Peserta Terbaik Melaju ke Top 31: Emosi, Standing Ovation, dan Hasil Eliminasi D'Academy 8

Peserta Terbaik Melaju ke Top 31: Emosi, Standing Ovation, dan Hasil Eliminasi D'Academy 8
Minat|Menyanyi

Babak Eliminasi yang Mengubah Peta Persaingan

D'Academy 8 Top 31 adalah fase kompetisi di mana 31 peserta dangdut academy terbaik bersaing dalam lima grup untuk memperebutkan tiket menuju babak-babak lanjutan hingga grand final, setelah sebelumnya melalui tahapan ketat Top 42 dan Top 37 yang menyisihkan sejumlah kontestan lewat sistem penjurian, voting, dan hasil eliminasi dangdut yang kerap sarat emosi. Babak Top 37 yang baru saja usai terasa seperti pintu gerbang: siapa yang kuat mental dan konsisten di panggung, dia yang berhak melangkah. Di titik ini, penonton tidak hanya disuguhi suara merdu, tetapi juga drama kompetisi—air mata juri, coach yang berduka, dan mimpi-mimpi remaja dari berbagai daerah yang dipertaruhkan di setiap nada. Hasilnya: peta persaingan mengerucut, dan karakter-karakter kuat mulai menonjol menjelang Top 31.

Peserta Terbaik Melaju ke Top 31: Emosi, Standing Ovation, dan Hasil Eliminasi D'Academy 8

Zhifanna: All Standing Ovation dan Pesan dari Pesisir Selatan

Jika ada simbol kepercayaan diri baru di D'Academy 8 Top 31, nama itu adalah Zhifanna Putri A. dari Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Di usia 16 tahun, ia datang dengan motivasi kuat untuk membahagiakan kedua orang tuanya dan menargetkan tembus hingga Top 2, bukan sekadar numpang lewat di panggung besar. Di Top 37 Grup 6 pada 7 Agustus 2026, Zhifanna bukan hanya lolos—ia menguasai panggung. Berduet dengan Melani membawakan “Ilalang”, keduanya mengantongi tiga standing ovation DA8 dari Lesti Kejora, Wika Salim, dan Soimah. Saat sesi solo, Zhifanna menyanyikan “Mataharimu” dan kembali meraih all SO, mengamankan tiket langsung ke D'Academy 8 Top 31. “Penampilan tersebut kembali berbuah All SO dan mengamankan tiket langsung ke babak Top 31,” menjadi kalimat yang menegaskan bahwa ini bukan keberuntungan sesaat, melainkan kualitas yang diakui juri.

Peserta Terbaik Melaju ke Top 31: Emosi, Standing Ovation, dan Hasil Eliminasi D'Academy 8

Duet Dahsyat Azzio–Rama di Tengah Duka Coach Melly

Di sisi lain panggung, Top 37 juga menghadirkan kisah ketangguhan emosional lewat duet Azzio dan Rama. Coach mereka, Melly Lee, absen karena berduka atas wafatnya sang ayah pada 6 Agustus 2026 dini hari. Situasi ini mudah saja membuat anak didik goyah, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Didampingi dua kakak kelas, Tasya Allesia dan Zahra Sima, Azzio dan Rama tampil membawakan lagu “Dahsyat” pada Jumat, 7 Agustus 2026 malam dan berhasil mengantongi tiga SO dari Wika Salim, Lesti, dan Soimah. Menurut penilaian Soimah, “untuk ukuran Azzio dan Rama yang masih kecil dan imut, penampilan tersebut dinilai luar biasa.” Menariknya, koreografer Gege mengungkap bahwa saat gladi resik Rama masih offbeat dan ketinggalan tempo, namun progres kecil sengaja diperlihatkan agar juri melihat kesungguhan latihan. Inilah contoh bagaimana standing ovation DA8 sering lahir dari kombinasi talenta dan daya tahan di tengah tekanan.

Rangga dan Air Mata di Lagu 'Kehilangan'

Momen paling menyentuh datang dari penampilan Rangga di babak Top 27 Grup 5 pada 5 Agustus 2026, ketika ia membawakan lagu “Kehilangan”. Lagu itu bukan sekadar dibawakan; ia menghidupkannya dengan rasa yang membuat sejumlah pengisi acara tak kuasa menahan air mata, termasuk Wika Salim dan D’Coach Selfi Yamma. Wika mengakui larut karena baru saja kehilangan kerabat dekat, suami dari kakak sepupunya yang sejak kecil sering mengantarnya bernyanyi. Di tengah duka, ia tetap memberi catatan profesional: ia suka penampilan Rangga karena tidak berlebihan namun pesannya sampai, sembari mengingatkan pentingnya nada rendah dan artikulasi agar lirik tetap jelas dan stabil. Dewi Perssik menilai improvisasi Rangga masih perlu diperhalus, termasuk kecenderungan memberi cengkok di ujung kalimat yang tidak perlu. Di sini terlihat, bahkan penampilan yang mengguncang emosi tetap dibedah teknis; empati juri berjalan berdampingan dengan standar kualitas.

Hasil Eliminasi dan Start Resmi Babak Top 31

Di balik ovation dan air mata, kompetisi tetap kejam pada angka. Dalam babak Top 37, enam peserta tersenggol alias tereliminasi: Revalina (Palangka Raya), Nana (Bulungan), Listen (Kendal), Sakhi (Binjai), Keysha (Belitung Timur), dan Niswah (Pemalang). Kepergian Keysha dari Belitung Timur menutup perjalanan Grup 5 yang sarat tensi, sekaligus mengingatkan bahwa satu lagu yang kurang kuat bisa mengakhiri mimpi besar. Kini panggung telah bersih untuk 31 peserta terbaik yang siap memasuki D'Academy 8 Top 31, terbagi dalam lima grup berisi enam hingga tujuh kontestan. Jadwal resmi dimulai Senin, 10 Agustus 2026, saat Grup 1 tampil pukul 19.00 WIB dengan formasi Alexa (Ciamis), Razky (Pekanbaru), Bhita (Pangkalpinang), Rangga (Bantaeng), Anggini (Majene), dan Idoy (Medan). Di fase ini, keseruan bukan hanya adu tarik suara, tapi juga interaksi host yang menghidupkan panggung dan juri yang siap memeras kualitas hingga menyisakan mereka yang layak ke grand final.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!