Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kim Kardashian Hadapi Beratnya Co-Parenting dan Lindungi Anak

Kim Kardashian Hadapi Beratnya Co-Parenting dan Lindungi Anak
Minat|Penyanyi/Band Pop

Beban yang tak ingin diwariskan kepada anak

Co-parenting adalah pengasuhan anak yang dijalankan bersama oleh orang tua yang tidak lagi menjadi pasangan, dengan kebutuhan anak tetap menjadi pusat keputusan meski hubungan pribadi mereka sulit. Bagi Kim Kardashian, prinsip itu diuji dalam pengasuhan bersama Kanye West: ia menyebut situasinya sebagai beban berat, tetapi berusaha agar keempat anak mereka tidak ikut memikul ketegangan orang tua. Kim mengajukan gugatan cerai pada 2021, dan perceraian mereka resmi selesai pada 2022. Dalam wawancara untuk biografinya, ia mengatakan masih mencemaskan Kanye karena ia adalah ayah dari anak-anaknya. Sikap itu menunjukkan bahwa menjaga hubungan anak dengan ayahnya tidak sama dengan menutup mata terhadap kesulitan. Tantangannya adalah memisahkan konflik orang dewasa dari kehidupan anak—pekerjaan emosional yang berat, terutama ketika hubungan mantan pasangan tidak harmonis.

Kim dan Kanye menikah pada 2014 dan memiliki empat anak: North, 13 tahun; Saint, 10; Chicago, delapan; dan Psalm, tujuh. Angka-angka itu memperjelas siapa yang paling perlu dilindungi dari gejolak hubungan orang tua. Kim mengatakan ia berusaha melepaskan pengalaman negatif dan, atas saran terapisnya, menetapkan batas yang lebih tegas agar pengasuhan bersama dapat berlangsung dengan lebih sedikit konflik. Ini bukan gambaran co-parenting yang mudah atau setara setiap saat. Kim mengakui Kanye kadang hanya datang setiap beberapa bulan, sementara ia tetap berupaya menjaga agar anak-anak memandang ayah mereka dengan baik. Dalam keadaan seperti itu, batas yang jelas bukan tanda permusuhan, melainkan cara menjaga anak agar tidak dijadikan penanggung beban atau perantara konflik.

Kim Kardashian Hadapi Beratnya Co-Parenting dan Lindungi Anak

Rumah sebagai ruang aman dari kontroversi

Ketika Kanye menjadi sorotan karena pernyataan kontroversial, Kim menerapkan aturan yang ia sebut “lockdown” di rumah. Pesannya berarti akses terhadap berita dan informasi terkini dibatasi: tidak ada televisi, radio, atau siaran berita langsung; keluarga memilih film dan musik. Ini langkah praktis, tetapi maknanya lebih besar daripada mematikan layar. Anak-anak tidak seharusnya dipaksa menghadapi kontroversi orang tua melalui berita, komentar publik, atau percakapan yang belum mampu mereka cerna. Kim mengatakan tujuan utamanya agar anak-anak tidak ikut terseret dalam semua itu. Pendekatan tersebut tentu tidak menghapus kenyataan di luar rumah, tetapi memberi mereka jeda dan ruang yang lebih terkendali. Dalam situasi keluarga yang mendapat perhatian luas, perlindungan bukan berarti berpura-pura bahwa tak ada masalah; itu berarti memilih kapan dan bagaimana anak-anak terpapar informasi.

Kim juga mengatakan kadang memberi anak-anak alasan bahwa ayah mereka sedang bepergian ketika ia tidak berada bersama mereka. Ia menjelaskan bahwa ia ingin anak-anak tetap menganggap Kanye sebagai sosok yang hebat. Sikap ini memperlihatkan dilema yang nyata: menjaga citra ayah dapat menghindarkan anak dari konflik orang dewasa, tetapi sekaligus menuntut Kim menanggung sendiri sebagian penjelasan dan kekhawatiran. Karena itu, aturan lockdown lebih dari sekadar menghindari berita negatif; ia menjadi bagian dari upaya membangun batas antara sorotan publik dan kehidupan keluarga. Langkah Kim tampak berorientasi pada kesejahteraan anak, meski beban untuk menjaga suasana aman itu tidak terbagi rata.

Bianca Censori sebagai jalur komunikasi

Strategi lain dalam co-parenting Kim Kardashian adalah membatasi komunikasi langsung dengan Kanye dan, dalam beberapa urusan, menghubungi Bianca Censori atau manajer Kanye. Kim mengatakan komunikasi melalui istri Kanye atau teman dekat yang juga menjadi manajernya membantu pengasuhan berjalan tanpa terlalu banyak konflik. Ia juga menyebut cukup sering mengundang Kanye ke rumah, sehingga jalur komunikasi tidak langsung itu bukan berarti menutup pintu bagi keterlibatan sang ayah. Pilihan ini mungkin terdengar tidak lazim, tetapi dalam hubungan yang tegang, perantara dapat membantu menjaga percakapan tetap berfokus pada urusan anak. Kuncinya bukan siapa yang menyampaikan pesan, melainkan apakah pengaturan tersebut mengurangi gesekan tanpa menghalangi kebutuhan anak.

Sumber juga menyebut Kim pernah melibatkan Bianca dalam agenda menginap saat perayaan Natal, yang berujung pada momen berkumpulnya keluarga. Itu memberi gambaran bahwa komunikasi dengan Bianca dapat menjadi bagian dari upaya merawat hubungan keluarga yang lebih luas, bukan sekadar saluran praktis. Namun, Kim tetap mengakui tantangan menjaga keseimbangan antara waktu anak-anak bersama Kanye dan keadaan yang mengharuskan mereka dijauhkan. Pada akhirnya, pendekatan Kim bukan cerita tentang co-parenting tanpa masalah. Ia lebih tepat dibaca sebagai usaha terus-menerus untuk menetapkan batas, melindungi anak dari sorotan, dan menjaga ruang bagi hubungan mereka dengan ayahnya. Keberhasilan langkah-langkah itu tidak menghapus beban yang ia gambarkan, tetapi menunjukkan prioritasnya: anak-anak tidak seharusnya menjadi pihak yang membayar harga konflik orang tua.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!