Rencanakan perjalanan sebelum berangkat
Panduan parkir dan rekayasa lalu lintas untuk pembukaan Porprov membantu pengunjung memilih tempat menitipkan kendaraan serta memahami pengaturan arus menuju Stadion Patriot Candrabhaga. Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 berlangsung di stadion tersebut, Kota Bekasi, pada Sabtu, 7 November 2026. Karena parkir di jalan tertentu dilarang dan arus bisa berubah, datang tanpa rencana berisiko menambah waktu perjalanan dan membuat akses sekitar lokasi semakin padat. Dishub Kota Bekasi menyiapkan sejumlah kantong parkir serta kemungkinan contraflow di Jalan Ahmad Yani; keduanya perlu dipahami sebagai satu rangkaian pengaturan, bukan pilihan yang bisa ditentukan sendiri. Catat lokasi yang sesuai dengan jenis kendaraan, lalu ikuti petunjuk petugas di lapangan. Untuk pengunjung, keputusan paling masuk akal adalah mengarahkan kendaraan langsung ke kantong parkir yang disediakan, bukan mencari ruang di tepi jalan.
Kenali lokasi parkir resmi
Pilihan parkir yang disiapkan mencakup Islamic Center, Asrama Haji, Ruko Bekasi Mas, area Cevest, dan TOD Summarecon Bekasi. Pengunjung juga dapat menggunakan Jalan Rawa Tembaga 1, 2, dan 3, tetapi ketiga ruas itu khusus untuk kendaraan roda dua. Daftar ini memberi beberapa alternatif, namun pengunjung sebaiknya tidak menganggap setiap lokasi cocok untuk semua kendaraan. Pastikan memilih tempat sesuai arahan petugas dan perhatikan akses menuju tujuan agar tidak berputar-putar di kawasan acara. Informasi yang tersedia tidak merinci kapasitas setiap kantong parkir, sehingga datang lebih awal dan mengikuti kondisi aktual merupakan langkah yang lebih bijak daripada mengandalkan satu titik saja. Parkir Porprov Bekasi akan lebih tertib jika pengunjung menggunakan lokasi yang telah ditentukan, termasuk pilihan di kawasan Summarecon, alih-alih berhenti di ruas jalan yang mengganggu arus.
- Islamic Center, Asrama Haji, dan Ruko Bekasi Mas.
- Area Cevest dan TOD Summarecon Bekasi.
- Jalan Rawa Tembaga 1, 2, dan 3 khusus untuk pengunjung dengan kendaraan roda dua.
Jangan parkir di Tangkuban Perahu
Jalan Raya Tangkuban Perahu akan disterilkan dan tidak boleh digunakan sebagai tempat parkir selama kegiatan berlangsung. Larangan ini perlu dianggap sebagai bagian penting dari rencana perjalanan, bukan sekadar imbauan yang bisa diabaikan saat kantong parkir pilihan mulai ramai. Memarkir kendaraan di ruas tersebut dapat menghambat kelancaran arus dan menyulitkan pengaturan akses di sekitar acara. Jika tiba di kawasan stadion, jangan berhenti untuk menurunkan penumpang atau mencari ruang kosong di sepanjang jalan yang disterilkan; arahkan kendaraan ke lokasi parkir resmi dan ikuti instruksi petugas. Bagi pengendara sepeda motor, Jalan Rawa Tembaga 1, 2, dan 3 menjadi opsi yang disebut khusus untuk roda dua. Bagi kendaraan lain, gunakan pilihan yang sesuai dari daftar Dishub. Sikap tertib pengunjung akan membantu menjaga lalu lintas Bekasi tetap bergerak saat arus menuju acara meningkat.
Contraflow bergantung pada kondisi jalan
Dishub menyiapkan contraflow Jalan Ahmad Yani secara situasional, terutama jika kendaraan menuju Summarecon Bekasi mengalami kepadatan. Artinya, pengaturan arus berlawanan bukan skema yang otomatis berlaku sepanjang waktu. Penerapannya juga tidak memungkinkan apabila arus dari Summarecon Bekasi menuju Gerbang Tol Bekasi Barat ikut padat. Jadi, pengunjung sebaiknya tidak mengandalkan contraflow sebagai kepastian untuk mempercepat perjalanan; ikuti arahan petugas dan periksa keadaan arus saat mendekati kawasan. “Contraflow hanya dilakukan apabila lalu lintas di Jalan Ahmad Yani arah Summarecon cukup padat,” jelas Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto. Untuk mendukung pengamanan dan kelancaran, sekitar 1.300 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Bekasi dikerahkan. Kesimpulannya, pilih parkir resmi, hindari Tangkuban Perahu, dan patuhi pengaturan di lapangan: itulah cara paling bertanggung jawab untuk menuju pembukaan Porprov.






