Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Paramount Siapkan Kota Mandiri 400 Hektare dengan Akses Baru

Paramount Siapkan Kota Mandiri 400 Hektare dengan Akses Baru
Minat|Asia Tenggara

Kota mandiri dinilai dari ekosistemnya

Kota mandiri adalah kawasan terpadu yang menyatukan hunian, tempat kerja, layanan, dan ruang rekreasi dengan dukungan fasilitas serta konektivitas agar kebutuhan harian warga dapat dipenuhi dalam satu lingkungan. Inilah arah yang membuat ekspansi Paramount Land di Tangerang patut diperhatikan: nilai kawasan tidak hanya ditentukan oleh jumlah rumah yang dibangun, tetapi oleh seberapa baik kawasan itu berfungsi untuk penghuninya. Perusahaan melanjutkan pengembangan Paramount Petals, kota mandiri seluas sekitar 400 hektare di Tangerang, dengan menggarap akses jalan dan fasilitas pendukung kawasan. Langkah ini sejalan dengan perubahan pertimbangan pembeli, yang kini melihat konektivitas, kenyamanan, fasilitas, dan potensi nilai investasi jangka panjang sebelum memilih properti. Bagi pasar, klaim kota mandiri baru akan berarti jika rencana tersebut terasa dalam kehidupan sehari-hari, bukan berhenti sebagai gambaran pemasaran.

Akses tol dapat mengubah pengalaman tinggal

Penghubung paling konkret yang sedang disiapkan adalah modifikasi pintu keluar KM 25 Tol Jakarta-Tangerang. Proyek yang terintegrasi dengan Paramount Petals itu telah memasuki tahap finalisasi uji kelayakan operasi dan ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2026. Jika terealisasi sesuai jadwal, akses baru ini berpotensi memangkas hambatan perjalanan dan membuat aktivitas penghuni maupun pengunjung lebih mudah. Namun, pintu tol saja tidak otomatis membentuk kawasan yang nyaman. Arus kendaraan, mutu jalan di dalam kawasan, dan hubungan dengan wilayah sekitar tetap menentukan manfaatnya. Pengalaman Paramount Gading Serpong memperlihatkan skala kebutuhan konektivitas: kawasan itu dihuni hampir 120.000 orang dengan 38 klaster terisi, sementara bulevar utamanya mencatat lebih dari 15.000 kendaraan per jam. Angka tersebut mengingatkan bahwa akses perlu dirancang untuk menampung pertumbuhan, bukan hanya menarik penghuni baru.

MRT masih berupa penjajakan, bukan jaminan

Konektivitas jangka panjang berpotensi mendapat dorongan dari transportasi massal Tangerang. Pada Februari 2026, Paramount Land menandatangani nota kesepahaman dengan PT MRT Jakarta untuk menjajaki jalur MRT Lintas Timur-Barat rute Kembangan-Balaraja. Rencana yang masuk Proyek Strategis Nasional itu diperkirakan membentang sekitar 30 kilometer dengan 14 stasiun. Bagi warga, jaringan seperti ini dapat memperluas pilihan perjalanan dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, tetapi tahap penjajakan tidak boleh disamakan dengan jalur yang sudah pasti dibangun atau beroperasi. Karena itu, pembeli dan calon investor sebaiknya menilai proyek berdasarkan manfaat yang sudah tersedia sekaligus memantau perkembangan rencana transportasi. Integrasi MRT dapat menjadi pembeda besar bagi kota mandiri Tangerang, tetapi nilainya baru nyata jika jadwal, stasiun, dan koneksi kawasan terwujud.

Fasilitas menentukan daya tahan investasi

Ekosistem kawasan juga bergantung pada layanan yang membuat kehidupan sehari-hari berjalan tanpa harus selalu pergi jauh. Paramount Land menyebut fasilitas komersial, kesehatan, pendidikan, dan perhotelan sebagai bagian dari pengembangan kawasan. Di Gading Serpong, perusahaan melanjutkan pengembangan Victoria Central District seluas 6 hektare, yang melengkapi Pasadena Central District seluas 40 hektare. Contoh itu menunjukkan bahwa ruang usaha dan layanan bukan pelengkap kosmetik: keduanya dapat menjaga aktivitas ekonomi dan memperkuat kegunaan kawasan. Namun, ekspansi Paramount Petals tetap perlu dinilai lewat pelaksanaan fasilitas dan akses, bukan luas lahan semata. Bagi investasi properti, daya tarik kota mandiri terletak pada hubungan antara hunian, pekerjaan, layanan, dan mobilitas. Kesimpulannya, rencana Paramount menjanjikan fondasi yang relevan bagi pertumbuhan Tangerang, tetapi keberhasilannya akan ditentukan oleh realisasi infrastruktur dan manfaat nyata bagi penghuni.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!