Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Goa Bloyot dan Sei Kambang: Wisata Warisan Geologi yang Harus Tetap Aman

Goa Bloyot dan Sei Kambang: Wisata Warisan Geologi yang Harus Tetap Aman
Minat|Destinasi Luar Negeri

Wisata warisan geologi: dari situs purba ke ruang belajar publik

Wisata warisan geologi adalah bentuk pariwisata yang berfokus pada keunikan bentang alam, batuan, dan jejak prasejarah, yang dikemas sebagai destinasi wisata edukasi untuk memperkenalkan sejarah bumi, budaya, dan lingkungan kepada publik melalui pengalaman langsung di lapangan. Intinya, wisata ini bukan sekadar datang, foto, lalu pulang, tetapi mengajak pengunjung memahami proses alam dan jejak manusia purba yang membentuk lanskap hari ini. Di sinilah Goa Bloyot dan Situs Sei Kambang menjadi contoh penting: keduanya menunjukkan bagaimana goa prasejarah Indonesia dan situs tapak tangan purba dapat diangkat sebagai daya tarik wisata, sekaligus memaksa kita serius memikirkan pelestarian situs geologi dan keselamatan pengunjung. Tanpa keseimbangan itu, wisata warisan geologi hanya akan menjadi cara baru merusak masa lalu.

Goa Bloyot dan Sei Kambang: Wisata Warisan Geologi yang Harus Tetap Aman

Goa Bloyot: ikon goa prasejarah yang sengaja tidak dimodernisasi

Keputusan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau mengangkat Goa Bloyot sebagai ikon utama stan mereka pada Berau Expo 2026 adalah langkah berani dan tepat arah. Goa prasejarah Indonesia ini merupakan salah satu goa situs tapak tangan purba yang berada di hutan Kampung Merabu, Kecamatan Kelay. Dengan kata lain, ini bukan sekadar objek foto, tetapi arsip visual tentang bagaimana manusia masa lampau berkomunikasi sebelum mengenal tulisan.

Yang menarik, kawasan ini sengaja tidak dilengkapi fasilitas modern untuk menjaga keasliannya; pengunjung harus berjalan kaki sekitar satu jam menembus Hutan Merabu dari kampung terdekat. Pengawasan ketat diberlakukan untuk mencegah vandalisme karena kondisinya sangat sensitif dan mudah rusak. Menurut Disbudpar Berau, “ini menjadi bagian dari prasejarah kita yang harusnya kita jaga dan kita lestarikan serta lindungi”. Pendekatan ini jelas berpihak pada pelestarian situs geologi dan budaya: akses dibuka, tetapi dengan batas yang tegas.

Sei Kambang: geosite yang harus aman sebelum ramai

Jika Goa Bloyot menekankan keaslian, Situs Sei Kambang di kawasan Waduk Riam Kanan mengingatkan bahwa wisata warisan geologi tidak boleh mengabaikan risiko. Situs ini adalah bagian dari kekayaan warisan geologi Meratus dengan nilai ilmiah dan edukatif, yang berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik geowisata berbasis konservasi. Namun, lokasinya berada di dalam kawasan Hak Guna Usaha PLTA Riam Kanan dan berfungsi sebagai emergency spillway atau saluran pelimpah darurat waduk ketika debit air mencapai batas kritis.

Rapat pengelolaan yang digelar Badan Pengelola Geopark Meratus bersama Dinas Pariwisata provinsi pada 14 Oktober 2026 menunjukkan keseriusan berbagai pihak: Bapperida Kabupaten Banjar, dinas kebudayaan dan pariwisata, pemerintah kecamatan dan desa, PLN, aparat keamanan, hingga instansi lain hadir untuk menyamakan arah pengelolaan. Tantangan utamanya jelas: status lahan dan keselamatan pengunjung. Pengembangan destinasi wisata edukasi di sini harus tunduk pada fungsi vital waduk. Tanpa batas kegiatan yang jelas, penataan parkir yang aman, dan prosedur mitigasi risiko, promosi wisata di Sei Kambang akan menjadi kebijakan yang ceroboh.

Koordinasi pemangku kepentingan: syarat mutlak geosite yang edukatif

Pengembangan geosite bukan pekerjaan satu dinas. Rapat pengelolaan Sei Kambang memperlihatkan bahwa koordinasi lintas lembaga adalah syarat mutlak: mulai dari Bapperida, dinas pariwisata, pemerintah kecamatan dan desa, PT PLN (Persero) PLTA Riam Kanan, hingga aparat keamanan dan instansi lain ikut terlibat. PLN menegaskan mereka tidak mengambil keuntungan dari retribusi wisata, tetapi menuntut adanya penanggung jawab resmi, batas kegiatan yang jelas, serta prosedur keselamatan pengunjung. Ini sikap yang patut didukung, karena wisata warisan geologi tidak boleh mengganggu infrastruktur vital.

Sebagai tindak lanjut, para pemangku kepentingan membahas penyusunan Nota Kesepahaman atau Perjanjian Kerja Sama antara pemerintah kabupaten, pengelola geopark, dan PLN sebagai landasan hukum penggunaan kawasan. Dalam jangka pendek, pemerintah kecamatan dan desa akan menggelar musyawarah untuk merumuskan Peraturan Desa dan membentuk Kelompok Sadar Wisata resmi yang melibatkan warga lokal. Dengan langkah terencana dan tanggung jawab yang jelas, Sei Kambang diharapkan dikelola sebagai kawasan geowisata yang aman, edukatif, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Inilah model tata kelola yang seharusnya ditiru geosite lain.

Diversifikasi pariwisata: warisan geologi sebagai masa depan wisata edukasi

Goa Bloyot dan Sei Kambang menunjukkan satu hal: warisan geologi adalah peluang nyata untuk mendiversifikasi pariwisata di luar destinasi konvensional. Goa Bloyot, sebagai bagian dari Geopark Sangkulirang Mangkalihat, diangkat di Berau Expo untuk mengenalkan destinasi wisata sejarah purba yang unik dan belum banyak diketahui publik. Harapannya, kehadiran ikon ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menghargai dan merawat peninggalan bersejarah.

Di sisi lain, Sei Kambang menawarkan contoh bagaimana destinasi wisata edukasi berbasis pelestarian situs geologi bisa memberi nilai tambah bagi kawasan dan masyarakat jika dikelola dengan penataan kawasan, perlindungan situs, akses yang memadai, sarana pendukung, serta penguatan edukasi dan interpretasi geologi. Intinya, masa depan wisata warisan geologi bergantung pada keberanian pemerintah daerah dan pengelola geopark untuk berkata: tidak semua tempat boleh dimassalkan, dan setiap pengunjung harus datang dengan kesadaran bahwa mereka memasuki ruang belajar, bukan taman hiburan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!