Hanasui unggul dengan jarak yang lebar
Lipstik lokal terlaris adalah merek pewarna bibir buatan lokal yang mencatat pangsa penjualan terbesar di marketplace dalam periode tertentu, sehingga memberi gambaran tentang pilihan konsumen, bukan ukuran mutu setiap produk. Pada kuartal II 2026, Hanasui memimpin ShopTokopedia dengan pangsa 15,48%, disusul Implora dengan 6,80% dan Wardah dengan 5,98%. Data Compas untuk periode 1 April hingga 30 Juni menempatkan ketiganya di tiga posisi teratas. Selisih Hanasui dari Implora mencapai 8,68 poin persentase—jarak yang menunjukkan keunggulan pemimpin, sekaligus persaingan yang belum tertutup. Angka ini berdasarkan nilai penjualan, bukan jumlah unit. Karena itu, daftar tersebut lebih tepat dibaca sebagai peta kinerja komersial di satu platform, bukan peringkat universal yang berlaku untuk semua kanal belanja.
Compas menyusun data melalui penelusuran daring toko resmi dan nonresmi dengan rating produk di atas empat. Metode tersebut memberi cakupan luas, tetapi hasilnya tetap terbatas pada ShopTokopedia dan rentang waktu yang diteliti. Untuk pembeli, peringkat bisa menjadi titik awal menemukan merek lipstik lokal yang ramai dipilih, bukan alasan tunggal untuk membeli. Jenis produk, pigmentasi, kenyamanan saat dipakai, dan ketahanan warna tetap perlu dicocokkan dengan kebutuhan pribadi. Pangsa penjualan menjelaskan siapa yang paling kuat di marketplace pada periode itu; angka tersebut tidak membuktikan bahwa satu formula pasti cocok bagi semua orang.

Tiga teratas, tiga daya tarik
Hanasui bukan hanya berada di urutan pertama; keunggulannya juga mencolok. Salah satu daya tarik produknya adalah klaim anti-geser dan tahan transfer, didukung teknologi pengunci warna yang dirancang membantu lipstik tidak mudah luntur. Kemasan stik ramping dengan nuansa merah muda turut memberi kesan feminin. Namun, klaim dan tampilan tetap perlu diuji sesuai pengalaman pemakaian, sebab ketahanan dapat terasa berbeda menurut aktivitas dan kondisi bibir.
Implora, yang turun dari posisi pertama pada kuartal sebelumnya, mengandalkan tekstur creamy dan ringan, pigmentasi intens, serta harga yang disebut ramah kantong. Wardah mengamankan posisi ketiga dengan lini Colorfit edisi khusus yang terinspirasi destinasi wisata ikonik Korea Selatan dan kemasan dengan tampilan lebih modern. Bagi konsumen, perbandingan lipstik Hanasui Implora sebaiknya tidak berhenti pada pangsa penjualan: formula, hasil akhir, kenyamanan, dan warna yang sesuai kebutuhan lebih relevan untuk menentukan pilihan. Ketiga merek memang memimpin daftar, tetapi karakter produknya menawarkan pertimbangan yang berbeda.

Peta sepuluh besar menunjukkan persaingan berlapis
Di belakang tiga besar, Make Over menempati peringkat keempat dengan pangsa 4,85%. Merek ini masih satu grup dengan Wardah, tetapi menawarkan posisi berbeda lewat kemasan bermagnet dan 12 pilihan warna. Purbasari berada di urutan kelima dengan 3,55%, ditopang dua lini: Color Matte dengan 15 pilihan warna dan Serum Infused dengan sembilan warna yang mudah dipadukan. Perbedaan produk ini memperlihatkan bahwa persaingan bukan hanya soal siapa yang paling tinggi, melainkan juga bagaimana tiap merek mengisi kebutuhan dan gaya rias yang berlainan.
Pada paruh kedua daftar, Onlyou berada di posisi keenam dengan pangsa 2,11%, sedangkan pendatang baru Brasov langsung meraih 1,78% di posisi ketujuh. Somethinc menyusul di urutan kedelapan dengan 1,75%, lalu Byzoe dengan 1,33% dan Azarine dengan 1,18%. Jarak yang lebih rapat di bagian ini menandakan persaingan makin terbuka, meski pangsa setiap merek masih di bawah pemimpin. Kehadiran Brasov sekaligus menunjukkan bahwa pendatang baru dapat masuk sepuluh besar, tetapi satu periode data belum cukup untuk menyimpulkan bahwa posisinya akan bertahan.
Angka penjualan berguna, tetapi bukan rekomendasi mutlak
Perubahan tren kecantikan membantu menjelaskan mengapa persaingan merek lokal semakin diperhatikan. Nuansa nude, pink natural, dan cokelat banyak dipilih untuk tampilan sehari-hari, sementara warna berani tetap tersedia bagi konsumen yang ingin tampil ekspresif. Ragam warna dan formula, serta pilihan produk dengan tingkat harga yang beragam, membuat merek lokal kian diperhitungkan. Dalam konteks ini, data penjualan lipstik marketplace berguna untuk melihat merek yang memperoleh porsi transaksi besar, tetapi tidak menjawab sendiri apakah hasil akhir atau formulanya sesuai dengan preferensi pembeli.
Kesimpulan paling kuat dari data Q2 2026 adalah dominasi Hanasui: pangsanya lebih dari dua kali lipat Implora, sementara Wardah berada di posisi ketiga. Namun, daftar sepuluh besar juga memperlihatkan pasar yang tidak hanya ditentukan oleh satu pemimpin. Merek mapan bersaing dengan pendatang baru, dan pilihan konsumen tersebar dari Make Over hingga Azarine. Bagi pembeli, gunakan peringkat sebagai petunjuk popularitas, lalu pilih berdasarkan kebutuhan nyata. Bagi pengamat pasar, Hanasui kini memegang keunggulan jelas di ShopTokopedia—tetapi angka satu kuartal tetaplah potret, bukan jaminan dominasi selamanya.








