Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Tottenham Akhiri Penantian atas Chelsea dengan Mentalitas Baru

Tottenham Akhiri Penantian atas Chelsea dengan Mentalitas Baru
Minat|Drama Inggris

Kemenangan yang menandai perubahan

Kebangkitan Tottenham adalah perubahan performa dan sikap kolektif yang membuat Spurs mampu mengendalikan pertandingan, menekan lawan, dan mengakhiri rentetan hasil buruk. Kemenangan 2-0 atas Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu menjadi bukti paling kuat sejauh ini: Tottenham meraih kemenangan tandang di markas rival itu untuk pertama kalinya sejak 2018. Gol bunuh diri kiper Mike Penders membuka skor, lalu Mathys Tel menambah keunggulan lewat gol solo. Hasil tersebut lebih dari sekadar tiga poin; ia menunjukkan bahwa Spurs mulai menerjemahkan kerja latihan menjadi permainan yang terarah. Roberto De Zerbi akhirnya mendapat hasil dari upaya yang dibangun selama beberapa bulan, sementara kemenangan itu menjadi kemenangan kedua mereka secara beruntun. Dalam Tottenham vs Chelsea kali ini, perbedaan utamanya bukan hanya penyelesaian akhir, melainkan keberanian Spurs mengambil kendali.

Penguasaan bola menjadi bentuk tekanan

Dominasi Spurs terlihat jelas dalam angka: mereka menguasai bola 68 persen, mencatat 15 tembakan berbanding tujuh, dan membuat 639 operan dibanding 287 milik Chelsea. Tottenham juga unggul dalam entri ke sepertiga akhir, 58 berbanding 38, serta mencatat xG 0,74, sementara Chelsea hanya 0,43. Angka-angka itu menggambarkan pressing Tottenham sebagai tekanan kolektif yang tidak sebatas mengejar bola. Spurs berani menguasai permainan, memutar bola dengan cepat, lalu memaksa Chelsea bergerak untuk merebut kendali. Ketika tuan rumah tidak memiliki aliran serangan yang lancar, Cole Palmer pun sulit menemukan ruang. Ia hanya menuntaskan satu dari lima percobaan dribel dan tak menciptakan peluang besar dari permainan terbuka. Dua kartu kuning yang berujung kartu merah menutup malamnya yang mengecewakan. Membatasi pengaruh pemain paling berbahaya Chelsea menjadi salah satu tanda paling meyakinkan bahwa struktur Spurs telah berubah.

Percakapan terbuka mengubah suasana tim

Perubahan taktik saja tidak cukup menjelaskan hasil ini. De Zerbi menyebut titik baliknya sebagai pertemuan internal yang jujur antara pemain dan staf setelah laga melawan Manchester United. Para pemain melepas “topeng” dan berbicara terbuka; menurut sang pelatih, sejak saat itu ada sesuatu yang mulai berubah di dalam tim. Penjelasan itu penting karena Spurs sebelumnya berada dalam situasi sulit, dan kebangkitan membutuhkan lebih dari sekadar instruksi baru. De Zerbi mengatakan semangat kelompok membaik dan para pemain yang lebih muda atau rapuh mulai menunjukkan performa lebih kuat. Kemenangan di Stamford Bridge memberi hasil nyata pada perubahan hubungan tersebut: Tottenham tampil kompak, tidak kehilangan arah saat menguasai bola, dan menuntaskan peluang penting. Mathys Tel menyebut kemenangan itu spesial setelah tim berkali-kali datang ke markas Chelsea tanpa membawa pulang hasil. Kejujuran ruang ganti tampaknya membantu Spurs mengubah tekanan menjadi rasa percaya diri.

Tottenham Akhiri Penantian atas Chelsea dengan Mentalitas Baru

Fondasi mulai terbentuk, tetapi ujian belum selesai

Hasil di Stamford Bridge mengangkat Tottenham ke peringkat ke-12, posisi tertinggi mereka sejak 2 Januari, dan menjadi kemenangan beruntun kedua dalam 42 pertandingan terakhir. Itu kemajuan yang layak dirayakan, tetapi belum cukup untuk menyatakan kebangkitan selesai. De Zerbi baru mengambil alih pada akhir Maret 2026 ketika Spurs berada satu poin di atas zona degradasi. Kini, tiga laga terakhir tanpa kekalahan memberi alasan untuk percaya bahwa rekonstruksi tim mulai berjalan ke arah yang benar. Pemain baru, termasuk Matheus Fernandes dari West Ham—yang kadang ditulis Mateus Fernandes—mulai menyatu dengan skuad, tetapi kontribusi mereka perlu dinilai lewat konsistensi, bukan satu malam besar. Spurs juga masih harus memperbaiki produktivitas lini depan, yang tercatat delapan gol dari delapan pertandingan, dan memantau kondisi paha James Maddison. Kesimpulannya, kemenangan ini adalah pernyataan kuat tentang arah baru Tottenham, bukan jaminan bahwa masalah lama telah hilang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!