Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jangan Langsung Dipijat: Panduan PRICE untuk Cedera Olahraga

Jangan Langsung Dipijat: Panduan PRICE untuk Cedera Olahraga
Minat|Olahraga untuk Kesehatan

Saat Cedera, Tahan Dulu Keinginan untuk Memijat

Metode PRICE adalah panduan pertolongan pertama untuk dugaan cedera jaringan lunak ringan, seperti keseleo atau otot tertarik, yang mengutamakan perlindungan, istirahat, kompres dingin, kompresi, dan elevasi bagian tubuh yang cedera. Cedera olahraga pertolongan yang tepat dimulai dengan menghentikan aktivitas, bukan memaksa tubuh menuntaskan latihan atau pertandingan. Rasa nyeri bisa terasa ringan, tetapi belum tentu menunjukkan seberapa parah jaringan terdampak. Langsung memijat atau mengoleskan krim penghangat mungkin terasa seperti cara cepat meredakan keluhan; pada fase awal, kebiasaan itu justru berisiko memperburuknya. Kurangnya pemanasan, kelelahan, beban latihan berlebihan, dan teknik gerakan yang kurang tepat juga dapat memicu cedera. Karena itu, first aid olahraga perlu berpijak pada kondisi tubuh, bukan semata-mata kebiasaan atau saran orang sekitar. PRICE merupakan langkah awal, bukan pengganti pemeriksaan tenaga kesehatan.

Jangan Langsung Dipijat: Panduan PRICE untuk Cedera Olahraga

Cara Menerapkan Metode PRICE

Untuk penanganan keseleo benar, terapkan tiap unsur PRICE dengan hati-hati. Tujuannya adalah melindungi bagian yang cedera dan mengurangi beban pada area tersebut sambil memantau keluhan. Metode PRICE cedera ini lazim digunakan pada fase awal, terutama dua hingga tiga hari pertama, tetapi tidak memastikan sendiri jenis atau tingkat keparahan cedera.

  1. Protection (perlindungan): hentikan aktivitas pemicu nyeri dan hindari gerakan yang memperberat keluhan.
  2. Rest (istirahat): kurangi aktivitas yang membebani bagian cedera. Saat nyeri memungkinkan, gerakan ringan bisa dimulai bertahap.
  3. Ice (kompres dingin): bungkus es dengan handuk tipis, tempelkan sekitar 15–20 menit, dan bila perlu ulangi setiap 2–3 jam pada fase awal. Jangan tempelkan es langsung ke kulit.
  4. Compression (kompresi): gunakan perban elastis sebagai penopang, tetapi jangan membalut terlalu ketat.
  5. Elevation (elevasi): tinggikan bagian yang cedera dengan bantal jika posisi itu tidak menambah nyeri.

Hindari Pijat dan Panas pada Fase Awal

Pada 48–72 jam pertama, hindari panas pada area cedera, termasuk krim penghangat, serta alkohol, aktivitas berlebihan, berlari, dan pijatan. Rangkaian larangan ini dikenal sebagai HARM: Heat, Alcohol, Running, dan Massage. Panas dan pijatan dapat meningkatkan pembengkakan atau memperburuk kerusakan jaringan, sehingga tindakan yang terasa melegakan sesaat belum tentu aman untuk cedera baru. Jangan pula melanjutkan olahraga hanya karena merasa masih sanggup. Perawat Klinik Pratama UM, Imelda Tri Omega, mengingatkan agar orang yang mengalami keluhan setelah cedera tidak memaksakan aktivitas dan mencari pertolongan tenaga kesehatan yang sesuai. Sikap yang lebih bijak adalah memberi tubuh kesempatan untuk beristirahat sambil memantau nyeri dan pembengkakan. Bila suatu tindakan menambah keluhan, hentikan dan pertimbangkan pemeriksaan. Menunda pijat bukan berarti mengabaikan cedera; itu cara menghindari penanganan yang belum tentu cocok sebelum kondisinya diketahui.

Kenali Batas Pertolongan Mandiri

PRICE hanya panduan awal untuk dugaan cedera ringan, bukan alasan menunda pemeriksaan ketika muncul tanda mengkhawatirkan. Nyeri yang sangat hebat atau makin berat, pembengkakan besar, perubahan bentuk anggota tubuh, mati rasa, atau kesulitan menggerakkan maupun menggunakan bagian yang cedera perlu dinilai tenaga medis. Anggota tubuh yang tampak kebiruan atau terasa dingin juga membutuhkan pertolongan segera. Jika keluhan tidak membaik setelah penanganan awal, jangan terus mengandalkan perawatan sendiri; pemeriksaan diperlukan untuk menentukan langkah berikutnya. Saat rasa sakit mereda, jangan buru-buru kembali ke latihan penuh. Mulailah bergerak secara bertahap dan kurangi beban bila nyeri atau pembengkakan meningkat. Berhenti berolahraga ketika cedera bukan tanda lemah, melainkan keputusan yang melindungi tubuh. Kesimpulannya, hentikan aktivitas, lakukan PRICE dengan benar, dan cari bantuan medis bila ada tanda bahaya atau pemulihan tidak berjalan baik.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!