperempat keluarga. Di sisi lain, Bupati Rusdi menekankan bahwa peran ayah dan ibu sama-sama penting; kecukupan materi tanpa kedekatan psikologis adalah paket pengasuhan yang setengah jadi. Menariknya, kebijakan dispensasi bagi ASN untuk mengantar anak ke sekolah adalah langkah konkret yang, meski tampak kecil, mengirim pesan bahwa ayah hadir pengasuhan adalah urusan negara, bukan sekadar urusan rumah. Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Jawa Timur menargetkan 569.018 sasaran, dan hingga Juli 2026 sudah 412.426 orang atau 70 persen menerima edukasi peran ayah, sementara Pasuruan baru menyentuh 3.368 dari target 26.543. Angka ini harus dibaca kritis: komitmen ada, tetapi kesenjangan menunjukkan bahwa mengubah budaya ayah jarak jauh masih pekerjaan panjang.

Dari Kehangatan Rumah ke Pencegahan Stunting: Pengasuhan Holistik

Peringatan Harganas di Pasuruan menunjukkan bahwa peran orang tua anak bukan hanya urusan psikologi, melainkan juga berkaitan dengan isu kesehatan serius seperti stunting. Shodiqin menegaskan bahwa kehadiran ayah sangat penting dalam membentuk karakter anak sekaligus mendukung pencegahan stunting dan pernikahan dini. Bupati Rusdi menyebut percepatan penurunan stunting sebagai prioritas daerah karena prevalensinya masih di atas rata-rata provinsi, sehingga keluarga harus dilihat sebagai titik awal intervensi, bukan sekadar penerima bantuan. Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), pemerintah menggandeng dunia usaha dan masyarakat untuk memastikan balita berisiko mendapat perhatian, sementara aplikasi digital dikembangkan untuk memetakan risiko stunting agar intervensi lebih cepat dan tepat sasaran. Namun teknologi tanpa kedekatan emosional keluarga hanya akan menghasilkan data, bukan perubahan perilaku. Program seperti TAMASYA, SIDAYA, GATI, dan Sekolah Orang Tua Hebat menegaskan bahwa perkembangan anak optimal adalah hasil dari gizi, pendidikan, dan kehadiran penuh ayah-ibu dalam pengasuhan sehari-hari.

Kesimpulan: Mengukur Kehadiran Orang Tua dari Pelukan, Bukan Jam Kerja

Pesan paling tajam dari Harganas di Pasuruan adalah bahwa kedekatan emosional keluarga dan komunikasi orang tua anak yang hangat harus menjadi indikator utama keberhasilan keluarga, bukan sekadar pendapatan atau jumlah fasilitas di rumah. Ketika ayah hadir pengasuhan, ikut bermain, mengantar sekolah, dan berdialog tentang perasaan, ia sedang memerankan fungsi sekolah pertama yang melindungi anak dari dampak buruk era digital dan memberi fondasi bagi perkembangan anak optimal. Gerakan "Ayah Wajib Hadir" patut diapresiasi, tetapi ia akan gagal bila berhenti pada seremoni dan angka capaian edukasi. Perubahan dimulai dari keputusan sehari-hari: memprioritaskan pelukan di atas lembur, obrolan di atas gawai, dan waktu berkualitas di atas status sosial. Jika generasi sehat, berkualitas, dan siap menyongsong masa depan hendak diwujudkan, maka ukuran kesuksesan orang tua harus diubah: dari seberapa keras bekerja, menjadi seberapa utuh mereka hadir di hati anak.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!