Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Restrukturisasi BUMN dan Danantara: Pelajaran Bagi Barat

Restrukturisasi BUMN dan Danantara: Pelajaran Bagi Barat
Minat|Asia Tenggara

Prabowonomics: Reformasi BUMN yang Mengguncang Status Quo

Restrukturisasi BUMN Indonesia melalui Danantara Indonesia adalah kebijakan ekonomi yang menata ulang ratusan badan usaha milik negara yang terfragmentasi, bertingkat, dan sarat kepentingan, dengan tujuan menyederhanakan struktur, memperkuat akuntabilitas, serta mengarahkan portofolio perusahaan negara pada prioritas pembangunan yang lebih terukur dan strategis.

Inti kabar pentingnya jelas: kebijakan restrukturisasi BUMN Indonesia tidak hanya menjadi agenda domestik, tetapi kini dipuji media internasional sebagai contoh keberanian politik yang layak ditiru para pemimpin Barat. Ketika banyak pemerintah tersandera oleh jaringan kepentingan dan ketakutan terhadap resistensi, Prabowonomics kebijakan justru memilih membongkar struktur lama secara frontal. Menurut kajian akademisi Webster University, langkah ini bukan sekadar efisiensi, melainkan penataan ulang peran negara dalam ekonomi melalui transformasi badan usaha negara yang jauh lebih terarah.

Pujian Media Internasional: Mengapa Barat Diminta Belajar?

Sorotan positif media internasional berangkat dari satu fakta politik sederhana: restrukturisasi BUMN skala besar biasanya dihindari karena berbiaya politik tinggi. Di banyak negara Barat, keputusan menyusutkan atau merombak struktur negara kerap ditunda, dikompromikan, atau dikemas setengah hati. Di sini, pembentukan Danantara Indonesia dinilai sebagai contoh pemerintah yang memilih menanggung risiko konfrontasi dengan kepentingan yang telah mengakar demi tujuan jangka panjang.

Dalam analisis yang dimuat media asing, Profesor Rovshan Ibrahimov menggambarkan reformasi ini sebagai pelajaran bagi pemimpin Barat yang selama bertahun-tahun kesulitan "memangkas struktur negara" tanpa menimbulkan guncangan politik besar. Kutipan yang paling menohok adalah ketika ia menulis bahwa "untuk mencabut struktur yang telah berakar kuat, diperlukan tangan yang cukup tegas"—sebuah pernyataan yang secara halus mengkritik ketidaktegasan banyak politisi yang lebih takut kehilangan kursi daripada kehilangan efektivitas negara.

Danantara Indonesia: Mesin Restrukturisasi yang Terukur

Kunci dari restrukturisasi BUMN Indonesia ini adalah desain Danantara Indonesia sebagai lembaga pengelola investasi sekaligus alat transformasi badan usaha negara yang terukur. Alih-alih menambal sulam, pemerintah memilih pemetaan menyeluruh atas portofolio BUMN. Perkiraan awal menyebutkan 300–400 entitas, namun pemetaan lengkap menemukan 1.074 entitas termasuk anak perusahaan dan entitas turunan lain. Angka ini menunjukkan skala masalah: lapisan organisasi yang menumpuk, fungsi yang tumpang tindih, dan akuntabilitas yang mengabur.

Menurut kajian internasional, struktur yang bertambah melalui pembentukan anak dan cucu perusahaan selama puluhan tahun bukan hanya soal ukuran, tetapi juga soal menurunnya disiplin anggaran serta meningkatnya potensi pemborosan. Danantara Indonesia diposisikan untuk mengerjakan pekerjaan kotor yang selama ini dihindari: menggabung, melikuidasi, dan mendivestasikan entitas yang tidak lagi relevan dengan prioritas pembangunan seperti hilirisasi. Dengan kata lain, ini adalah upaya mengembalikan BUMN ke fungsi strategis, bukan sekadar simbol kehadiran negara di semua lini.

Skala Perombakan: Angka yang Menguji Nyali Politik

Angka restrukturisasi yang sudah berjalan memperlihatkan bahwa Prabowonomics kebijakan bukan teori di atas kertas. Hingga Agustus, Danantara Indonesia telah menghapus 290 entitas melalui merger, likuidasi, dan divestasi. Target resmi yang dicanangkan adalah restrukturisasi terhadap 300 entitas sampai akhir tahun, sebuah sasaran yang mencerminkan komitmen berkelanjutan, bukan sekadar gebrakan awal. Dalam konteks politik, setiap entitas yang dihilangkan berpotensi berarti kehilangan posisi, jaringan, dan kenyamanan bagi sebagian elite—persis alasan mengapa reformasi seperti ini biasanya mandek.

Pemetaan ribuan entitas dan eksekusi ratusan penghapusan dalam hitungan bulan menunjukkan bahwa transformasi badan usaha negara sedang terjadi pada tingkat yang jarang terlihat di tempat lain. Di sini pelajarannya bagi Barat sangat gamblang: tanpa keberanian menyentuh struktur yang "telah mengakar kuat selama bertahun-tahun lamanya", negara akan terus menanggung beban organisasi yang gemuk namun lemah di sisi kinerja. Prabowonomics memaksa pilihan yang selama ini dihindari: lebih sedikit entitas, lebih banyak akuntabilitas.

Dampak dan Pelajaran: Reformasi BUMN sebagai Model Global

Pakar Webster University melihat arah kebijakan ini membawa dampak positif bagi ekonomi nasional, terutama karena restrukturisasi BUMN Indonesia dipadukan dengan mandat mendukung prioritas pembangunan seperti hilirisasi melalui lembaga pengelola investasi yang baru. Dengan BUMN yang lebih ramping, negara memiliki peluang mengarahkan modal dan perhatian pada sektor yang benar-benar strategis, bukan terperangkap mengurus portofolio yang terlalu besar dan tidak fokus. Ini menjelaskan mengapa pujian media internasional muncul: mereka melihat negara yang berani merapikan rumah sendiri sebelum berbicara soal kompetisi global.

Namun, model ini bukan tanpa risiko. Besarnya kewenangan Danantara Indonesia memunculkan kritik dan menuntut tata kelola yang kuat. Para analis mengingatkan bahwa keberhasilan Prabowonomics akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah mengelola risiko kekuasaan yang terkonsentrasi di lembaga baru tersebut. Di sini letak pelajaran yang lebih dalam bagi pemimpin Barat: reformasi struktural membutuhkan kombinasi antara keberanian politik dan disiplin institusional. Kesimpulannya, jika ingin keluar dari jebakan negara yang gemuk tapi tidak gesit, mereka perlu belajar bukan hanya dari hasil, tetapi dari cara restrukturisasi komprehensif ini dirancang dan dijalankan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!