Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Demo Mahasiswa Picu Rekayasa Lalu Lintas, Ini Rute Alternatif

Demo Mahasiswa Picu Rekayasa Lalu Lintas, Ini Rute Alternatif
Minat|Asia Tenggara

Prioritaskan perjalanan yang terencana

Rekayasa lalu lintas adalah pengaturan atau pengalihan arus kendaraan oleh petugas untuk menjaga perjalanan tetap aman dan mengurangi kepadatan ketika kegiatan masyarakat berlangsung. Untuk pengguna jalan, langkah paling masuk akal saat demo mahasiswa Jakarta bukan menunggu tersendat, melainkan memeriksa kondisi terkini dan menyiapkan jalur cadangan. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, Dishub DKI Jakarta menyiapkan rekayasa mulai pukul 12.00 WIB di Bundaran HI, Monas, Tugu Tani, hingga gedung DPR/MPR. Sebanyak 510 personel Dishub dikerahkan, sementara sekitar 1.000 polisi lalu lintas disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan. Pada hari yang sama, terdapat 77 kegiatan masyarakat, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Skala kegiatan ini cukup menjadi alasan untuk tidak mengandalkan rute yang biasa tanpa mengecek kabar lalu lintas sebelum berangkat.

Demo Mahasiswa Picu Rekayasa Lalu Lintas, Ini Rute Alternatif

Titik yang perlu diwaspadai

Jalan Sudirman-Thamrin, Gatot Subroto, Bundaran HI, Silang Selatan Monas, Tugu Tani, dan kawasan DPR/MPR termasuk lokasi yang patut diantisipasi. Bukan berarti semua ruas pasti ditutup atau macet; pengaturan akan berlangsung secara situasional. Namun, ketika massa berkumpul dan petugas mengalihkan arus, kondisi dapat berubah cepat, sehingga menyusuri kawasan tersebut tanpa memeriksa informasi terbaru berisiko menambah waktu perjalanan. Dishub membagi rencana pengaturan ke dalam dua zona: Zona 1 mencakup Monas dan Tugu Tani, sedangkan Zona 2 meliputi kawasan DPR/MPR. Pengendara sebaiknya memeriksa kondisi lalu lintas sebelum berangkat, menghindari titik kegiatan bila memungkinkan, lalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Rambu pengalihan dan instruksi petugas lebih penting daripada memaksakan rute pilihan sendiri.

Rute alternatif Jakarta di sekitar Monas

Untuk rute alternatif Jakarta, pilihan sebaiknya disesuaikan dengan arah perjalanan, bukan dipilih secara acak. Dari Harmoni menuju Senen, pengendara dapat melewati Hayam Wuruk, Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Dr. Sutomo, Gunung Sahari, lalu Pasar Senen. Jika menuju Stasiun Gambir, jalur yang disiapkan melewati Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Gedung Kesenian, Lapangan Banteng Utara dan Barat, Taman Pejambon, Pejambon, lalu Medan Merdeka Timur. Dari Kwitang menuju Pasar Baru, pertimbangkan Kramat Kwitang, Senen Raya, Dr. Wahidin Raya, Gunung Sahari, dan H. Samanhudi. Dari Senen menuju Harmoni, jalurnya melalui Gunung Sahari, Budi Utomo, Lapangan Banteng Utara, Katedral, dan Veteran. Ikuti petunjuk petugas karena jalur yang tersedia dapat berubah mengikuti situasi.

Pengguna dari Tanah Abang menuju Harmoni atau Tomang dapat mempertimbangkan Jatibaru Raya, Abdul Muis, dan Majapahit. Dari Tomang menuju Pasar Senen, rute alternatif melewati Tomang Raya, Kyai Caringin, Balikpapan, Suryopranoto, Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Dr. Sutomo, dan Gunung Sahari. Dari Blok M menuju Harmoni, jalur yang disebutkan ialah Jenderal Sudirman, KH Mas Mansyur, Cideng Barat, Balikpapan, lalu Suryopranoto. Semua rute ini merupakan panduan, bukan jaminan perjalanan bebas hambatan.

Sisakan waktu untuk perjalanan dan transit

Penumpang kereta jarak jauh yang berangkat atau tiba di Stasiun Gambir sebaiknya berangkat lebih awal dan menghindari ruas yang terdampak. Keterlambatan bukan kepastian, tetapi mengantisipasi waktu tambahan lebih bijak daripada mengejar jadwal di tengah pengalihan arus. Bila perlu menuju stasiun, pilih jalur alternatif dan patuhi instruksi petugas. Bagi pengguna Transjakarta, MRT, atau LRT, belum ada perubahan pola perjalanan yang diumumkan. Meski demikian, layanan Transjakarta dapat menyesuaikan operasional jika terjadi pengalihan lalu lintas. Karena itu, cek informasi perjalanan sebelum berangkat dan jangan menganggap layanan pasti berjalan tanpa perubahan sepanjang hari.

Intinya, persiapan lebih berguna daripada menebak-nebak apakah jalan akan lengang. Periksa kondisi lalu lintas sesaat sebelum perjalanan, sisihkan waktu tambahan, tentukan rute cadangan, dan ikuti arahan petugas. Dengan langkah itu, pengguna jalan dapat mengurangi risiko terjebak sekaligus memberi ruang bagi pengamanan demonstrasi dan kelancaran arus di sekitar titik aksi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!