Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bagaimana Danantara Mengubah BUMN Rugi Menjadi Menguntungkan

Bagaimana Danantara Mengubah BUMN Rugi Menjadi Menguntungkan
Minat|Asia Tenggara

Lonjakan Ratusan Persen: Turnaround BUMN yang Tidak Lagi Mustahil

Fenomena kinerja Danantara BUMN merujuk pada keberhasilan lembaga pengelola investasi ini mendongkrak pendapatan dan keuntungan sejumlah badan usaha milik negara yang selama belasan hingga puluhan tahun mencatat kerugian, namun dalam kurun kurang dari dua tahun berbalik menjadi BUMN menguntungkan dengan lonjakan penghasilan yang diklaim mencapai ratusan persen, sehingga memunculkan Danantara sebagai simbol baru reformasi manajemen BUMN dan turnaround keuangan BUMN yang efektif. Pusat cerita ini bukan sekadar angka, melainkan perubahan sikap terhadap BUMN: dari “lubang anggaran” menjadi aset produktif. Presiden Prabowo secara terbuka menyebut penghasilan BUMN di bawah pengelolaan Danantara naik ratusan persen dan beberapa BUMN yang merugi puluhan tahun kini mulai untung. Ketika kepala negara berbicara seoptimistis itu, ini sinyal bahwa strategi Danantara dianggap sebagai referensi baru pembenahan BUMN. Namun pujian saja tidak cukup; yang penting adalah memahami mekanisme di balik lonjakan tersebut dan sejauh mana model ini bisa bertahan.

Kepemimpinan dan Integritas: Jantung Reformasi Manajemen BUMN

Yang paling menarik dari reformasi manajemen BUMN di bawah Danantara adalah fokusnya pada kepemimpinan, bukan sekadar restrukturisasi angka di laporan keuangan. Prabowo menilai perbaikan kinerja ini langsung terkait dengan kualitas leadership di tubuh Danantara, yang digambarkan jujur dan memiliki rasa cinta tanah air besar dalam mengelola aset negara. Pendekatan ini menegaskan bahwa turnaround keuangan BUMN tidak mungkin terjadi tanpa perubahan budaya dan tata kelola. Integritas menjadi kata kunci: pemimpin yang tidak bermain-main dengan kebocoran uang negara serta disiplin dalam pengelolaan keuangan. Presiden bahkan menginstruksikan agar pengawasan terhadap kebocoran diperketat dan pengelolaan dilakukan lebih keras dan disiplin, meski tren keuntungan sudah positif. Di sini terlihat sikap skeptis yang sehat: capaian besar tidak boleh membuat aparat lengah. Reformasi manajemen BUMN versi Danantara, jika konsisten, bisa memutus tradisi kompromi yang selama ini membuat BUMN sulit beranjak dari kerugian berkepanjangan.

Skala Kenaikan: Antara Klaim 400 Persen dan Tuntutan Transparansi

Lonjakan penghasilan yang diklaim terjadi di bawah Danantara bukan angka kecil. Prabowo menyebut penghasilan BUMN naik ratusan persen dalam kurang dari dua tahun dan bahkan pernah menyatakan laporan yang ia terima menunjukkan pendapatan Danantara naik sekitar 400 persen dalam satu tahun. Kutipan itu layak dijadikan bahan refleksi, bukan sekadar tepuk tangan. Secara politik, klaim ratusan persen memperkuat narasi bahwa Danantara adalah mesin baru BUMN menguntungkan. Secara ekonomi, angka tersebut berarti perubahan mendasar dalam kualitas investasi, efisiensi, atau penanganan kebocoran. Namun menariknya, Prabowo sendiri menegaskan laporan itu masih perlu diaudit dan jika pun tidak 400 persen, 300 atau 200 persen tetap signifikan. Sikap ini menunjukkan kesadaran bahwa keberhasilan keuangan harus dijaga oleh transparansi dan verifikasi independen. Tanpa audit yang kuat, lonjakan spektakuler berpotensi dilihat sebagai pencitraan sesaat, bukan transformasi yang kredibel.

Dari Proyek Strategis ke BUMN Menguntungkan: Model Investasi Danantara

Turnaround keuangan BUMN di bawah Danantara tidak berdiri sendiri; ia terhubung dengan strategi investasi yang menyasar proyek-proyek strategis nasional. Prabowo menjelaskan bahwa investasi Danantara difokuskan pada industrialisasi dan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah lebih besar bagi ekonomi. Dengan kata lain, BUMN tidak dibiarkan berjalan tanpa arah, melainkan diposisikan sebagai eksekutor agenda pembangunan jangka panjang. Pendekatan ini juga terlihat pada penggarapan program besar seperti PLTS 100 GWp, di mana Prabowo secara khusus memuji kinerja Danantara saat peluncuran di Jembrana. Turnaround BUMN diikat pada proyek energi, infrastruktur, dan industrialisasi, bukan spekulasi jangka pendek. Secara opini, ini langkah tepat: BUMN menguntungkan seharusnya menghasilkan manfaat nyata lewat infrastruktur, bukan hanya angka di neraca. Namun keberhasilan strategis ini perlu dipastikan tidak berubah menjadi pembenaran bagi proyek boros tanpa pengawasan. Di titik ini, konsistensi disiplin dan audit menjadi pelindung utama model investasi Danantara.

Penghargaan, Ekspektasi, dan Risiko Kepuasan Diri

Rencana pemberian tanda kehormatan kepada pimpinan Danantara adalah puncak simbolis dari pengakuan atas lonjakan keuntungan BUMN. Prabowo menyebut prestasi Danantara membanggakan dan menyatakan mereka pantas mendapat bintang kehormatan dari negara. Secara politik, ini mengukuhkan Danantara sebagai role model pengelolaan aset negara. Namun di balik euforia, ada risiko klasik: kepuasan diri. Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan cepat berpuas dan meminta pengawasan kebocoran uang negara terus diperketat. Pernyataan ini penting agar momentum tidak berubah menjadi zona nyaman baru. Turnaround keuangan BUMN dalam waktu singkat adalah prestasi, tetapi mempertahankannya lebih berat daripada mencapainya. Jika reformasi manajemen BUMN ala Danantara ingin diakui sebagai model yang berhasil, ia harus sanggup menunjukkan konsistensi kinerja, transparansi laporan, dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan baru. Pujian dan penghargaan sebaiknya dilihat sebagai tekanan tambahan untuk menjaga standar, bukan sebagai garis akhir.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!