Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

DLSS 5 di GPU Lama RTX 20 dan AMD RDNA 4: Inovasi Mod, Risiko Nyata

DLSS 5 di GPU Lama RTX 20 dan AMD RDNA 4: Inovasi Mod, Risiko Nyata
Minat|Penggemar PC

DLSS 5 Mod: Janji Besar untuk GPU Lama, Harga Dibayar dengan FPS

DLSS 5 adalah teknologi upscaling dan neural rendering milik Nvidia yang menggunakan model AI untuk merekonstruksi frame, meningkatkan detail visual, dan mensintesis informasi temporal sehingga game dapat berjalan pada resolusi internal lebih rendah namun tampil seolah-olah dirender pada resolusi tinggi, dengan syarat hardware mendukung akselerasi AI yang diperlukan.

Kabar paling penting: komunitas modder kini berhasil memaksa DLSS 5 berjalan di luar zona aman Nvidia. Kebocoran build DLSS 5 dari NBA 2K27 menjadi titik awal, sebelum runtime-nya dimodifikasi agar jalan di GPU lawas RTX 20, game lama, API jadul, hingga emulator PCSX2. Di saat yang sama, mod lain membuat DLSS 5 hidup di GPU AMD RDNA 4 RX 9000 Series, sesuatu yang jelas tidak pernah direncanakan Nvidia. Ini kabar manis-pahit. Di satu sisi, DLSS 5 GPU lama dan kartu AMD berarti gamer budget punya tiket masuk ke teknologi neural rendering terkini. Di sisi lain, semua ini berdiri di pondasi mod tak resmi, dengan risiko performa anjlok, latency tinggi, dan crash yang siap menunggu di balik setiap eksperimen.

Mod DLSS RTX 20: Neural Rendering Masuk ke Turing, tapi FPS Ambruk

Di lini Nvidia sendiri, komunitas tidak berhenti setelah DLSS 5 diseret ke RTX 30; mereka kini mendorong mod DLSS RTX 20 yang memaksa neural rendering berjalan di arsitektur Turing. Runtime DLSS 5 yang bocor dimodifikasi sehingga bisa bekerja di GPU yang lebih tua, memberi akses ke fitur yang awalnya dikunci untuk hardware generasi terbaru.

Salah satu proyek kunci adalah DLSS5-Feeder, yang memungkinkan upscaling GPU tidak resmi masuk ke game yang bahkan tidak punya dukungan DLSS native, lengkap dengan jalur kompatibilitas untuk DirectX 11, DirectX 12, game 32-bit, DirectX 9 via wrapper, hingga Vulkan. Neural rendering kompatibilitas ini bahkan merambah game lama seperti Metro 2033 Redux hingga Fable Anniversary, plus game PS2 lewat emulator PCSX2 seperti Manhunt. Namun angka performanya telanjang dan brutal: pengujian Deep Rock Galactic di RTX 3080 turun dari sekitar 138 FPS menjadi hanya 4 FPS ketika DLSS 5 diaktifkan. Itu bukan sekadar penurunan, itu pembantaian FPS. Beban FP8 yang dirancang untuk AI modern dipaksa ke GPU yang tak siap, menghasilkan workload terlalu berat dan perhitungan yang tidak akurat.

AMD RDNA 4 DLSS 5: DLSS-NR-on-AMD dan Trik Menumpang di FSR

Di kubu merah, komunitas lebih agresif lagi. Developer bernama danielblnc merilis mod DLSS-NR-on-AMD yang menjalankan DLSS 5 pada GPU AMD RDNA 4 RX 9000 Series. Dengan kata lain, AMD RDNA 4 DLSS 5 bukan lagi teori: pemilik GPU AMD kini dapat mencoba teknologi upscaling eksklusif Nvidia pada kartu grafis mereka.

Secara garis besar, mod ini menginjeksi DLSS 5 ke dalam game DirectX 12 yang memiliki dukungan FSR. Kemungkinan besar, sebuah dynamic wrapper mencegat panggilan NGX API dan mengelabui DLL DLSS 5 agar dimuat di GPU AMD, lalu mengekstrak model AI dan data Tensor untuk dikonversi ke matematika yang dimengerti matrix accelerators AMD melalui backend HIP RT. Alih-alih menerjemahkan CUDA, mod ini menumpang di pipeline FSR game, sehingga frame game melewati model neural seakan-akan berada di RTX 50-series, hanya saja tanpa Tensor cores. Secara konsep, ini jenius; secara praktik, belum ramah pengguna. DLSS 5 sudah berat secara komputasi, dan menjalankannya pada hardware yang tidak kompatibel menambah overhead ekstra. Hasilnya: GPU kelas atas seperti RX 9070 XT pun ngos-ngosan.

DLSS 5 di GPU Lama RTX 20 dan AMD RDNA 4: Inovasi Mod, Risiko Nyata

Performa di Dunia Nyata: Angka, Latency, dan Batasan Anti-Cheat

Begitu kita bicara performa, realitas menghantam keras. Di sisi Nvidia, eksperimen awal di RTX 30 memperlihatkan workload GPU yang dipaksa melampaui batas, dengan penurunan performa ekstrem seperti yang terjadi pada Deep Rock Galactic di RTX 3080: dari 138 FPS menjadi 4 FPS saat DLSS 5 aktif. Di RTX 20, walau jalur FP16 sedang dieksplorasi untuk mengurangi beban, risiko FPS rendah dan latency tinggi tetap nyata.

Di kubu AMD, contoh Cyberpunk 2077 di RX 9070 XT menunjukkan DLSS 5 berjalan di 28 FPS pada 1080p, lalu sebuah patch meningkatkan frame rate sekitar 12% menjadi stabil di 30 FPS, dengan update berikutnya menambah 2% lagi. Namun laporan lain jauh lebih pahit: beberapa pengguna melihat penurunan dari 80+ FPS native menjadi hanya 11–12 FPS saat DLSS 5 diaktifkan. Lebih buruk lagi, DLSS-NR-on-AMD tidak bisa digunakan di game dengan sistem anti-cheat, bahkan untuk beberapa judul single-player. Artinya, cakupan praktis berkurang drastis. Secara jujur, kondisi saat ini adalah versi "DLSS 5 paling lambat" yang mungkin Anda alami di RDNA 4, sementara modder masih berusaha mendekatkan performa RX 9070 XT ke target RTX 5070 Ti.

Apa Artinya untuk Gamer: Peluang Besar, Eksperimen Mahal

Jika semua ini terdengar menggoda, itu karena memang demikian. Bila komunitas modder dapat menerjemahkan teknologi terbaru Nvidia ke format yang bisa diterima GPU lawas, ini berpotensi menjadi terobosan untuk meningkatkan kualitas visual gamer budget dan game berspesifikasi rendah yang tidak punya visual menawan. Neural rendering kompatibilitas yang meluas ke API lama, game jadul, dan emulator PCSX2 membuka cara baru untuk "memperbarui" katalog game lama dengan sentuhan AI.

Namun harga eksperimen ini tinggi. Komunitas sendiri mengakui bahwa batas kompatibilitas DLSS 5 ternyata tidak sepenuhnya ditentukan oleh game; mereka mampu menyediakan data yang dibutuhkan neural rendering bahkan untuk software yang tidak mengenal DLSS, tetapi harga yang harus dibayar bisa berupa FPS rendah, latency tinggi, artefak gambar, hingga elemen antarmuka yang ikut diubah. Repositori GitHub menuliskan bahwa dukungan RDNA 3 masih dieksplorasi, tanpa rencana konkret, sementara perjalanan untuk membuat RX 9070 XT menyamai RTX 5070 Ti masih panjang. Garis bawahnya: mod DLSS 5 di GPU yang tidak didukung resmi adalah permainan high-risk high-reward. Ini bukan solusi plug-and-play, melainkan laboratorium terbuka tempat gamer yang suka bereksperimen bisa ikut mendorong batas teknologi — dengan konsekuensi nyata di sisi stabilitas dan performa.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!