Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Sekolah Memasak Terkemuka Rayakan 8 Tahun dengan Kurikulum Baru dan Kompetisi Kuliner Bergengsi

Sekolah Memasak Terkemuka Rayakan 8 Tahun dengan Kurikulum Baru dan Kompetisi Kuliner Bergengsi
Minat|Teknik Memasak

Delapan Tahun Perjalanan: Dari Komunitas Kecil ke Pusat Pendidikan Kuliner

Perayaan delapan tahun sebuah sekolah memasak yang lahir di Jepang dan berkembang pesat di pasar lokal ini menandai transformasi penting: dari komunitas kecil pecinta kuliner menjadi pusat pendidikan memasak terstruktur yang menawarkan beragam kelas, kurikulum modern, dan kompetisi kuliner, sambil menegaskan bahwa memasak bukan lagi sekadar hobi rumah tangga, melainkan jalur pengembangan diri dan karier bagi ribuan orang yang mencari kelas memasak profesional dan teknik memasak internasional yang relevan dengan tren global.

Pertumbuhan ABC Cooking Studio sangat berbicara: dari sekitar 500 member saat hadir pertama kali pada 2018 menjadi lebih dari 18.000 member pada 2026. Angka ini menandakan satu hal—minat terhadap sekolah memasak Indonesia yang menawarkan sistem, kurikulum, dan komunitas kian menguat. Memasak sedang bergeser dari keterampilan sekunder menjadi bagian gaya hidup dan bahkan investasi karier. Bukan kebetulan jika momen ulang tahun ke-8 dirayakan dengan tema “ABC Infinity – Timeless Flavors, Endless Joy”, karena studio ini jelas ingin memposisikan diri sebagai ruang belajar jangka panjang, bukan sekadar tempat kursus singkat.

Sekolah Memasak Terkemuka Rayakan 8 Tahun dengan Kurikulum Baru dan Kompetisi Kuliner Bergengsi

Cooking Variation dan Korea Hi: Sinyal Kuat Tren Teknik Memasak Internasional

Peluncuran kategori kelas baru Cooking Variation adalah langkah paling strategis dalam perayaan kali ini. Dengan konsep menu yang berganti setiap bulan mengikuti tren kuliner dunia, studio ini mengirim pesan jelas: kalau ingin relevan, kelas memasak profesional harus keluar dari satu budaya dan membuka diri pada teknik memasak internasional. Seri pembuka bertajuk Ultimate Korean Flavor Journey mengajak peserta mempelajari hidangan autentik Korea, termasuk membuat Homemade Kimchi Mandu dari awal. Ini bukan sekadar ikut-ikutan demam Korea, melainkan respon terhadap kebutuhan nyata—home cook dan calon profesional yang ingin menguasai metode dunia tanpa kehilangan sentuhan personal.

Kehadiran Cooking Variation melengkapi kelas Cooking, Cake, Bread, Wagashi, Kids Course, dan Trial Lesson yang sudah ada. Fokus pada Korea Hi dan tema-tren global menunjukkan bahwa sekolah memasak Indonesia mulai membaca peta kompetisi: koki rumahan kini bersaing dengan konten kuliner daring, sementara calon chef butuh portofolio teknik lintas negara. Menawarkan menu yang selalu diperbarui bukan hanya strategi program, tetapi cara menjaga member agar terus belajar, bukan berhenti setelah menguasai beberapa resep dasar.

Kurikulum Cake Basic Baru: Fondasi Klasik, Ambisi Modern

Rencana pembaruan kurikulum Cake Basic dengan 18 menu baru adalah indikasi bahwa studio ini memahami satu hal: fondasi klasik saja sudah tidak cukup di era dessert modern. Mereka memadukan dasar dan teknik pastry klasik dengan cita rasa, teknik pengolahan, serta penyajian yang lebih modern. Ini arah yang tepat bagi siapa pun yang memandang kelas memasak profesional sebagai pintu masuk industri bakery dan pastry. Tanpa penyegaran kurikulum, sekolah memasak akan tertinggal dari tren kue artisanal dan presentasi kontemporer yang mendominasi media sosial dan kafe-kafe baru.

Menurut Sally Sebrina, memasak bukan hanya tentang menyiapkan makanan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri, menciptakan kenangan, dan menghadirkan kebersamaan. Kalimat ini terasa paling kuat jika dikaitkan dengan Cake Basic: banyak orang memulai passion baking dari kue rumahan sederhana, lalu menjadikannya usaha. Kurikulum yang diperbarui membuka jalan bagi transisi tersebut. Di sini, kue bukan sekadar produk; ia menjadi medium ekspresi desain, rasa, dan cerita personal—kompetensi yang dibutuhkan baik di dapur rumah maupun bisnis pastry skala kecil.

ABC Masterplate 2026: Kompetisi Kuliner sebagai Tangga Pertumbuhan

Kembalinya ABC Masterplate 2026 mengukuhkan posisi studio ini bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi arena kompetisi kuliner 2026 yang terstruktur. Kompetisi tahunan bertema “Zen of Growth” ini menantang member memberi interpretasi baru terhadap hidangan khas Jepang, dengan penekanan pada kreativitas, teknik memasak, dan cerita personal. Rangkaian acara dimulai sejak 4 Juni, berlanjut dengan submission 15–23 Juni, semifinal pada 18 Juli, dan Grand Final pada 8 Agustus 2026. Format berjenjang seperti ini jauh dari lomba resep biasa; ia menyerupai mini inkubator talent kuliner yang memberi tekanan waktu, tema, dan standar penilaian.

Bagi sekolah memasak Indonesia, kompetisi seperti Masterplate adalah ujian kualitas pendidikan. Jika lulusan kelas mampu tampil di panggung kompetisi, berarti kurikulum dan metode pengajaran bekerja. Lebih dari itu, kompetisi membuka peluang networking dan eksposur bagi peserta yang mungkin kelak berkarier sebagai chef, pemilik kafe, atau kreator konten kuliner. Dalam ekosistem di mana kelas memasak profesional bersaing dengan belajar autodidak dari internet, keberadaan panggung kompetitif yang diakui komunitas menjadi pembeda penting dan alat ukur nyata perkembangan kemampuan.

Ekspansi Studio dan Trial Lesson: Bukti Pasar Pendidikan Kuliner Kian Matang

Empat lokasi studio—Central Park Mall, Senayan City Mall, PIK Avenue Mall, dan Summarecon Mall Serpong—menunjukkan ekspansi fisik yang sejalan dengan pertumbuhan member. Ini sinyal bahwa pasar pendidikan kuliner terstruktur mulai matang: orang tidak puas hanya belajar dari video pendek; mereka mencari instruktur, fasilitas, dan komunitas. Program Trial Lesson dibuka untuk masyarakat yang ingin belajar memasak dari tingkat dasar dan merasakan langsung suasana kelas sebelum menjadi member. Pendekatan ini menurunkan hambatan masuk, membuat kelas memasak tidak tampak eksklusif, tetapi dapat diakses siapa pun yang ingin mulai dari nol.

Pertumbuhan komunitas dari 500 ke 18.000 member jelas bukan sekadar angka manajemen; ini bukti adanya pasar luas bagi sekolah memasak Indonesia berformat kursus yang rapi. Dunia kuliner terus berkembang, begitu pula cara orang menikmati dan mempelajari makanan. Dengan kombinasi kelas tematik seperti Korea Hi, pembaruan kurikulum Cake Basic, dan kompetisi ABC Masterplate 2026, studio ini menempatkan diri sebagai model bagaimana pendidikan kuliner masa kini seharusnya: terstruktur, berorientasi tren global, namun tetap memberi ruang eksplorasi personal dan pertumbuhan komunitas.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!