Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Mojokerto Kebut Perbaikan Jalan, Panjer–Seduri Diperlebar

Mojokerto Kebut Perbaikan Jalan, Panjer–Seduri Diperlebar
Minat|Asia Tenggara

Percepatan jalan harus terasa dalam konektivitas

Perbaikan jalan Mojokerto adalah rangkaian pekerjaan rehabilitasi dan pelebaran yang ditujukan untuk memperlancar mobilitas warga, mengurangi kepadatan lalu lintas, dan menghubungkan pusat kegiatan masyarakat. Hingga awal November 2026, progres pekerjaan yang dibiayai APBD mencapai sekitar 85 persen: 13 dari 29 paket telah selesai, sementara 16 paket masih dikerjakan. Angka itu menunjukkan percepatan, tetapi juga mengingatkan bahwa manfaat jalan baru belum merata selama pekerjaan tersisa belum dituntaskan. Karena itu, ukuran keberhasilan seharusnya bukan hanya persentase proyek, melainkan apakah warga lebih mudah mencapai sekolah, pasar, dan jalur antarkawasan. Pelebaran Panjer–Seduri menjadi contoh yang menjanjikan, tetapi kelanjutan pekerjaan dan keterhubungan dengan jaringan jalan lain akan menentukan apakah perubahan fisik benar-benar mengurai hambatan perjalanan.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, yang dikenal sebagai Gus Barra, meninjau hasil pengerjaan bersama Kepala DPUPR, camat, dan kepala desa setempat pada Senin, 2 November 2026. Pemantauan langsung penting, tetapi publik juga patut menagih kesinambungan: proyek yang selesai mesti dipelihara, sementara paket yang tersisa perlu dikerjakan dengan jadwal dan mutu yang jelas.

Mojokerto Kebut Perbaikan Jalan, Panjer–Seduri Diperlebar

Panjer–Seduri lebih lebar, tetapi belum seluruhnya selesai

Proyek jalan Mojosari di ruas Panjer–Seduri memperlihatkan manfaat yang bisa dirasakan langsung: jalan beton sepanjang sekitar 1,4 kilometer telah direhabilitasi dan dilebarkan dari sekitar 4 meter menjadi 6–7 meter. Pemkab mengalokasikan sekitar Rp3,3 miliar dari APBD 2026 untuk pekerjaan tersebut. Kapasitas yang bertambah berpeluang membuat perjalanan lebih lancar, terutama bagi warga yang menuju kawasan pendidikan dan Pasar Mojosari. Ruas ini juga disiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di pusat Mojosari. Namun, menyebut proyek ini tuntas sepenuhnya akan menyesatkan: pekerjaan tahun ini mencakup sekitar 680 meter, sedangkan kira-kira 700 meter sisanya direncanakan dilanjutkan pada 2027.

Gus Barra menyebut ruas Panjer–Seduri ditujukan untuk mengurai kemacetan sekaligus menjadi akses menuju sekolah dan pasar. Itu alasan yang kuat untuk melanjutkan proyek, tetapi manfaatnya akan lebih terasa bila penataan drainase di tepi jalan ikut diperhatikan. Jalan yang lebih lebar tanpa pengelolaan air yang memadai berisiko kehilangan fungsi dan kenyamanan saat kondisi jalan memburuk.

Mojokerto Kebut Perbaikan Jalan, Panjer–Seduri Diperlebar

Jaringan jalan perlu mengantisipasi pusat pemerintahan baru

Pelebaran Panjer Seduri juga penting karena Pemkab Mojokerto mulai menyiapkan konektivitas jalan untuk mendukung rencana pemindahan pusat pemerintahan ke Dusun Kemloko, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari. Ini membuat proyek tersebut lebih dari sekadar pembenahan satu ruas: ia menjadi bagian dari persiapan akses menuju pusat aktivitas pemerintahan yang direncanakan. Namun, pembangunan pusat baru tidak otomatis memperbaiki perjalanan warga. Pemerintah perlu memastikan jalan penghubung tersusun sebagai jaringan yang saling mendukung, bukan proyek-proyek terpisah yang hanya tampak selesai di atas kertas.

Konektivitas yang direncanakan dengan baik dapat membantu mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka peluang usaha. Itu sebabnya kelanjutan sekitar 700 meter Panjer–Seduri pada 2027 sebaiknya dipandang sebagai bagian dari rencana jaringan, bukan tambahan yang bisa ditunda tanpa konsekuensi. Warga membutuhkan akses yang berkesinambungan, sementara arus kendaraan perlu diarahkan agar tidak menumpuk di kawasan padat Mojosari.

Ukuran keberhasilan: jalan tersambung dan berfungsi

Capaian 85 persen memberi gambaran bahwa program perbaikan jalan Mojokerto bergerak cepat, tetapi 16 paket yang masih dikebut dan sisa Panjer–Seduri menuntut pengawasan sampai pekerjaan benar-benar tuntas. Pelebaran menjadi 6–7 meter adalah peningkatan nyata; dampak akhirnya bergantung pada mutu konstruksi, drainase, pemeliharaan, serta hubungan ruas tersebut dengan akses sekolah, pasar, dan rencana pusat pemerintahan. Pemkab sebaiknya menjaga keterbukaan mengenai jadwal dan hasil setiap paket agar warga dapat menilai apakah kemajuan anggaran sejalan dengan kemudahan perjalanan.

Kesimpulannya, pelebaran Panjer–Seduri adalah langkah yang tepat untuk memperbaiki akses dan membantu mengurai kepadatan, tetapi manfaat penuhnya baru akan tampak setelah sisa ruas dan konektivitas pendukung diselesaikan. Keberhasilan program bukan sekadar banyaknya paket yang rampung, melainkan jaringan jalan yang benar-benar menghubungkan kegiatan warga tanpa memindahkan kemacetan ke titik lain.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!