Futsal dan musik berpadu di Istora Senayan
Grand final AXIS Nation Cup adalah puncak kompetisi futsal antarpelajar yang mempertemukan tim sekolah dari berbagai daerah, sekaligus menjadi perayaan bagi pemain dan penonton melalui hiburan musik secara langsung. Edisi 2026 berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 31 Oktober, dan formatnya terasa lebih lengkap karena pertandingan tidak menjadi satu-satunya daya tarik. Sebanyak 16 tim melaju ke babak puncak, terdiri atas 11 tim putra dan lima tim putri. Mereka datang setelah melewati rangkaian kompetisi yang melibatkan sekolah dari berbagai wilayah. Perpaduan olahraga dan pertunjukan membuat arena final terasa seperti pertemuan komunitas, bukan sekadar tempat perebutan trofi. Bagi pelajar, kesempatan bertanding sekaligus menikmati penampilan musisi memberi penutup kompetisi yang lebih berkesan.

Bernadya, JKT48, dan Inul memberi warna berbeda
Kekuatan hiburan acara ini ada pada kontras antargaya musiknya. Bernadya menghadirkan suasana yang lebih hangat ketika penonton ikut menyanyikan lagu-lagu andalannya, sementara JKT48 membawa energi pop yang mengajak penonton mengikuti lagu seperti “Fortune Cookies”, “Rapsodi”, “Ayo Senyumlah”, dan “Heavy Rotation”. Kehadiran Inul Daratista mengubah suasana menjadi lebih meriah dan mengundang penonton bergoyang. Ia membuka penampilannya dengan “Goyang Inul”. Karena pilihan penampilannya beragam, perayaan ini tidak terpaku pada satu jenis musik atau suasana. Bernadya JKT48 dan Inul Daratista menjadi nama-nama yang menonjol, tetapi daya tarik panggung juga datang dari pergantian nuansa yang menjaga energi penonton sepanjang acara.

Mingse ikut menghidupkan perayaan juara
Rangkaian hiburan berlanjut setelah pertandingan final, dan format karaoke interaktif memberi penonton ruang untuk ikut ambil bagian. Oom Leo bersama Mingse tampil dengan Inul Daratista dalam segmen Oomleo Berkaraoke; Inul membuka sesi dengan “Goyang Inul” dan mengajak penonton bernyanyi. Mingse pun menjadi bagian dari perayaan juara, bukan sekadar nama tambahan dalam daftar penampil. Sebelumnya, DIA bersama Naufal Syachreza turut meramaikan panggung, sehingga susunan hiburan mencakup lebih dari satu jenis pertunjukan. Pilihan untuk menggabungkan penampilan panggung dengan karaoke terasa pas untuk acara yang dihadiri para pendukung sekolah: setelah tegang mengikuti laga, penonton mendapat kesempatan untuk merayakan hasilnya bersama-sama.
Gelar juara menutup malam dengan hasil tegas
Perayaan musik menjadi semakin berarti karena beriringan dengan hasil kompetisi yang jelas. SMK Nusantara membawa pulang gelar juara putra setelah mengalahkan SMAN 21 Bandung dengan skor 2-1. Di kategori putri, MAN 1 Kabupaten Sukabumi keluar sebagai juara setelah menundukkan SMAN 1 Kepahiang dengan skor 4-1. Kemenangan tersebut memberi dua tim alasan untuk merayakan, sementara penampilan musik memperluas momen itu bagi peserta dan penonton yang hadir. Secara keseluruhan, AXIS Nation Cup berhasil menyatukan ketegangan pertandingan dan suasana pesta tanpa mengaburkan pencapaian para pemain. Hasil akhir tetap menjadi inti acara; musik membuat penutupnya terasa lebih ramai dan layak dikenang.






