Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

iCAR V23 dan V27 Panaskan GIIAS Bandung: Harga dan Teknologi REEV Jadi Magnet

iCAR V23 dan V27 Panaskan GIIAS Bandung: Harga dan Teknologi REEV Jadi Magnet
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Dua SUV listrik, satu pesan: iCAR serius memburu pasar EV hemat

iCAR V23 dan iCAR V27 adalah dua SUV listrik berdesain modern yang dibawa iCAR ke ajang GIIAS Bandung 2026 untuk menegaskan keseriusan mereka menawarkan pilihan kendaraan elektrifikasi dengan harga kompetitif, jarak tempuh menarik, dan teknologi REEV bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa kehilangan rasa aman soal pengisian daya dan jangkauan harian.

Langkah iCAR memboyong dua model sekaligus ke GIIAS Bandung 2026 yang digelar 9–13 September di Sudirman Grand Ballroom bukan sekadar hadir meramaikan pameran. Ini adalah pernyataan ambisi: merek asal China tersebut ingin mengunci perhatian calon pembeli EV yang sensitif harga, tetapi menuntut teknologi aktual. V23 disiapkan sebagai SUV listrik Indonesia yang sudah bisa disentuh dan dikendarai, sementara V27 muncul sebagai gambaran masa depan melalui sistem iCAR V27 REEV yang membawa kombinasi listrik dan bensin. Pendekatan ini menunjukkan iCAR paham bahwa transisi ke elektrifikasi butuh opsi bertahap, dari EV murni hingga REEV yang menenangkan kekhawatiran soal jarak tempuh.

iCAR V23: harga mulai Rp401 juta dan definisi baru SUV listrik Indonesia

Daya tarik utama di booth iCAR jelas ada pada V23, SUV listrik bergaya retro-modern yang langsung diposisikan sebagai opsi rasional bagi pemburu mobil listrik terjangkau di segmen kompak. Dengan slogan “Born to Play”, desain klasik-modernnya terasa seperti antitesis SUV bensin biasa: mengundang, nyentrik, tetapi tetap fungsional. Di GIIAS Bandung 2026, iCAR V23 harga khusus OTR Bandung dibuka mulai Rp401.900.000 untuk tipe X, Rp451.900.000 untuk tipe Y, dan Rp529.900.000 untuk tipe Z. Untuk pasar yang sensitif terhadap rupiah per kilometer, rentang ini terdengar agresif.

Namun nilai V23 tidak berhenti di angka harga. Baterai hingga 81,76 kWh dengan klaim jarak tempuh 430 kilometer menurut NEDC memberi ruang gerak luas untuk pemakaian harian dan perjalanan antarkota. Pilihan penggerak roda belakang atau empat roda dengan teknologi Intelligent Wheel Drive (iWD) menambah rasa aman di berbagai kondisi jalan. Yang lebih penting, unit V23 tersedia sebagai display dan test drive, sehingga calon pembeli bisa menguji sendiri performa dan kenyamanan sebelum memutuskan. Bagi konsumen yang selama ini hanya melihat SUV listrik Indonesia di layar ponsel, kesempatan ini mengubah rasa penasaran menjadi pengalaman nyata.

iCAR V27 REEV: pra-pemesanan yang menyasar penggemar jarak tempuh jauh

Jika V23 adalah jawaban untuk yang siap pindah ke EV murni, maka iCAR V27 REEV dirancang untuk mereka yang masih khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan. iCAR membuka layanan pra-pemesanan V27 di GIIAS Bandung 2026 khusus bagi konsumen Jawa Barat, menempatkannya sebagai SUV flagship dengan pendekatan lebih pragmatis terhadap elektrifikasi. V27 memakai teknologi Golden REEV dengan mesin range extender 1,5 liter turbocharged yang bertugas mendukung sistem penggerak listrik. Artinya, roda tetap digerakkan motor listrik, sementara mesin bensin hanya berperan sebagai pengisi energi.

Baterai 34,31 kWh pada V27 memungkinkan jarak tempuh hingga 200 kilometer dalam mode elektrik menurut standar CLTC. Ketika digabung dengan mesin bensin, Metta Yunita menyebut V27 mampu menempuh lebih dari 1.200 kilometer. Untuk SUV yang disebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 455 PS dan torsi 505 Nm, angka ini terdengar lebih dari cukup untuk rute harian hingga lintas provinsi. Di tengah infrastruktur pengisian yang belum merata, REEV adalah kompromi cerdas: konsumen bisa merasakan karakter mobil listrik tanpa harus bergantung penuh pada ketersediaan stasiun pengisian.

Strategi dua model: cara iCAR mengunci perhatian pasar Jawa Barat

Dibanding sekadar membawa satu model hero, strategi dua model iCAR di GIIAS Bandung 2026 terasa lebih taktis. V23 dijadikan “pintu masuk” lewat kombinasi desain berbeda, iCAR V23 harga yang agresif, dan fasilitas test drive. V27, sebaliknya, berfungsi sebagai teaser ambisi lebih tinggi: SUV flagship bertenaga besar dengan teknologi REEV yang siap menghapus kecemasan jarak tempuh. Langkah ini sejalan dengan pernyataan Metta Yunita bahwa Jawa Barat adalah salah satu pasar paling penting dengan konsumen dinamis dan antusias terhadap teknologi kendaraan baru.

Kehadiran booth seluas 64 meter persegi lengkap dengan display, area informasi, interaksi komunitas, dan program Lucky Dip memperlihatkan bahwa iCAR tidak ingin hanya numpang lewat di ajang otomotif besar ini. Mereka ingin membangun kedekatan, memperkenalkan filosofi desain “Classic Never Fades” sekaligus memperluas portofolio kendaraan energi baru di mata publik. Untuk konsumen yang sedang menimbang mobil listrik terjangkau di kelas SUV, GIIAS Bandung tahun ini pada dasarnya menjadikan V23 dan V27 sebagai dua tolok ukur baru yang sulit diabaikan.

Apa artinya V23 dan V27 bagi calon pembeli mobil listrik hemat?

Dalam kacamata calon pembeli, kombinasi V23 dan V27 menghadirkan pilihan yang jarang ditemui: EV murni dengan jarak tempuh panjang di satu sisi, dan REEV bertenaga besar dengan jangkauan lebih dari 1.200 kilometer di sisi lain. Keduanya berbagi format SUV kompak yang dekat dengan kebutuhan keluarga urban, namun menjawab kegelisahan berbeda—dari biaya operasional hingga rasa aman saat perjalanan jauh.

Kesimpulannya, GIIAS Bandung 2026 menjadi panggung yang digunakan iCAR untuk menguji seberapa siap pasar menerima dua wajah elektrifikasi: listrik penuh dan listrik dengan penopang bensin. Bila respons konsumen Jawa Barat positif, sangat mungkin strategi ini akan diperluas ke wilayah lain. Untuk saat ini, bagi siapa pun yang tengah berburu SUV listrik Indonesia dengan pertimbangan harga dan teknologi, mengabaikan V23 dan V27 berarti melewatkan dua kandidat kuat di fase awal transformasi pasar EV.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!