Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pertahanan Siber di Era AI

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pertahanan Siber di Era AI
Minat|Eksplorasi Aplikasi AI

Kolaborasi adalah garis depan keamanan digital

Pertahanan siber adalah upaya bersama untuk melindungi sistem, data, dan layanan digital dari ancaman, sekaligus menjaga kepercayaan serta keberlangsungan aktivitas masyarakat dan ekonomi. Pesan itu menjadi inti National Cybersecurity Connect (NCC) 2026, yang berlangsung pada 28–29 Oktober di Hotel Bidakara, Jakarta. APTIKNAS menyerukan kolaborasi nasional yang melibatkan pemerintah, industri, asosiasi, akademisi, profesional, dan komunitas teknologi karena ancaman digital tidak mengenal batas antarlembaga. Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso menegaskan bahwa perlindungan sistem digital membutuhkan kemitraan berkesinambungan agar sejalan dengan transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi. Pandangan ini tepat: investasi teknologi tidak akan cukup jika para pihak bekerja sendiri-sendiri. Kolaborasi keamanan siber harus menjadi cara kerja sehari-hari, bukan hanya tema konferensi.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pertahanan Siber di Era AI

Forum yang mempertemukan kebijakan, keahlian, dan teknologi

Edisi kelima NCC mempertemukan pemimpin pemerintahan, perwakilan industri, pakar keamanan siber, dan penyedia teknologi. Diselenggarakan oleh PT Naganaya Indonesia Internasional bersama APTIKNAS, GP Ansor, dan BUMA, acara ini juga didukung BSSN serta Kementerian Ekonomi Kreatif, dengan WANTRII sebagai tuan rumah bersama. Rangkaian kegiatannya mencakup pameran, konferensi senyap, panggung siber, lokakarya untuk sektor pemerintahan dan keuangan, kongres keamanan siber nasional, serta penjodohan bisnis. Susunan tersebut memberi nilai lebih daripada diskusi umum: pemerintah dapat menyampaikan kebutuhan dan arah kebijakan, sementara pelaku industri serta pakar membawa solusi dan pengalaman teknis. Namun, ukuran keberhasilan akhirnya bukan banyaknya sesi, melainkan apakah pertemuan ini menghasilkan kemitraan dan tindakan nyata.

Penyelenggara membuka pendaftaran pengunjung secara gratis dan mengundang pelaku industri TIK, perusahaan keamanan siber, asosiasi, profesional, akademisi, komunitas teknologi, serta pihak lain yang berkepentingan untuk berpartisipasi.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pertahanan Siber di Era AI

Keamanan siber AI menuntut pertahanan lebih cerdas

Tema NCC 2026, “Securing Trust and Resilience in the Age of AI-Driven Digital Transformation”, menempatkan kepercayaan dan ketahanan sebagai tuntutan utama di tengah adopsi AI. Teknologi ini membuka peluang bagi produktivitas dan inovasi, tetapi ancaman siber juga terus berkembang. Karena itu, keamanan siber AI tidak cukup mengandalkan respons setelah serangan terjadi; organisasi perlu bergerak menuju pertahanan yang berbasis intelijen, proaktif, dan terintegrasi. Fokus tersebut relevan bagi layanan publik, kegiatan ekonomi, dan infrastruktur strategis yang semakin bergantung pada sistem digital. Pemerintah dapat memperkuat kebijakan dan koordinasi, sedangkan industri berperan menghadirkan teknologi dan layanan yang aman sejak dirancang. Akademisi, profesional, dan komunitas pun penting dalam berbagi keahlian serta meningkatkan kesadaran. Pertahanan siber yang cerdas bergantung pada keterhubungan semua peran itu.

Dari pertemuan menuju ketahanan yang terukur

Nilai terbesar NCC 2026 terletak pada peluang mengubah dialog lintas sektor menjadi kerja bersama yang berkelanjutan. Pertemuan dua hari ini memperjelas bahwa keamanan digital bukan tanggung jawab satu lembaga, satu sektor, atau satu teknologi. Pemerintah, industri, akademisi, asosiasi, dan komunitas perlu berbagi pengetahuan, menyelaraskan kebutuhan, serta membangun kesiapan menghadapi risiko yang berubah. APTIKNAS tepat mendorong kolaborasi nasional, tetapi seruan itu baru bermakna jika diteruskan dalam kemitraan dan langkah nyata untuk melindungi data, menjaga layanan, dan memperkuat kepercayaan. Pada akhirnya, pertahanan siber di era AI tidak akan ditentukan oleh kecanggihan alat semata. Daya tahannya bergantung pada kemampuan para pemangku kepentingan untuk bertindak bersama.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!