Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pelatihan Guru PAUD Menentukan Mutu Layanan Sejak Dini

Pelatihan Guru PAUD Menentukan Mutu Layanan Sejak Dini
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Kompetensi guru perlu ditingkatkan secara terarah

Pelatihan guru PAUD adalah proses terencana untuk memperkuat pengetahuan pedagogis, keterampilan mengajar, dan kemampuan pendidik dalam merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Tanpa proses yang berkelanjutan, peningkatan mutu mudah berhenti sebagai kegiatan sesaat, bukan perubahan yang terasa di ruang kelas. Pada 20 Oktober 2026, Bunda PAUD Tana Tidung Vamelia Ibrahim mengusulkan perluasan akses program peningkatan kompetensi dalam pertemuan dengan Direktur Guru PAUD Kemendikdasmen di Jakarta. Dorongan itu muncul setelah Jambore CERIA mencatat nilai 97,13 persen dan partisipasi satuan PAUD sebesar 95,65 persen, tetapi evaluasi masih menemukan kebutuhan penguatan pada pembelajaran mendalam, literasi, numerasi, dan PAUD holistik integratif. Angka keberhasilan tersebut patut diapresiasi, tetapi bukan alasan untuk berpuas diri. Kompetensi guru anak usia dini perlu diasah melalui pemetaan kebutuhan, pembelajaran, praktik, pendampingan, dan umpan balik agar hasil pelatihan benar-benar diterapkan di kelas.

Belajar bersama membuat pelatihan lebih dekat ke sekolah

Pelatihan akan lebih berdampak jika tidak bergantung pada satu lokakarya di pusat kota. Di Tana Tidung, perluasan pembelajaran mendalam dibahas dalam rapat koordinasi kepala sekolah dan kelompok kerja guru pada 19 Oktober 2026. Setelah uji coba di dua gugus, program direncanakan menjangkau Gugus Mawar, Anggrek, Dahlia, dan Teratai. Dinas pendidikan setempat mengandalkan kelompok kerja guru, pelatihan berkala dengan pola In-On-In, serta fasilitator daerah agar dukungan lebih dekat dengan sekolah yang tersebar di wilayah geografis beragam. Pendekatan belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan juga memberi arah yang relevan bagi pembelajaran mendalam TK: anak didorong terlibat aktif, bukan sekadar menerima materi. Namun, contoh perluasan ini berada dalam program pendidikan dasar, sehingga penerapannya pada PAUD tetap membutuhkan penyesuaian sesuai tahap perkembangan anak. Rencana tindak lanjut, termasuk penetapan guru inti, disusun hingga Juni 2027.

Tata kelola data melengkapi peningkatan mutu

Kualitas pendidikan PAUD tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengajar. Sekolah juga memerlukan data yang tertata agar kebutuhan anak dan kesenjangan layanan dapat dikenali, lalu menjadi dasar program yang tepat. Karena itu, bimbingan teknis tata kelola data dan peningkatan mutu yang digelar Kemendikdasmen bersama Majelis PAUD Dasmen PP Aisyiyah di Surabaya pada 20–22 Oktober 2026 merupakan bagian penting dari strategi perbaikan. Kegiatan tiga hari itu diikuti 80 kepala sekolah dan tenaga operasional TK ABA se-Jawa Timur. Kolaborasi pemerintah dan organisasi penyelenggara PAUD memberi pelatihan jangkauan yang lebih luas. Aisyiyah juga dinilai memiliki peran penting dalam penggerakan layanan PAUD, sementara perluasan wajib belajar 13 tahun dan pekerjaan pemerataan pendidikan membuat kebutuhan data makin mendesak. Bimbingan teknis ini turut menyoroti penggunaan perangkat digital secara tepat di tengah kedekatan anak dengan gawai. Pelatihan guru, tata kelola data, dan pendampingan harus berjalan beriringan; jika salah satunya tertinggal, upaya menaikkan mutu berisiko tidak menjawab kebutuhan anak.

Pelatihan Guru PAUD Menentukan Mutu Layanan Sejak Dini

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!