Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kolong Flyover Disiapkan Jadi Arena Olahraga Anak Muda

Kolong Flyover Disiapkan Jadi Arena Olahraga Anak Muda
Minat|Kerajinan Tangan untuk Orang Tua dan Anak

Dari ruang tersisa menjadi tempat beraktivitas

Kolong flyover adalah ruang di bawah jalan layang yang, ketika ditata dengan aman dan sesuai kebutuhan warga, dapat berubah menjadi tempat berkumpul, berolahraga, dan mengembangkan minat anak muda. Perubahan fungsi ini lebih berarti daripada sekadar mempercantik ruang kota: ia memberi warga alasan untuk hadir dan berinteraksi di tempat yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena tinju dan Posko Jaga Jakarta pada Jumat, 6 November 2026. Arena tinju itu dibangun bersama PAM Jaya pada 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026 dan menjadi fasilitas kedua Pemprov DKI di bawah flyover, setelah fasilitas serupa di Pasar Rebo. Langkah tersebut menjawab persoalan tawuran antarpemuda dengan pembinaan olahraga, bukan hanya pengawasan dan penindakan.

Olahraga sebagai cara memutus lingkaran tawuran

Nilai arena tinju Kampung Melayu bukan terletak pada ring semata, melainkan pada peluang mempertemukan anak muda yang sebelumnya berpotensi menjadi lawan. Menurut Pramono, para pemuda setempat mulai mengalihkan energi ke latihan tinju dan bermain sepak bola bersama; mereka yang dahulu berisiko bentrok kini mulai saling mengenal sebagai teman. Itu hasil sosial yang layak diperhatikan, meski belum cukup untuk membuktikan bahwa tawuran telah teratasi. Olahraga anak muda dapat membangun disiplin dan membuka ruang pergaulan yang lebih sehat, tetapi fasilitas harus hidup setelah seremoni peresmian. Jadwal latihan teratur, pendamping yang dipercaya, aturan penggunaan yang jelas, serta keterlibatan kelompok lokal akan menentukan apakah arena ini menjadi bagian dari pembinaan atau hanya tempat yang sesekali ramai. Posko Jaga Jakarta di lokasi yang sama dapat mendukung koordinasi keamanan lingkungan, namun tidak seharusnya menggantikan hubungan yang dibangun lewat kegiatan bersama.

Jakarta Utara perlu lebih dari sekadar meniru

Pada peresmian di Kampung Melayu, Pramono juga menugaskan PAM Jaya mencari lokasi flyover yang memungkinkan dikembangkan di Jakarta Utara. Pilihan kegiatannya tidak harus tinju: pemerintah menyebut skateboard, tinju, maupun sepak bola sebagai kemungkinan, menyesuaikannya dengan minat warga muda setempat. Rencana ini memperluas gagasan dari satu fasilitas yang sudah dibangun menjadi upaya mencari ruang aktivitas di kawasan lain. Perbandingannya penting. Kampung Melayu memiliki proyek konkret dengan arena olahraga dan posko keamanan, sedangkan Jakarta Utara masih berada pada tahap pencarian lokasi. Karena itu, ukuran keberhasilan tidak semestinya jumlah kolong yang diubah, melainkan kecocokan fasilitas dengan kebutuhan sekitar. Kolong flyover Jakarta bisa menjadi ruang publik produktif tanpa membangun kawasan baru, tetapi tiap lokasi perlu dinilai satu per satu: akses, pencahayaan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan harus menjadi syarat, bukan urusan belakangan.

Uji keberhasilan ada pada pemakaian sehari-hari

Kedua langkah ini menawarkan arah yang masuk akal untuk menghidupkan ruang kota yang belum optimal: satu sudah diwujudkan di Kampung Melayu, satu lagi sedang disiapkan melalui pencarian lokasi di Jakarta Utara. Pemerintah berharap model tersebut dapat dikembangkan di wilayah lain, tetapi perluasan sebaiknya mengikuti kesiapan tempat dan kebutuhan anak muda, bukan sekadar mengejar keseragaman. Ada pula pelajaran dari perubahan fungsi bekas tempat penampungan sementara sampah menjadi Posko Jaga Jakarta. Menurut Pramono, pemanfaatan bangunan itu dimungkinkan setelah volume sampah di lokasi berkurang. Artinya, pengaktifan ruang publik perlu dibarengi pengelolaan lingkungan dan perawatan yang konsisten. Kesimpulannya, kolong flyover layak dijadikan arena olahraga jika warga muda ikut membentuk kegiatan dan merasa aman menggunakannya. Ring tinju dapat menjadi awal yang kuat, tetapi keberhasilan sesungguhnya terlihat ketika ruang itu rutin dipakai, dirawat, dan membantu mempererat hubungan warga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!