Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

ALLDAY PROJECT Akhiri Hiatus dengan EP ‘CRASH’

ALLDAY PROJECT Akhiri Hiatus dengan EP ‘CRASH’
Minat|Penyanyi/Band Pop

CRASH: Comeback yang Lebih dari Sekadar Rilis Baru

ALLDAY PROJECT comeback melalui EP kedua berjudul CRASH adalah kembalinya sebuah grup K-pop co-ed dari THEBLACKLABEL ke aktivitas grup penuh setelah hiatus sembilan bulan, dengan lima lagu baru dan serangkaian teaser visual yang menegaskan arah artistik lebih matang, sekaligus menyalakan kembali harapan penggemar terhadap perkembangan konsep dan musik mereka.

Kunci utama dari CRASH adalah momentum: rilis pada 28 September sebagai EP kedua setelah debut yang masih hangat di ingatan penggemar. THEBLACKLABEL mengumumkan perilisan ini lewat teaser berbentuk formulir persetujuan proyek, undangan, dan simbol kunci yang terasa seperti metafora: ALLDAY PROJECT siap membuka bab baru karier mereka. Di tengah pasar K-pop yang cepat bergerak, jeda panjang sering berujung pada hilangnya hype. Namun ALLDAY PROJECT memilih risiko itu, dan kini kembali dengan klaim tersirat bahwa mereka punya sesuatu yang lebih besar daripada sekadar pengulangan formula lama.

EP CRASH berisi lima lagu yang sampai sekarang masih dirahasiakan, keputusan yang memanjangkan rasa penasaran, tapi juga menunjukkan kepercayaan diri pada kekuatan materi musik mereka. Menahan informasi detail tracklist adalah strategi yang mendorong fans untuk fokus pada konsep, visual, dan narasi comeback, bukan hanya judul lagu. Dalam konteks ini, CRASH bukan “sekadar” perilisan; ini adalah pernyataan: ALLDAY PROJECT ingin dipandang sebagai grup dengan worldbuilding dan identitas yang utuh, bukan cuma penghasil hit TikTok.

ALLDAY PROJECT Akhiri Hiatus dengan EP ‘CRASH’

Dari Hiatus ke CRASH: Mengapa Waktu Ini Krusial

Hiatus sembilan bulan untuk sebuah grup K-pop baru selalu terasa berisiko, apalagi ketika mereka baru saja memantapkan nama lewat debut yang kuat. ALLDAY PROJECT menghentikan aktivitas grup setelah EP pertama pada 8 Desember 2025 karena Annie harus melanjutkan pendidikan di Universitas Columbia. Ini bukan hiatus karena skandal atau konflik internal, melainkan keputusan strategis yang menempatkan pendidikan dan keberlanjutan karier anggota sebagai prioritas. Namun, tetap ada harga yang harus dibayar: vacuum panjang di industri yang jarang menunggu.

Selama Annie fokus menyelesaikan studinya—ia dilaporkan lulus pada 19 Mei 2026—empat member lainnya menjalankan aktivitas individu, sementara grup tetap menjaga kontak dengan penggemar lewat jadwal seperti fanmeeting dan fansign, termasuk event di Jakarta pada 17 Maret 2026. Pilihan ini cerdas: mereka tidak memutus kehadiran publik sepenuhnya, tetapi juga tidak memaksa promosi grup tanpa formasi OT5. Akibatnya, ketika ALLDAY PROJECT comeback dengan EP CRASH September ini, basis emosi penggemar sudah dipupuk oleh memori pertemuan langsung dan performa sebelumnya.

Waktu rilis CRASH juga menarik dari sudut pandang diskografi. EP ini hadir enam bulan setelah single I DON’T BARGAIN dan sembilan bulan setelah album pertama dirilis. Dalam ekosistem K-pop, jeda seperti ini bisa menurunkan eksposur, tetapi ALLDAY PROJECT justru masih memegang capaian mengesankan: lebih dari 1,8 juta pendengar bulanan di Spotify, dengan FAMOUS menembus 93 juta stream dan WICKED mencapai 53,4 juta per 15 September 2026. "Saat ini ALLDAY PROJECT punya lebih dari 1,8 juta pendengar bulanan di Spotify, dengan FAMOUS sebagai track terpopuler mereka."

ALLDAY PROJECT Akhiri Hiatus dengan EP ‘CRASH’

Teaser, Konsep Gelap, dan Ekspektasi terhadap Evolusi Musik

Teaser CRASH jelas dirancang untuk menggeser persepsi publik terhadap ALLDAY PROJECT. Konten visual menggambarkan formulir proyek dan undangan berornamen tulisan CRASH yang memberi isyarat tone musik lebih intens dan mungkin lebih gelap dibandingkan materi awal mereka. Sementara itu, foto teaser menampilkan Annie, Tarzzan, Bailey, Woochan, dan Youngseo dalam busana serba hitam dan outer leather dengan tatapan tajam ke kamera, menegaskan estetika co-ed yang karismatik dan sinematik. Ini bukan sekadar gaya; ini pesan bahwa ALLDAY PROJECT siap bermain di ranah konsep yang lebih dewasa.

EP CRASH September ini juga membawa ekspektasi tinggi pada level produksi, mengingat mereka berasal dari THEBLACKLABEL comeback yang selama ini identik dengan sound modern dan fokus pada identitas artis. Sebagai grup K-pop hiatus cukup panjang, mereka perlu menunjukkan bahwa jeda tersebut digunakan untuk mengasah arah musik, bukan sekadar menunggu waktu. ALLDAY PROJECT sebelumnya menerima banyak cinta untuk FAMOUS, WICKED, dan ONE MORE TIME, dengan performa tangga lagu digital yang mengesankan sejak debut Mei lalu. Artinya, baseline kualitas mereka sudah tinggi; CRASH harus terasa seperti upgrade, bukan copy-paste.

Di sisi lain, lima lagu yang masih dirahasiakan memberi ruang spekulasi: apakah mereka akan mengeksplorasi spektrum genre baru atau memperdalam gaya pop-urban energik yang sudah identik dengan nama mereka? ONE MORE TIME dan LOOK AT ME dari EP pertama terkenal karena musik catchy dan dance energik yang memicu banyak cover. Jika CRASH memilih jalan yang lebih berat, lebih eksperimental, atau lebih bernuansa band, maka penggemar akan mengukur sejauh mana ALLDAY PROJECT berani mengorbankan instant catchiness demi kedalaman artistik. Di titik ini, teaser visual yang penuh simbol terasa seperti janji bahwa ini bukan sekadar repackage energi lama.

Hubungan dengan Penggemar dan Taruhan Besar di Panggung Comeback

CRASH bukan hanya ujian lagu, tetapi juga ujian hubungan ALLDAY PROJECT dengan DAY ONE. Sudah banyak momen yang menautkan keduanya: dari performa OT5 di berbagai ajang seperti penghargaan musik dan festival besar, hingga fanmeeting dan photo event yang memperkuat rasa kedekatan. Penggemar kini menaruh harapan bahwa comeback pertama mereka di tahun 2026 ini akan menghadirkan panggung yang lebih matang dan koreografi yang memperkuat dinamika co-ed yang menjadi keunikan grup. "CRASH akan menjadi comeback pertama ALLDAY PROJECT di tahun 2026, dan penggemar tidak sabar melihat kelima member tampil di atas panggung."

Secara komersial, CRASH juga akan menjadi barometer apakah momentum digital mereka bisa dikembalikan atau bahkan melampaui era FAMOUS dan ONE MORE TIME. Kedua lagu itu sebelumnya bertahan lama di Melon Top 100 sebelum tersingkir setelah rilisan baru dari artis lain. Persaingan kali ini tentu lebih ketat, namun ALLDAY PROJECT punya modal: basis pendengar global yang besar, identitas co-ed yang jarang, dan bendera THEBLACKLABEL comeback yang membawa ekspektasi produksi high-end.

Secara emosional, CRASH adalah titik balik. Hiatus sembilan bulan menempatkan ALLDAY PROJECT dalam posisi “harus menang” setiap kali naik panggung. Penggemar menunggu bukti bahwa grup K-pop hiatus panjang ini tidak kehilangan arah, melainkan bertumbuh. Jika EP ini berhasil menggabungkan energi catchy awal dengan kedewasaan baru, ALLDAY PROJECT berpeluang mengukuhkan diri bukan sekadar fenomena debut, tetapi pemain jangka panjang di peta K-pop co-ed. Jika tidak, mereka berisiko dilihat sebagai grup yang momentum awalnya tersia-siakan. Semua taruhan itu akan terjawab ketika CRASH akhirnya dirilis pada 28 September.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!