Akses baru, kendali tetap di tangan penjual
Program Ekspor Shopee FLEXI adalah layanan yang memungkinkan penjual Shopee menjual produk ke luar negeri sambil mengelola toko tujuan secara mandiri, termasuk menentukan harga dan strategi promosi. Shopee memperluas program ini ke Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam melalui peluncuran Jalan Global Kreasi Lokal pada 27 Oktober 2026. Keempat tujuan tersebut melengkapi Malaysia, yang tersedia sejak Juli 2025. Bagi pelaku ekspor UMKM, tambahan negara ini berarti pilihan pasar ASEAN yang lebih luas tanpa harus menyerahkan kendali operasional toko kepada pihak lain. Namun, akses platform bukan jaminan produk akan laku: penjual tetap perlu menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan dan kebiasaan konsumen di setiap negara.
FLEXI sudah membantu penjualan ekspor lebih dari 5 juta produk lokal sejak diluncurkan. Angka itu menunjukkan adanya aktivitas ekspor melalui kanal digital, tetapi keberhasilan setiap usaha tetap bergantung pada kecocokan produk, harga, dan promosi.

Fitur toko membantu membaca pasar
Kendali mandiri akan lebih berguna jika penjual dapat memahami hasilnya. Shopee memperbarui Dashboard Terintegrasi di Seller Centre agar penjual bisa menganalisis performa toko di setiap negara tujuan. Fitur Product Sync juga membantu memperbarui informasi dan harga produk secara otomatis di berbagai negara. Kombinasi ini mengurangi pekerjaan berulang dan memberi dasar yang lebih baik untuk membandingkan respons pembeli antarpasar. Meski demikian, data bukan pengganti keputusan bisnis: penjual tetap perlu menilai produk mana yang layak dipromosikan dan strategi mana yang perlu diubah. Dengan demikian, nilai program Shopee FLEXI bukan hanya jumlah negara tujuan, tetapi juga perangkat untuk mengelola toko dan menguji penerimaan produk.
Kemendag memandang perluasan jangkauan ini sebagai kesempatan bagi UMKM untuk menjangkau konsumen internasional sekaligus menguji penerimaan produk lokal. Itu pendekatan yang masuk akal: pasar baru dapat menjadi ruang belajar sebelum usaha memperbesar skala ekspor.

Logistik dan pendampingan menentukan langkah berikutnya
Jangkauan toko tidak berarti banyak bila barang sulit dikirim dengan andal. Karena itu, Shopee menggandeng Anteraja dan JNE untuk memperkuat logistik ekspor ke berbagai tujuan FLEXI. Kedua perusahaan menyatakan kerja sama ini mendukung pengiriman produk lokal ke pasar mancanegara. Peran mitra logistik penting untuk melengkapi akses digital: penjual membutuhkan jalur pengiriman yang dapat diandalkan agar pengalaman belanja di luar negeri tidak berhenti pada transaksi. Namun, keberadaan mitra belum menghapus tantangan operasional; UMKM tetap perlu memahami proses pemenuhan pesanan dan memastikan produknya siap dikirim.
Shopee dan mitra logistik juga mengadakan tiga kelas pelatihan intensif pada Oktober 2026 yang diikuti lebih dari 1.500 penjual. Dari pelatihan itu, 10 penjual FLEXI terpilih untuk mengikuti Seller Immersion di Malaysia pada 2–5 November 2026, mempelajari tren konsumen, penentuan harga, dan promosi. Pelibatan Kemendag, swasta, dan mitra pengiriman memperkuat ekosistem ekspor produk lokal. Kesimpulannya, empat tujuan baru membuka pintu, tetapi hasil jangka panjang akan ditentukan oleh kesiapan produk, kecakapan mengelola toko, dan mutu pengiriman.







