Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kontras Produksi Jagung dan Padi Menajam Antarwilayah

Kontras Produksi Jagung dan Padi Menajam Antarwilayah
Minat|Asia Tenggara

Proyeksi pangan bergerak ke arah berbeda

Proyeksi produksi pangan daerah adalah perkiraan hasil komoditas pertanian berdasarkan luas panen dan capaian musim, yang membantu membaca perubahan pasokan antarwilayah. Untuk 2026, data pangan BPS memperlihatkan kontras: produksi jagung Kaltim melemah, sementara produksi padi dan beras Jatim meningkat. BPS Provinsi Kalimantan Timur memperkirakan produksi jagung pipilan kering berkadar air 14 persen mencapai 7,07 ribu ton, turun 31,29 persen dari 2025. Sebaliknya, BPS Jawa Timur memproyeksikan produksi padi sebesar 10,61 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 1,62 persen dari tahun sebelumnya. Perbedaan ini penting dibaca sebagai gambaran arah komoditas yang tidak seragam, bukan sebagai tanda bahwa seluruh produksi pangan sedang naik atau turun bersama. Angka regional memberi konteks lebih tajam daripada kesimpulan umum tentang kondisi pangan.

Jagung Kaltim tertekan oleh luas panen

Pelemahan produksi jagung Kaltim terutama mengikuti penyusutan lahan yang dipanen. Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menyatakan luas panen jagung pipilan sepanjang 2026 diperkirakan hanya 1.260 hektare, turun 40,15 persen dibandingkan 2025. Penurunan terjadi pada setiap subround: luas panen tercatat 440 hektare pada Subround I dan 510 hektare pada Subround II, masing-masing lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk Subround III, luas panen diperkirakan 310 hektare, atau menyusut 49,22 persen. Produksi jagung pipilan kering berkadar air 14 persen pun diproyeksikan turun pada ketiga subround. Pola ini membuat penurunan tahunan bukan sekadar perubahan pada satu periode. Penyusutannya berulang sepanjang tahun, sehingga luas panen menjadi penjelas utama mengapa proyeksi produksi Kaltim melemah.

Panen padi Jatim mengangkat proyeksi, dengan catatan

Di Jawa Timur, kenaikan produksi bertumpu pada panen yang lebih baik di dua subround pertama. Plt Kepala BPS Jatim Herum Fajarwati menyebut realisasi Januari–April bertambah 0,21 juta ton GKG dan periode Mei–Agustus naik 0,15 juta ton GKG dibandingkan periode sama tahun lalu. Total produksi padi diperkirakan mencapai 10,61 juta ton GKG, sementara produksi beras untuk konsumsi penduduk diproyeksikan 6,12 juta ton, sama-sama tumbuh 1,62 persen secara tahunan. Luas panen padi diperkirakan 1,85 juta hektare, meningkat 0,71 persen. Namun, kenaikan ini belum berarti seluruh tahun bergerak mulus: potensi produksi Subround III Oktober–Desember diperkirakan turun 0,19 juta ton GKG dari periode yang sama pada 2025. Panen padi Jatim menopang proyeksi positif, tetapi hasil akhir masih bergantung pada realisasi periode terakhir.

Kontras Produksi Jagung dan Padi Menajam Antarwilayah

Angka tahunan perlu dibaca bersama tingkat kepastiannya

Perbandingan kedua provinsi menegaskan bahwa produksi jagung dan padi mengikuti kondisi regional masing-masing. Kenaikan Jatim terutama berasal dari capaian Subround I dan II dalam Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, sedangkan proyeksi jagung Kaltim berkaitan dengan luas panen yang menyusut sepanjang tahun. Meski produksi beras 2026 di Jatim diperkirakan mencapai 6,12 juta ton, angka Subround III masih berupa potensi berdasarkan pengamatan KSA September dan dapat berubah. Karena itu, angka tahunan sebaiknya dibaca sebagai proyeksi dengan tingkat kepastian yang berbeda menurut periode, bukan sebagai hasil final yang sudah seluruhnya tercatat. Kontras ini juga memperingatkan agar tren satu komoditas atau satu provinsi tidak digeneralisasi menjadi arah pangan nasional. Kesimpulan yang lebih berguna adalah bahwa pemantauan luas panen dan realisasi tiap subround perlu berjalan berdampingan dengan angka produksi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!