Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Magang ke Karier: BRI Diminta Perluas Kesempatan

Dari Magang ke Karier: BRI Diminta Perluas Kesempatan
Minat|Pelatihan Komprehensif

Magang sebagai jembatan menuju pekerjaan

MagangHub adalah program pemagangan nasional yang memberi generasi muda pengalaman kerja terarah, peningkatan kompetensi, dan pemahaman langsung tentang kebutuhan industri selama masa magang. Hasil angkatan pertama di BRI menunjukkan bahwa program ini dapat menjadi lebih dari sekadar pengalaman sementara: dari 571 alumni pada 2025, sebanyak 133 kini bekerja di BRI. Angka tersebut memberi alasan kuat untuk menilai magang BRI sebagai salah satu jalur masuk menuju karier, meski perekrutan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. BRI menyatakan sasaran yang lebih luas ialah membekali peserta dengan kompetensi, etos kerja, pengalaman, dan kepercayaan diri agar siap memasuki dunia profesional, termasuk jika pilihan karier mereka berada di luar perusahaan. Namun, hasil perekrutan ini tetap penting: ia memperlihatkan hubungan nyata antara pembelajaran di tempat kerja dan peluang kerja setelah program selesai.

Kuota bertambah, pemerataan harus menyusul

Saat meninjau pelaksanaan MagangHub BRI angkatan II pada Jumat, 23 Oktober 2026, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta BRI menambah kuota sekaligus memperluas penempatan peserta ke kantor cabang di daerah. Peserta BRI bertambah dari 571 orang pada angkatan I menjadi 783 orang pada angkatan II, tetapi pertumbuhan angka saja belum menjawab soal siapa yang memperoleh akses. Yassierli menilai jaringan cabang BRI di berbagai wilayah memberi perusahaan kapasitas untuk menyebarkan kesempatan lebih merata, bukan menumpuknya di Jakarta. Dorongan ini tepat: pengalaman kerja berkualitas tidak semestinya bergantung pada kedekatan seseorang dengan pusat kota. Jika kuota diperbesar dan lokasi magang tersebar, lebih banyak pencari kerja muda di daerah dapat mengenal tuntutan pekerjaan dan membangun keterampilan tanpa harus memulai dari akses yang timpang.

“Pada angkatan I, jumlah peserta tercatat sebanyak 571 orang. Jumlah tersebut meningkat menjadi 783 peserta pada angkatan II.”

Pembelajaran terstruktur dan akses inklusif

Perluasan program hanya bernilai jika mutu pendampingannya tetap terjaga. Yassierli mengapresiasi mentor BRI yang menyusun rencana pembelajaran enam bulan, dari materi yang dipelajari dan praktik kerja hingga proyek yang dikelola peserta. Pola terarah ini diharapkan membantu peserta menyiapkan diri untuk sertifikasi profesi pada akhir program. Pemerintah menargetkan 150 ribu peserta mengikuti program magang nasional pada 2026, sehingga kualitas pelaksanaan dan pemerataan lokasi perlu berjalan beriringan. Akses juga perlu terbuka bagi lulusan baru penyandang disabilitas; kebijakan inklusivitas MagangHub bertujuan memperluas kesempatan peningkatan kompetensi bagi pencari kerja dari latar belakang berbeda. BRI diharapkan mendukung langkah itu. Bagi calon peserta, manfaat program akan terasa ketika pembelajaran, pendampingan, dan kesempatan berpartisipasi tersedia secara adil, bukan hanya ketika ada peluang direkrut.

Yassierli mengapresiasi rancangan pembelajaran enam bulan di BRI dan berharap peserta memiliki pengalaman serta kompetensi untuk memasuki dunia kerja.

Peluang karier perlu diperluas, bukan dijanjikan

Kisah 133 alumni magang direkrut menunjukkan bahwa peluang berkarier di tempat pemagangan memang terbuka, tetapi tidak berarti setiap peserta akan otomatis mendapat pekerjaan. Alumni BRI Naura Amera menyebut kompetensi, inisiatif, kemauan belajar, dan kemampuan menunjukkan potensi sebagai bekal penting. Pengalaman memahami tanggung jawab, alur kerja, dan kolaborasi juga membantunya berkembang hingga bekerja di BRI. Pesan ini menempatkan tanggung jawab pada dua pihak: peserta perlu aktif belajar, sementara penyelenggara harus menyediakan pengalaman kerja yang bermakna dan akses yang tidak terpusat. Program magang nasional akan lebih kuat bila jalur menuju pekerjaan disertai pembelajaran yang bisa digunakan peserta di berbagai perusahaan, serta penempatan yang menjangkau lebih banyak daerah dan penyandang disabilitas. Perekrutan alumni adalah bukti yang menjanjikan; pemerataan dan kesiapan kerja bagi seluruh peserta harus menjadi ukuran berikutnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!