Harga agresif, tetapi belum menjadi harga lokal
BYD Atto 1 generasi kedua adalah kendaraan listrik mini yang diperbarui dengan kabin lebih lega, baterai Blade generasi kedua, dan teknologi pengisian cepat untuk membuat mobilitas harian lebih praktis. Model yang dikenal sebagai Seagull di China ini resmi diluncurkan pada 20 Oktober 2026 dengan lima varian. Strategi harganya menjadi daya tarik utama: versi Vitality disebut setara Rp161,5 juta, sementara varian lain berada pada kisaran Rp178,6 juta hingga Rp244,8 juta. Angka tersebut merupakan kesetaraan harga di pasar China, bukan harga jual resmi di Indonesia. Karena itu, BYD Atto 1 harga lokal belum bisa dipastikan dari peluncuran ini. Meski begitu, rentang tersebut menunjukkan BYD berusaha menempatkan mobil listrik murah dengan fitur lebih lengkap sebagai pilihan yang menarik, bukan sekadar kendaraan kecil berharga rendah.
Pengisian lima menit mengubah hitungan penggunaan
Teknologi Flash Charging 5 menit adalah pembaruan yang paling berpotensi mengubah kebiasaan pengguna. BYD mengklaim baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 70 persen dalam lima menit, tetapi kemampuan ini hanya tersedia pada tiga varian teratas dan memerlukan stasiun pengisian yang kompatibel. Itu bukan berarti setiap pengisian di mana pun akan secepat itu: hasilnya bergantung pada infrastruktur, suhu baterai, dan kondisi pengisian. Namun, untuk pengguna urban yang waktunya terbatas, pengisian daya cepat semacam ini dapat memangkas jeda perjalanan dan mengurangi salah satu hambatan terbesar dalam memakai EV. Keunggulan tersebut lebih berarti daripada sekadar angka pemasaran apabila jaringan pengisian yang sesuai tersedia di rute sehari-hari. BYD juga menyebut teknologi ini dirancang untuk mengurangi waktu tunggu, menjadikan pengalaman isi daya lebih dekat dengan singgah sebentar daripada jeda panjang.
Jarak tempuh dan ruang kabin lebih berguna
Varian baterai 39,2 kWh diklaim mampu menempuh hingga 420 kilometer dalam sekali pengisian berdasarkan standar CLTC.






