Kebugaran menjadi persoalan utama
Cedera pemain Timnas adalah masalah kebugaran yang mengurangi pilihan pelatih untuk menyusun skuad dan menentukan strategi menjelang pertandingan internasional. Menjelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman menghadapi situasi itu dengan empat pemain masih menjalani pemulihan: Ole Romeny, Miliano Jonathans, Marselino Ferdinan, dan Asnawi Mangkualam Bahar. Ini bukan sekadar daftar absen potensial. Agenda November merupakan kesempatan penting untuk menyiapkan tim menuju Piala Asia 2027, sehingga kehilangan beberapa opsi sekaligus dapat mengganggu kesinambungan persiapan. Herdman mesti memilih antara menunggu perkembangan kondisi mereka atau lebih awal membangun skuad berdasarkan pemain yang tersedia. Pilihan kedua tampak lebih masuk akal: persiapan kompetitif perlu bertumpu pada kebugaran yang teruji, bukan pada harapan bahwa pemain yang masih cedera akan pulih tepat waktu.
Romeny dan Jonathans mempersempit opsi serangan
Ole Romeny cedera pada bagian pergelangan kaki yang kembali bermasalah setelah ia tampil bersama Fortuna Sittard menghadapi Excelsior pada 25 Oktober 2026. Informasi dari Noor Korompot menyebut pemulihannya dapat memerlukan waktu beberapa bulan, sehingga peluang Romeny tampil pada FIFA Matchday November tampak kecil. Kehilangannya akan mengurangi satu pilihan di lini depan, bukan hanya mengganti satu nama dalam daftar. Miliano Jonathans juga belum pulih dan belum tampil reguler bersama FC Utrecht pada musim ini. Kondisinya membuat Herdman sulit mengandalkan kontribusinya untuk menambah variasi serangan. Dua masalah ini mempertegas bahwa pelatih perlu menyiapkan alternatif penyerang dan tidak menggantungkan rencana November pada pemain yang belum kembali bugar. Pemanggilan nama besar tanpa kesiapan bermain berisiko memberi sedikit manfaat bagi persiapan tim.
Marselino dan Asnawi menambah ketidakpastian
Marselino Ferdinan masih menjalani rehabilitasi setelah operasi lutut di Spanyol pada Agustus 2026. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, memperkirakan ia baru dapat kembali berlatih sekitar akhir November atau awal Desember, sehingga peluangnya tampil pada agenda internasional bulan ini terbatas. Bagi Herdman, absennya gelandang tersebut berarti satu opsi di sektor tengah belum tentu tersedia saat skuad disiapkan. Asnawi Mangkualam Bahar menghadapi pemulihan yang lebih panjang setelah mengalami cedera ACL saat latihan bersama Port FC pada Januari 2026 dan menjalani operasi. Klubnya tidak memasukkan Asnawi dalam daftar pemain putaran pertama liga, sementara waktu kembalinya belum pasti. Karena itu, mengandalkan Asnawi untuk FIFA Matchday November bukan pilihan yang aman. Kondisi kedua pemain menuntut Herdman menjaga keseimbangan skuad tanpa memaksakan pemanggilan sebelum mereka siap.
Prioritaskan kesiapan untuk persiapan jangka panjang
Tantangan Herdman bukan hanya mengisi empat posisi yang mungkin kosong, melainkan memastikan skuad Timnas Indonesia tetap kompetitif dalam persiapan menuju Piala Asia 2027. FIFA Matchday November seharusnya menjadi ajang membangun pilihan yang siap bermain, bukan menunggu kepastian pemulihan yang belum jelas. Dengan Romeny berpotensi menepi berbulan-bulan, Marselino diperkirakan baru kembali berlatih pada penghujung November atau awal Desember, serta kondisi Asnawi dan Jonathans yang belum memungkinkan tampil reguler, Herdman perlu membuat rencana dengan informasi kebugaran terkini. Itu tidak berarti pintu bagi para pemain cedera harus ditutup untuk agenda berikutnya. Namun, untuk November, keputusan paling bijak adalah mengutamakan pemain yang tersedia dan siap menjalankan peran. Kesimpulannya, empat cedera ini memang mempersempit opsi, tetapi pemilihan skuad yang realistis akan lebih berguna daripada berjudi dengan kondisi fisik.






