Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Program Edukasi Energi PLN: Menyemai Keselamatan dan Literasi Energi Sejak Bangku Sekolah

Program Edukasi Energi PLN: Menyemai Keselamatan dan Literasi Energi Sejak Bangku Sekolah
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Edukasi energi PLN: dari ruang kelas ke budaya keselamatan listrik

Edukasi energi PLN adalah rangkaian program pembelajaran terstruktur yang memperkenalkan konsep energi, ketenagalistrikan, dan keselamatan listrik kepada pelajar sejak tingkat dasar hingga perguruan tinggi, melalui kombinasi workshop teknis, kelas inspiratif, dan kegiatan pemberdayaan yang dirancang untuk membentuk literasi energi siswa sekaligus kebiasaan penggunaan listrik yang aman dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan ini jauh dari sekadar sosialisasi sesaat; PLN menjadikannya strategi jangka panjang untuk mengubah cara generasi muda memahami dan memakai listrik. Di satu sisi, ada workshop edukasi keselamatan ketenagalistrikan yang menekankan bahaya, prosedur aman, dan tanggung jawab pengguna. Di sisi lain, ada program PLN sekolah yang mengenalkan energi bersih, transisi energi, dan peluang karier melalui Srikandi Goes to School & Campus yang telah menjangkau 1.422 siswa dan mahasiswa hingga semester I 2026.

Workshop keselamatan ketenagalistrikan: laboratorium perilaku aman

Workshop keselamatan ketenagalistrikan yang digelar di SMKN 1 Kuala Pembuang menunjukkan bagaimana edukasi keselamatan ketenagalistrikan bisa menjadi laboratorium perilaku aman bagi siswa. Diikuti 36 siswa, kegiatan ini tidak hanya menyodorkan teori, tetapi juga mengajak mereka mengidentifikasi potensi bahaya, mempraktikkan cara menggunakan listrik secara aman, dan melihat hubungan langsung antara kebiasaan kecil dan risiko kecelakaan.

Pentingnya program PLN sekolah di ranah kejuruan terlihat dari fokus materi: potensi bahaya kelistrikan, prosedur penggunaan yang aman, dan kewajiban memperhatikan aspek keselamatan dalam aktivitas harian. Di sini literasi energi siswa diterjemahkan menjadi kemampuan mengenali kabel yang aus, stop kontak yang berbahaya, hingga tindakan darurat sederhana. Pesan eksplisit yang disampaikan manajemen PLN setempat jelas: pengetahuan ini harus dibawa pulang, diterapkan di rumah, dan dibagikan ke keluarga serta lingkungan sekitar.

Srikandi Goes to School: literasi energi yang terintegrasi dan relevan

Jika workshop keselamatan adalah fondasi perilaku, maka Srikandi Goes to School & Campus adalah jembatan menuju wawasan energi masa depan. Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program ini di 20 sekolah dan perguruan tinggi dengan melibatkan 202 guru dan dosen hingga semester I 2026. "Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa," tegas Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat menjelaskan tujuan program ini.

Program ini tidak berhenti pada ceramah satu arah. Mengusung tema “Electricity for a Brighter Future”, siswa diajak memahami energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga konsep waste to energy, sekaligus mengenal peta karier di sektor ketenagalistrikan. Literasi energi siswa dibangun secara terintegrasi: mereka tidak hanya tahu cara menyalakan listrik dengan aman, tetapi juga memahami sumber energi, dampaknya terhadap lingkungan, dan peluang kerja yang menyertainya. Dukungan tambahan berupa digitalisasi, penyediaan sarana pendidikan, dan program sertifikasi membuat program PLN sekolah ini menyentuh dimensi sistemik pembelajaran, bukan sekadar event simbolik.

Pemberdayaan melalui Srikandi Movement: dari pelajar menjadi agen perubahan

Srikandi Goes to School bukan program yang berdiri sendiri; ia merupakan bagian dari Srikandi Movement yang dirancang sebagai wadah pemberdayaan masyarakat sekaligus ruang pengembangan kapasitas dan kepemimpinan perempuan di lingkungan PLN. Di sini arah strateginya jelas: literasi energi siswa dianggap titik masuk untuk melahirkan agen perubahan di komunitas masing-masing. Program-program ini juga diposisikan sebagai kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Struktur Srikandi Movement yang terbagi dalam dua kelompok—fokus pemberdayaan masyarakat (pendidikan, ekonomi, kesehatan) serta peningkatan kompetensi internal Inspiring Srikandi—menunjukkan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan dan literasi energi siswa ditempatkan dalam ekosistem yang berkelanjutan. Nurlely Aman menegaskan bahwa kegiatan dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar dan meningkatkan kapasitas siswa, mahasiswa, dan satuan pendidikan. Dengan kata lain, setiap pelajar yang tersentuh program PLN sekolah tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi diharapkan tumbuh sebagai penggerak informasi positif tentang kelistrikan dan energi bersih di lingkar sosialnya.

Mengapa program edukasi energi PLN perlu diperluas, bukan sekadar dilanjutkan

Jika tujuan akhirnya adalah budaya keselamatan dan literasi energi yang mengakar, maka program PLN sekolah seperti workshop keselamatan ketenagalistrikan dan Srikandi Goes to School perlu diperluas skala dan kedalamannya. Saat ini, angka 1.422 peserta dan 20 satuan pendidikan masih lebih mirip pilot project yang menjanjikan daripada gerakan nasional yang menyeluruh. Apalagi, workshop seperti di SMKN 1 Kuala Pembuang baru menyentuh 36 siswa dalam satu sekolah.

PLN sendiri menyatakan komitmen untuk terus memperkuat edukasi keselamatan ketenagalistrikan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan. Di sinilah momentum “sejak dini” harus dimaknai secara serius: materi tentang bahaya listrik dan energi bersih layak menjadi konten wajib dalam kurikulum, bukan hanya kunjungan tamu. Kesimpulannya, inisiatif PLN sudah berada di jalur yang tepat untuk membangun literasi energi siswa dan pemberdayaan masyarakat; tantangannya sekarang adalah konsistensi, perluasan jangkauan, dan kemampuan menjadikan setiap pelajar peserta sebagai multiplier effect di lingkungannya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!