Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Wuling Eksion PHEV Jakarta–Yogyakarta: Bukti Jangkauan Nyata

Wuling Eksion PHEV Jakarta–Yogyakarta: Bukti Jangkauan Nyata
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Eksion PHEV: SUV Keluarga yang Serius Soal Jarak Jauh

Wuling Eksion PHEV adalah SUV plug-in hybrid tujuh penumpang yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin, dirancang sebagai mobil keluarga jarak jauh dengan kabin lapang, bagasi fleksibel, serta sistem manajemen tenaga cerdas untuk menjaga jangkauan dan efisiensi dalam berbagai kondisi jalan, mulai dari tol, kota, hingga rute pegunungan. Tes jangkauan nyata Jakarta–Yogyakarta sejauh 627 km menempatkan Eksion bukan sekadar alternatif, melainkan kandidat utama bagi keluarga yang ingin pindah ke teknologi PHEV tanpa kehilangan rasa aman soal daya jelajah. Di tengah kebingungan konsumen antara EV murni dan mobil bensin konvensional, Eksion PHEV menawarkan kompromi yang masuk akal: listrik untuk efisiensi, bensin untuk ketenangan pikiran. Media Drive bertajuk "Exploring Family Journeys" sendiri jelas dirancang sebagai pembuktian langsung bahwa konsep itu bukan teori brosur, melainkan pengalaman nyata di jalan.

Tes 627 Km Jakarta–Yogyakarta: Jangkauan Nyata, Bukan Klaim Brosur

Perjalanan 627 km dari Jakarta ke Yogyakarta melalui Purwokerto dan Wonosobo dilakukan menggunakan delapan unit Wuling Eksion Plug-in Hybrid varian EX, bersama 32 jurnalis nasional. Rute ini sengaja dipilih: kombinasi jalan tol, kawasan perkotaan, dan pegunungan berliku di Wonosobo dengan latar Gunung Sindoro dan Sumbing memaksa mobil bekerja di skenario yang mendekati penggunaan keluarga sehari-hari. Keberhasilan menuntaskan jarak tersebut dalam satu gelombang perjalanan menunjukkan bahwa jangkauan Wuling Eksion PHEV bukan sekadar angka ideal di laboratorium, melainkan kemampuan nyata di lapangan. Menariknya, tes perjalanan jauh mobil ini tidak hanya fokus pada mesin dan baterai, tetapi juga kenyamanan: panoramic sunroof, ventilated seat, dan sistem keselamatan ADAS berperan penting mengurangi kelelahan, aspek yang sering diremehkan namun krusial untuk road trip keluarga.

Ling Power: Kunci Fleksibilitas Antara Listrik dan Bensin

Yang membuat Wuling Eksion PHEV menarik adalah cara ia memanfaatkan teknologi hybrid, bukan sekadar menempelkan motor listrik sebagai gimmick. Sistem Ling Power dikembangkan untuk secara cerdas mengatur sumber tenaga listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan berkendara. Dalam praktik, ini berarti mobil dapat memprioritaskan mode listrik di kondisi tertentu untuk efisiensi, lalu beralih mengandalkan bensin ketika rute menuntut tenaga lebih atau jangkauan lebih panjang. Product Communication Manager Wuling Motors menegaskan bahwa berbagai pengaturan yang tersedia memberi fleksibilitas bagi pengemudi untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi jalan sehingga pengalaman berkendara tetap nyaman dan optimal. Bagi calon pengguna PHEV, fleksibilitas ini adalah nilai utama: tidak cemas kehabisan daya di tengah perjalanan jauh, namun tetap menikmati keuntungan konsumsi bahan bakar PHEV yang lebih hemat dibanding mobil bensin murni pada pola penggunaan yang tepat.

Ruang, Kenyamanan, dan Dimensi: Eksion Memikirkan Penumpang, Bukan Hanya Mesin

Sebagai SUV keluarga, Eksion PHEV EX tidak berhenti di sisi teknis mesin. Dimensi panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, wheelbase 2.810 mm, dan ground clearance 180 mm menunjukkan ambisi untuk memadukan stabilitas dengan kemampuan melintasi berbagai kontur jalan. Kabin untuk tujuh penumpang menawarkan ruang kaki dan kepala yang cukup lega, ditujukan untuk perjalanan dengan penumpang banyak tanpa merasa sempit. Kombinasi interior Walnut Brown dan Carbon Black serta material soft-touch di dashboard, konsol tengah, dan doortrim memberi kesan lebih mewah dari yang orang harapkan di segmen ini. Head unit layar sentuh 12,8 inci dan layar instrumen TFT 8,8 inci membuat pengemudi punya akses jelas terhadap informasi kendaraan, termasuk pengelolaan mode PHEV. Sementara ventilated seat dengan pengaturan elektrik untuk kursi depan mempertegas bahwa kenyamanan fisik penumpang dianggap sama penting dengan efisiensi energi.

Di luar kabin penumpang, kepraktisan bagasi Eksion yang mampu mencapai kapasitas 1.788 liter saat kursi baris kedua dan ketiga dilipat rata terbukti lewat tantangan Ultimate Packing Challenge dalam sesi Media Drive. Ini bukan angka kosong: kemampuan membawa barang banyak menjadikan Eksion relevan untuk liburan keluarga, mudik, atau perjalanan bisnis dengan peralatan besar. Dengan kursi ergonomis berlapis kulit sintetis lengkap dengan headrest dan armrest, Eksion mengirim pesan jelas: ini mobil yang ingin dipakai menempuh ratusan kilometer sekaligus, bukan hanya menemani perjalanan pendek ke kantor.

Varian EX dan Pertimbangan Bagi Calon Pembeli

Varian EX dari Wuling Eksion PHEV diposisikan sebagai tipe tertinggi, membawa kombinasi performa, efisiensi, kenyamanan, serta fitur keselamatan yang lengkap untuk perjalanan keluarga. Secara eksterior, grille honeycomb, lampu depan dan belakang LED X-shaped, velg alloy 18 inci dengan ban 215/55, serta opsi two-tone roof memberi identitas visual yang jelas dan modern. Spion dengan pelipatan otomatis, pengaturan elektrik, dan lampu sein LED menambah sentuhan fungsional sehari-hari. Dalam konteks tes perjalanan jauh mobil seperti Jakarta–Yogyakarta, paket ini terasa menyatu: teknologi PHEV, Ling Power, ADAS, kenyamanan kabin, serta kepraktisan bagasi bekerja bersama untuk mendukung gaya hidup keluarga yang sering keluar kota. Bagi calon pembeli yang menimbang antara EV murni dan PHEV, Eksion EX menawarkan nilai menarik: jangkauan Wuling Eksion PHEV yang teruji 627 km dalam satu perjalanan memberi rasa aman, sementara karakter hybrid membuka pintu menuju gaya berkendara yang lebih hemat dan lebih bersih tanpa mengorbankan fleksibilitas.

Karena harga Wuling Eksion 2026 belum dipaparkan secara rinci di sumber resmi, yang bisa dijadikan patokan saat ini adalah orientasi varian EX sebagai paket yang lebih lengkap dan cenderung berada di spektrum harga menengah ke atas, sejalan dengan posisi sebagai tipe tertinggi. Pada akhirnya, keputusan membeli bukan hanya soal angka di pricelist, tetapi tentang kecocokan konsep: apakah konsumen siap beralih ke teknologi PHEV, memanfaatkan mode listrik untuk efisiensi, namun tetap mengandalkan bensin ketika harus menempuh jarak panjang? Jika jawaban ya, perjalanan 627 km Jakarta–Yogyakarta menjadi argumen kuat bahwa Eksion PHEV EX layak masuk daftar pendek mobil keluarga yang akan dibawa jauh, sering, dan dengan banyak penumpang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!