Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Wasev Mabes TNI Tinjau Jalan dan Rumah Hasil TMMD di Labusel

Wasev Mabes TNI Tinjau Jalan dan Rumah Hasil TMMD di Labusel
Minat|Asia Tenggara

Pengawasan lapangan menguji hasil pembangunan

TMMD ke-130 adalah program TNI Manunggal Membangun Desa yang menyatukan kerja prajurit, pemerintah, dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pembangunan desa melalui sasaran fisik dan kegiatan pendukung. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, Tim Wasev Mabes TNI yang dipimpin Dirbinter Ster TNI Brigjen TNI M. Herry Subagyo meninjau sasaran program Kodim 0209/Labuhanbatu di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kunjungan ini penting bukan sebagai seremoni, melainkan sebagai pemeriksaan terhadap pekerjaan yang akan digunakan warga sehari-hari. Pengawasan yang hadir di lokasi memungkinkan penilai melihat kondisi sebenarnya, bukan hanya menerima laporan kemajuan. Itu membuat evaluasi lebih bermakna: keberhasilan harus diukur dari kesesuaian pekerjaan dengan rencana sekaligus manfaatnya bagi masyarakat.

Rombongan didampingi Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Saputra Simatupang, Kasrem 022/PT Letkol Inf Binsar J. Simanjuntak, serta unsur Forkopimda dan pejabat terkait. Setelah rangkaian kegiatan di Kantor Bupati, mereka bergerak ke Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, untuk memeriksa sejumlah sasaran. Kehadiran pejabat dari unsur TNI dan pemerintah daerah memberi ruang untuk mencocokkan pelaksanaan dengan tujuan program. Namun, nilai kunjungan ini pada akhirnya bergantung pada tindak lanjut: temuan lapangan perlu menjadi masukan untuk menuntaskan pekerjaan secara terarah dan tepat sasaran.

Wasev Mabes TNI Tinjau Jalan dan Rumah Hasil TMMD di Labusel

Jalan dan rumah warga menjadi ukuran manfaat

Salah satu sasaran utama yang diperiksa ialah pengerasan badan jalan sepanjang 1.700 meter. Tim juga meninjau rumah warga yang menjalani rehabilitasi, bersama lima titik sumur bor, MCK umum, dan fasilitas KDKMP. Peninjauan progres jalan TMMD Labusel dan hasil rehabilitasi rumah warga memperlihatkan bahwa program ini menyentuh kebutuhan yang berbeda: akses, tempat tinggal, air, dan sanitasi. Jalan yang dapat dilalui lebih baik berpotensi memudahkan mobilitas warga, sementara rumah yang diperbaiki dapat meningkatkan kelayakan hunian. Dampak tersebut perlu dinilai dari kegunaan nyata setelah pekerjaan selesai, bukan semata-mata dari jumlah sasaran yang tercatat.

Menurut paparan Dandim Letkol Kav Hanung Kaptiaji, pengerasan jalan 1.700 meter dan pembangunan lima titik sumur bor, bersama rehabilitasi RTLH serta MCK umum, dikerjakan melalui gotong royong TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pelibatan warga patut dipandang sebagai bagian penting pelaksanaan, sebab kerja bersama dapat memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun. Meski begitu, ukuran akhirnya tetap sederhana: apakah jalan membantu perjalanan sehari-hari dan apakah rumah yang direhabilitasi memberi tempat tinggal yang lebih layak bagi penghuninya.

Wasev Mabes TNI Tinjau Jalan dan Rumah Hasil TMMD di Labusel

Evaluasi harus berlanjut setelah peninjauan

Pengawasan dan evaluasi berfungsi memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, ketentuan, dan kebutuhan warga. Tim Wasev dapat melihat kondisi riil, menilai kemajuan, lalu menyampaikan masukan agar pelaksanaan lebih terarah dan tepat sasaran. Penilaian langsung juga penting untuk menghindari anggapan bahwa selesainya pekerjaan fisik otomatis berarti kebutuhan masyarakat sudah terpenuhi. Pemeriksaan hasil jalan dan rumah seharusnya mendorong perhatian pada mutu serta manfaat yang dirasakan pengguna, meskipun sumber yang tersedia tidak merinci temuan teknis atau tindak lanjut khusus.

Kodim 0209/Labuhanbatu menyatakan akan terus berupaya memastikan seluruh sasaran TMMD ke-130 terlaksana dengan baik. Karena itu, kunjungan Wasev sebaiknya dipahami sebagai bagian dari proses pengendalian, bukan garis akhir. Akses jalan, sumber air bersih, perbaikan rumah, dan fasilitas sanitasi diharapkan mendukung kualitas hidup warga Desa Aek Batu dan sekitarnya. Kesimpulannya, nilai program ini tidak ditentukan oleh kunjungan pejabat ataupun daftar proyek, tetapi oleh mutu hasil yang bertahan dan manfaat yang benar-benar sampai kepada masyarakat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!