Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Efek Pengganda Ekonomi MotoGP Mandalika Senilai Rp5 Triliun

Efek Pengganda Ekonomi MotoGP Mandalika Senilai Rp5 Triliun
Minat|Asia Tenggara

MotoGP Mandalika Sebagai Mesin Ekonomi Baru

MotoGP Mandalika adalah event olahraga internasional balap motor yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Circuit dan diproyeksikan menciptakan dampak ekonomi nasional hingga sekitar Rp5 triliun melalui perputaran uang di sektor pariwisata, akomodasi, transportasi, dan UMKM, serta perluasan ekosistem layanan keuangan digital yang melibatkan ratusan pelaku usaha lokal dan puluhan ribu penonton dari berbagai daerah dan negara. Angka Rp5 triliun bukan sekadar statistik, melainkan sinyal bahwa sport tourism sudah naik kelas menjadi instrumen kebijakan ekonomi. Ketika perputaran uang sebesar ini terkonsentrasi dalam tiga hari, pertanyaannya bukan lagi “apakah” MotoGP penting, tetapi “bagaimana” memastikan dampak ekonomi MotoGP benar-benar terasa sampai ke warung kaki lima dan pelaku UMKM pariwisata Mandalika. Jika momentum ini gagal ditangkap, Mandalika hanya akan menjadi panggung balap yang ramai sesaat, lalu kembali sepi tanpa jejak perkembangan ekonomi lokal berkelanjutan.

UMKM Pariwisata Mandalika: Dari Penonton Menjadi Aktor Utama

Kekuatan utama dampak ekonomi MotoGP justru berada di level UMKM pariwisata Mandalika, bukan di lintasan sirkuit. Sekitar 500 UMKM yang berjualan di area sirkuit dan lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal yang menjadi marshal dan volunteer menunjukkan bahwa event ini adalah pasar besar sekaligus ruang kerja bagi warga sekitar. Mereka menjual makanan, kerajinan, homestay, jasa transportasi, hingga paket tur yang memanfaatkan lonjakan penonton yang diperkirakan mencapai 140 ribu orang. Tanpa UMKM yang siap menangkap permintaan, Rp5 triliun akan bocor ke pemain besar dari luar. Itu sebabnya dukungan lembaga keuangan terhadap pelaku usaha kecil menjadi penentu apakah perputaran dana benar-benar menempel di Mandalika. MotoGP memberi lalu lintas orang, tapi kebijakan dan pendampingan finansiallah yang mengubah lalu lintas itu menjadi ekonomi lokal berkelanjutan. Jika UMKM hanya diposisikan sebagai pelengkap, kita sedang menyia-nyiakan kesempatan langka mengangkat kelas usaha rakyat.

Transaksi Digital BRI dan BNI: Infrastruktur Keuangan Momentum MotoGP

Dua bank besar nasional melihat MotoGP Mandalika sebagai momentum strategis untuk mengakselerasi transaksi digital, bukan sekadar memasang logo di spanduk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memanfaatkan event ini untuk memperkuat penetrasi layanan keuangan, memperluas ekosistem pembayaran, dan meningkatkan transaksi merchant melalui BRImo dan jaringan UMKM. Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, “MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga internasional. Kami melihatnya sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem bisnis, mulai dari peningkatan transaksi digital, akuisisi nasabah baru, hingga perluasan layanan perbankan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata.” Di sisi lain, BNI menghadirkan berbagai kemudahan transaksi dan program bagi nasabah demi mendukung aktivitas ekonomi para pelaku usaha yang terlibat dalam ajang ini. Program promo seperti voucer belanja, cashback pembukaan rekening, dan hadiah transaksi BRImo bukan hanya gimmick pemasaran; ini adalah cara agresif mengajak penonton dan merchant masuk ke ekosistem perbankan digital. Tanpa infrastruktur transaksi digital yang kuat, lonjakan permintaan selama event olahraga internasional sebesar MotoGP akan terhambat oleh antrean tunai dan risiko kebocoran keuangan.

Sport Tourism NTB: Dari Event Tiga Hari Menjadi Strategi Jangka Panjang

MotoGP Mandalika menegaskan satu hal: pariwisata dan sport tourism adalah pilar utama perputaran ekonomi regional di Nusa Tenggara Barat. Lonjakan penonton, okupansi hotel, dan permintaan transportasi selama 9–11 Oktober hanyalah puncak gunung es. Yang lebih penting adalah fondasi yang dibangun di bawahnya: akreditasi tenaga kerja lokal, penguatan kapasitas UMKM, serta terbiasanya masyarakat dengan ekosistem bisnis digital. Program “Makin Seru Nonton MotoGP, Makin Banyak Untungnya Bareng BRI” menunjukkan bagaimana event jangka pendek bisa dirangkai menjadi hubungan panjang dengan nasabah melalui promo kartu debit dan kredit, cashback tabungan, hingga welcome reward bagi nasabah prioritas. Potensi bisnis dari penyelenggaraan MotoGP tidak berhenti pada transaksi selama tiga hari kegiatan; momentum tersebut harus dikembangkan menjadi jaringan, data, dan kepercayaan yang bertahan lama. Jika daerah hanya mengejar jumlah penonton, tanpa menyiapkan strategi pasca-event, sport tourism akan berakhir sebagai pesta tahunan tanpa peningkatan kualitas hidup warga.

Menciptakan Ekosistem Bisnis Lokal yang Tahan Lama

Di balik angka Rp5 triliun, pertanyaannya adalah: siapa yang menikmati efek pengganda ekonomi dan seberapa lama efek itu bertahan. Keterlibatan BRI dalam menghubungkan aktivitas ekonomi masyarakat dengan penguatan ekosistem layanan keuangan, serta ambisi menjaring lebih banyak merchant dan pengguna BRImo, adalah contoh bagaimana lembaga keuangan bisa menjadi tulang punggung ekonomi lokal berkelanjutan. Namun tanggung jawab tidak berhenti di perbankan. Pemerintah daerah, pengelola sirkuit, komunitas UMKM, dan pelaku pariwisata harus melihat MotoGP sebagai laboratorium kebijakan: menguji sistem perizinan yang cepat, pelatihan layanan berbasis digital, serta skema pembiayaan mikro yang ramah usaha kecil. Ekosistem bisnis lokal yang kuat bukan lahir dari satu event, tetapi dari konsistensi memanfaatkan setiap gelaran internasional sebagai batu loncatan. MotoGP Mandalika sudah memberi panggung dan penonton; sekarang saatnya memastikan panggung itu menjadi sekolah ekonomi bagi UMKM, bukan hanya arena balap yang instagramable.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!