Kota mandiri Tangerang yang didefinisikan ulang
Paramount Petals adalah kota mandiri Tangerang yang dirancang sebagai kawasan terpadu tempat hunian, pasar modern komersial, ruko, fasilitas komunitas, dan infrastruktur bisnis lokal dibangun secara terencana untuk menggerakkan roda ekonomi, menyediakan kebutuhan harian, serta membuka peluang kerja dan investasi bagi masyarakat sekitar.
Inti ceritanya: Paramount Petals membuktikan bahwa pengembang properti tidak harus berhenti pada penjualan rumah. Dengan komitmen “Growth is Certain”, kawasan ini mempercepat pertumbuhan ekonomi seiring bertambahnya penghuni dan fasilitas komersial. Pendekatan terintegrasi—dari klaster hunian yang sudah berpenghuni hingga jaringan ruko dan fasilitas publik—membentuk ekosistem bisnis lokal yang hidup, bukan sekadar kompleks perumahan tertutup. Ini layak dibaca sebagai model baru pengembangan properti ekonomi di kawasan pinggiran kota besar: bukan lagi satu-dua proyek ruko terpisah, melainkan sebuah kota mandiri yang dirancang sejak awal untuk menumbuhkan UMKM dan investasi.
Pasar modern komersial sebagai mesin ekonomi harian
Jantung ekonomi Paramount Petals saat ini berputar di Pasar Modern Paramount Petals, berdiri di lahan 1,5 hektare dengan bangunan seluas 5.555 m² dan 416 ruang usaha. Tingkat keterisian yang sudah menembus lebih dari 70% menunjukkan minat pelaku usaha yang tinggi, sekaligus menandakan bahwa pasar ini telah menemukan ritme bisnis hariannya. "Pasar tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi sekaligus kebutuhan harian masyarakat di kawasan Paramount Petals,” ujar Ferry John Sihombing.
Bagi warga, pasar modern ini memotong jarak dan waktu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi pelaku usaha, khususnya UMKM dan investasi kecil, keberadaan pasar yang ramai pengunjung berarti arus kas lebih stabil dan risiko usaha yang lebih terkendali. Ketika pusat belanja, area kuliner, dan kegiatan komunitas dipusatkan di satu lokasi, foot traffic mengalir secara alami, menciptakan ekosistem bisnis lokal yang saling menguatkan, bukan saling memakan.
Dari Taman Rasa hingga komunitas: membangun ekosistem bisnis lokal
Pasar modern Paramount Petals tidak berdiri sendiri; ia diperkuat Taman Rasa, sentra kuliner outdoor yang menampung UMKM lokal dan menjadi ruang interaksi warga. Aktivitas ekonomi di kota mandiri Tangerang ini naik seiring bertambahnya penghuni dan fasilitas komersial, menjadikan kawasan pasar bukan hanya tempat belanja, tetapi juga titik temu sosial. Setiap akhir pekan digelar senam pagi hingga 300 peserta, panggung musik, bazar UMKM, Petals Urban Market, hingga kegiatan sosial seperti donor darah.
Penguatan komunitas ini bukan dekorasi; ia adalah strategi ekonomi. Ferry John Sihombing menegaskan bahwa penguatan interaksi sosial warga menjadi kunci penciptaan foot traffic yang menguntungkan tenant bisnis. Ketika warga datang untuk olahraga, hiburan, dan berkumpul, transaksi di kios, stand kuliner, dan lapak UMKM meningkat. Inilah ekosistem bisnis lokal yang tumbuh bukan hanya dari insentif finansial, tetapi dari rasa memiliki ruang bersama. Pengembangan properti ekonomi di sini sengaja menggabungkan fungsi sosial dan komersial agar UMKM tidak berdiri sendirian di tengah bangunan kosong.
Ruko, car wash robotik, dan peluang lapangan kerja baru
Di luar pasar, sektor komersial Paramount Petals terus menggeliat melalui ruko Calico Square dan Calico Grande yang diisi usaha kuliner, minimarket, dan jasa. Kawasan ini menunjukan bagaimana pengembangan properti ekonomi yang terencana dapat menciptakan rantai peluang: dari pegawai toko, barista, teknisi, hingga penyedia logistik lokal. Dibukanya Car Wash Park, fasilitas cuci mobil robotik seluas 700 m² sejak pertengahan September 2026, menambah lapangan kerja dan layanan baru bagi penghuni.
Dalam waktu dekat, area komersial baru Indica Grande dengan sarana olahraga (anchor tenant) seluas 3.550 m² akan hadir sebagai pusat aktivitas baru. Ini artinya semakin banyak ruang investasi bagi pelaku usaha dan lapangan kerja baru bagi warga sekitar Tangerang. Ketika pengembang menempatkan fasilitas komersial dalam jarak terjangkau dari klaster hunian—Aster, Canna, Gardenia, serta Lily dan Mimosa yang sedang dibangun—perputaran uang tetap berada di kawasan. Hingga Juli 2026, lebih dari 1.150 unit rumah telah dibangun dan 1.000 unit diserahterimakan, dihuni lebih dari 700 kepala keluarga, menciptakan basis konsumen yang cukup untuk menopang bisnis lokal.
Paramount Petals sebagai model kota mandiri masa depan
Paramount Petals menunjukkan bahwa kota mandiri Tangerang bisa menjadi laboratorium kebijakan ekonomi regional: hunian, pasar modern komersial, ruko, layanan publik, dan komunitas dirangkai menjadi satu ekosistem. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, kawasan ini aktif menggerakkan ekonomi lokal dan membangun ekosistem sosial berbasis komunitas. Ketika aktivitas ekonomi semakin terlihat seiring bertambahnya penghuni dan fasilitas komersial, dampaknya meluas ke wilayah sekitar yang ikut menikmati peluang usaha dan kerja.
Model kota mandiri seperti ini mengirim pesan penting: properti komersial terintegrasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi regional jika dirancang untuk melayani kebutuhan harian sekaligus menguatkan UMKM dan investasi. Paramout Petals telah melengkapi dirinya dengan Community Club, klinik, dan pos pemadam internal sebagai bagian dari kualitas hidup penghuni. Ke depan, tantangannya adalah menjaga agar pertumbuhan ekonomi tetap inklusif, tidak hanya menguntungkan pemilik modal besar, melainkan juga pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekosistem bisnis lokal. Jika tantangan ini diatasi, kota mandiri bukan sekadar jargon pemasaran, tetapi strategi nyata pemerataan ekonomi.






