Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

UMKM Kuliner Halal Menembus Pasar Halal Global

UMKM Kuliner Halal Menembus Pasar Halal Global
Minat|Diskusi Resep

Peringkat Tiga Dunia Bukan Sekadar Prestasi, Tapi Panggilan Ekspor

UMKM kuliner halal adalah usaha mikro, kecil, dan menengah yang memproduksi makanan dan minuman dengan standar kehalalan yang terjamin, terdokumentasi, dan tersertifikasi, sehingga produknya dapat diterima konsumen muslim global sekaligus bersaing di pasar internasional yang menuntut kualitas, keamanan, dan kepatuhan regulasi yang ketat.

Posisi peringkat ketiga dunia dalam sektor makanan halal menurut laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026 seharusnya dibaca sebagai panggilan ekspor, bukan sekadar kebanggaan statistik. Peringkat ini menunjukkan bahwa kapasitas produksi, keragaman produk, dan ekosistem halal sudah cukup kuat untuk melangkah ke pasar global halal, asalkan UMKM kuliner halal berani naik kelas. Dengan 123 perjanjian pengakuan halal (Mutual Recognition Arrangement/MRA) dengan lembaga halal luar negeri di 43 negara, pintu regulasi sudah terbuka lebar. Pertanyaannya bukan lagi “apakah bisa ekspor makanan halal?”, melainkan “siapa yang siap memanfaatkan peluang sebelum didahului pemain lain?”.

UMKM Kuliner Halal Menembus Pasar Halal Global

ISEF: Laboratorium Nyata UMKM Kuliner Halal Menuju Pasar Global

Ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 memperlihatkan bahwa UMKM kuliner halal sudah mulai belajar bermain di panggung internasional, bukan hanya di etalase lokal. Beragam cita rasa Nusantara hadir dan mempertemukan juru masak serta pelaku usaha dari berbagai daerah hingga mancanegara, menjadikan festival ini semacam laboratorium pasar global halal dalam skala mini.

Dua juru masak asal Jawa Barat, Titin Suhartini dan Nurul Izzatul Muslimah, meraih Juara 3 di kategori Profesional dan Vokasi/Umum pada International Halal Chef Competition (IN2HCC), bagian dari rangkaian ISEF yang dibuka Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta di JICC pada 14 Oktober. Prestasi ini penting secara simbolik: talenta lokal mampu memenuhi standar kompetisi internasional, yang artinya kualitas rasa dan pemahaman standar halal sudah diakui. Di sisi usaha, 13 UMKM makanan dan minuman halal binaan otoritas moneter daerah memanfaatkan ISEF untuk menjajaki bisnis B2B dan B2C, hingga ikut program Jawara Ekspor untuk produk seperti Imago, Sarkara Madu, dan Sila Tea. Ini bukti bahwa ekspor makanan halal bukan wacana, tetapi proses yang sedang berjalan.

Regulasi Halal dan MRA: Paspor Produk Lokal ke Rak Supermarket Dunia

Ekspor makanan halal tidak mungkin berkembang tanpa fondasi regulasi yang kuat. Di sinilah jaminan produk halal dan jaringan pengakuan sertifikasi halal internasional menjadi senjata utama. Hingga 14 Oktober 2026, terdapat 123 perjanjian pengakuan halal (MRA) dengan lembaga halal luar negeri yang mencakup 43 negara, yang pada dasarnya berfungsi sebagai paspor bagi produk kuliner lokal untuk memasuki rak-rak ritel global tanpa harus mengulang proses sertifikasi dari nol di setiap negara tujuan.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal menegaskan bahwa halal adalah kesadaran, bukan pembatasan; kehalalan memperkuat kepercayaan dan loyalitas konsumen serta ekosistem pengembangan produk halal. Artinya, regulasi halal bukan beban administratif, tetapi alat pemasaran yang sangat kuat. Bagi konsumen, label halal yang kredibel menjadi jaminan kualitas proses produksi. Bagi UMKM, pemenuhan standar dan sertifikasi halal adalah tiket untuk ikut bersaing di pasar global halal, sekaligus filter yang membedakan produk serius dan asal jadi.

Branding, Sertifikasi, dan SDM: Tiga Kunci Menembus Pasar Global Halal

Jika pintu regulasi sudah terbuka, kunci berikutnya adalah bagaimana UMKM kuliner halal menampilkan diri. Penguatan industri kuliner halal jelas bertumpu pada peningkatan kualitas produk, pemenuhan sertifikasi halal, peningkatan produktivitas UMKM, dan perluasan akses pasar. Tanpa kualitas yang konsisten dan sertifikasi yang jelas, branding sehebat apa pun akan runtuh ketika berhadapan dengan standar impor dan ekspektasi konsumen global.

Di sisi lain, kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor pembeda. Presiden organisasi chef halal menilai, juru masak yang memahami standar halal berperan strategis menjaga kualitas dan mendorong inovasi kuliner. Di sinilah branding harus dipahami lebih luas: bukan hanya logo dan kemasan, tetapi narasi produk, cerita bahan baku lokal, dan komitmen halal yang bisa diverifikasi. Program pendampingan seperti Industri Kreatif Syariah (IKRA) yang membantu peningkatan produktivitas, akses pasar, dan jejaring bisnis menunjukkan bahwa ketika UMKM serius menata sertifikasi halal internasional dan identitas merek, peluang ekspor makanan halal menjadi jauh lebih realistis.

Dari Pasar Domestik ke Pasar Global Halal: Saatnya UMKM Berani Melompat

Dengan pasar domestik yang besar dan posisi peringkat ketiga dunia pada sektor makanan halal, UMKM kuliner halal sebenarnya sudah berdiri di landasan pacu yang tepat untuk lepas landas ke pasar global halal. Tantangannya bukan kekurangan peluang, melainkan keberanian dan kesiapan untuk memenuhi standar global, baik dari sisi sertifikasi halal internasional, kualitas produk, maupun kapasitas produksi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kuliner, dan mitra strategis harus diarahkan pada satu tujuan: menjadikan ekspor makanan halal sebagai arus utama, bukan pengecualian. UMKM perlu melihat sertifikasi halal sebagai investasi, bukan biaya; branding sebagai strategi, bukan hiasan; dan ajang seperti ISEF sebagai ruang uji pasar, bukan sekadar pameran. Jika tiga hal ini dipegang, maka produk rendang domba siap saji, camilan, madu, teh, dan aneka olahan lokal lain tidak lagi berhenti di pasar tradisional, tetapi hadir di meja makan konsumen dunia sebagai pemain utama, bukan figuran.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!