Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Layanan Keuangan B2B Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Layanan Keuangan B2B Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Minat|Asia Tenggara

Layanan keuangan B2B: dari pelengkap jadi mesin pertumbuhan

Layanan keuangan B2B adalah rangkaian produk dan solusi finansial yang dirancang khusus untuk melayani kebutuhan pendanaan, transaksi, dan pengelolaan kas antar pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga korporasi, yang kini berkembang menjadi sumber pertumbuhan laba dan pendapatan utama bagi bank maupun fintech di tengah kompetisi pasar yang kian ketat. Pergeseran ini terlihat jelas: alih-alih bergantung pada konsolidasi dan aksi korporasi besar, pelaku jasa keuangan mulai mengandalkan pertumbuhan organik berbasis ekosistem bisnis. Fokusnya bukan sekadar menambah volume pembiayaan, tetapi membangun relasi berulang dengan nasabah usaha yang bisa menghasilkan arus pendapatan jangka panjang. Di sinilah pertumbuhan fintech dan transformasi strategi perbankan digital menemukan titik temu: layanan keuangan B2B menjadi arena utama untuk menguji kecepatan inovasi, kualitas manajemen risiko, dan kedalaman pemahaman terhadap rantai pasok nasabah bisnis.

BTPS: mengejar laba mid double digit lewat ekspansi mass market

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengambil posisi berani dengan memproyeksikan pertumbuhan laba di kisaran pertengahan dua digit hingga akhir 2026, bertumpu pada ekspansi ke segmen mass market dan kualitas pembiayaan yang stabil. Langkah ini menunjukkan keyakinan bahwa inklusi keuangan mass market bukan lagi program sosial, tetapi mesin profit yang sesungguhnya. Kinerja Individual Financing (IF) sudah menjadi bukti awal, dengan pembiayaan Rp59,7 miliar yang ditopang 4.368 nasabah dan tingkat pelunasan 97,2% serta rencana ekspansi ke 60–70 area mulai Juli 2026. "Pertumbuhan ini akan menjadi another business engine," tegas Direktur BTPS, Fachmy Achmad, dalam paparan publik 7 September. Di sisi lain, BTPS mulai mengoptimalkan aset likuid Rp11 triliun dengan pembiayaan korporasi bertenor pendek untuk mengejar yield lebih tinggi, sekaligus menyiapkan skema buyback saham Rp1 triliun yang menunggu persetujuan pemegang saham pada 21 September 2026.

VENTENY: mengonversi ekosistem teknologi menjadi pendapatan berulang

Jika BTPS mengandalkan ekspansi mass market, VENTENY menunjukkan bagaimana pertumbuhan fintech bisa ditenagai layanan keuangan B2B yang terukur. PT VENTENY Fortuna International Tbk (VTNY) membukukan pendapatan bersih Rp105,8 miliar pada semester I 2026, tumbuh 1,8% secara tahunan di tengah dinamika industri pembiayaan dan perubahan regulasi. Kuncinya ada pada lini B2B Financial Services yang menyumbang Rp60,9 miliar atau 57,5% dari total pendapatan dan tumbuh 8,1% secara tahunan, sehingga jelas menjadi motor pertumbuhan utama. Berbeda dari banyak pemain yang agresif tanpa rem, VENTENY menegaskan pendekatan pertumbuhan yang prudent dengan menjaga kualitas portofolio dan keberlanjutan bisnis. Perusahaan memanfaatkan teknologi dan jaringan ekosistem untuk memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM dan korporasi, sembari menguatkan strategic partnership, jaringan penyaluran, dan sumber pendanaan modal.

Dua mesin: B2B Financial Services dan B2B2E sebagai strategi ekosistem

VENTENY memberikan gambaran jelas bagaimana diversifikasi layanan keuangan B2B menjadi strategi ekosistem, bukan sekadar penambahan produk. Di samping B2B Financial Services, lini B2B2E melalui VENTENY Employee Super App menghasilkan pendapatan Rp44,9 miliar atau 42,5% dari total pendapatan semester I 2026. Kombinasi ini menciptakan siklus tertutup: Financial Services menyediakan pembiayaan produktif bagi bisnis, sementara Super App memperluas konektivitas ke perusahaan dan karyawan sehingga meningkatkan peluang monetisasi di kedua sisi. Group CFO Kaleb Solaiman menegaskan bahwa kedua lini yang berbeda karakter ini saling melengkapi dalam membangun ekosistem VENTENY. Memasuki paruh kedua 2026, fokus mereka jelas: memperkuat bisnis inti, memperluas ekosistem, dan meningkatkan kualitas monetisasi, termasuk mengembangkan produk teknologi dengan margin tinggi dan penguatan manajemen risiko kredit secara disiplin. Inilah contoh konkret bagaimana layanan keuangan B2B dapat diubah menjadi model recurring value yang scalable, sustainable, dan profitable.

Menuju peta baru kompetisi jasa keuangan

Strategi BTPS dan VENTENY mengirim pesan yang sama: perlombaan layanan keuangan B2B dan ekspansi mass market akan menentukan peta baru kompetisi jasa keuangan. Bank syariah yang dulu identik dengan pembiayaan mikro konvensional kini berani mengejar target laba mid double digit lewat individual financing dan optimasi aset likuid. Di sisi lain, pemain fintech mengonversi ekosistem teknologi dan kerja sama strategis menjadi pendapatan B2B yang terus tumbuh, sambil menjaga kualitas portofolio di industri pembiayaan yang dinamis. Pertanyaan yang layak diajukan kepada pelaku lain adalah sederhana: apakah mereka siap menggeser fokus dari pertumbuhan berbasis volume ke pertumbuhan berbasis ekosistem dan kualitas? Jika tidak, mereka berisiko tertinggal oleh bank dan fintech yang lebih cepat membaca arah transformasi pasar finansial yang semakin kompetitif, di mana layanan keuangan B2B bukan lagi opsi tambahan, tetapi menjadi mesin utama pertumbuhan jangka panjang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!