Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Senggigi hingga Semarang, Festival Musik Mendatang

Dari Senggigi hingga Semarang, Festival Musik Mendatang
Minat|Menyanyi

Pilihan festival dengan karakter berbeda

Festival musik mendatang adalah agenda pertunjukan yang menyatukan musisi, tempat, dan konsep hiburan tertentu dalam pengalaman yang dirancang untuk penonton. Tiga pilihan berikut menawarkan alasan berbeda untuk keluar rumah: menikmati senja di pantai, merayakan nostalgia lintas generasi, atau menyaksikan sejumlah nama besar dalam satu malam.

Senggigi Sunset Jazz 2026 dijadwalkan pada Sabtu, 19 Desember, di Pantai Kerandangan, kawasan wisata Senggigi. Remember Fest 2026 berlangsung 7–8 November dengan kombinasi musik, film klasik, dan budaya pop. Sementara itu, Live Project Semarang digelar 31 Oktober di Lanumad Ahmad Yani, mengusung konsep satu panggung dalam satu malam. Perbedaan konsep ini lebih penting daripada sekadar panjang daftar artis: masing-masing acara menawarkan suasana dan cara menikmati hiburan yang berlainan.

Senggigi Sunset Jazz: musik di bawah langit senja

Daya tarik utama Senggigi Sunset Jazz 2026 adalah tempatnya: Pantai Kerandangan memberi latar ombak dan senja yang sulit ditandingi ruang konser tertutup. Acara pada 19 Desember menyatukan lintas generasi dan genre, dengan Ari Lasso sebagai pilihan bagi penonton yang ingin bernostalgia, serta Rony Parulian dan Ghea Indrawari yang mewakili suara populer masa kini.

Susunan penampil juga memberi ruang bagi kekhasan lokal melalui Lombok Ethno Fusion serta Bapackguru and The Tata Usaha feat. Cilokaq. Maliq & D’Essentials menambah warna urban pop, soul, dan funk. Perpaduan itu membuat acara ini terasa lebih dari konser dengan pemandangan indah: talenta daerah mendapat tempat di panggung utama. Panitia menyebut festival ini dirancang sebagai perayaan harmoni alam, musik, dan budaya. Bagi penonton yang mencari malam akhir tahun berbalut suasana pantai, inilah pilihan paling berkarakter.

Remember Fest mengundang nostalgia lintas generasi

Remember Fest 2026 x Cube Concert berlangsung pada 7–8 November dan menjadikan nostalgia sebagai bagian dari pengalaman, bukan sekadar tema dekorasi. Selain konser, pengunjung dapat menikmati instalasi budaya pop, produk UMKM, serta pemutaran film klasik lewat layar tancap. Film Biang Kerok akan diputar dengan layar berukuran 10 x 4 meter, sementara Sebuah Pengorbanan dijadwalkan tayang menggunakan pita seluloid—sentuhan yang memberi pengalaman berbeda dari menonton di layar modern.

Daftar musisinya menjangkau banyak selera: Dewa 19, Rossa, Jamrud, Kahitna, Padi Reborn, Tulus, Hindia, Mahalini, dan Sal Priadi termasuk dalam jajaran penampil. Hari pertama mengandalkan momen perayaan dan kolaborasi, sedangkan hari kedua menghadirkan nama seperti Hindia, Tulus, Idgitaf, dan Mahalini. Konsep tiga elemen—film, musik, dan budaya pop—membuat Remember Fest pilihan yang kuat bagi pengunjung lintas generasi.

Dari Senggigi hingga Semarang, Festival Musik Mendatang

Live Project Semarang: satu panggung, satu malam

Live Project Semarang dijadwalkan pada Sabtu, 31 Oktober, di Lanumad Ahmad Yani. Dengan konsep satu panggung dalam satu malam, acara ini cocok bagi penonton yang ingin menikmati beberapa musisi favorit tanpa berpindah lokasi. Sheila On 7, Afgan, dan Mahalini menjadi nama utama yang telah diumumkan; The Changcuters, Kunto Aji, Lomba Sihir, serta Good Morning Everyone juga masuk daftar penampil.

Kelebihan format ini adalah kesederhanaannya: datang ke satu tempat dan menikmati beragam warna musik dalam satu agenda. Namun, calon penonton perlu memperhatikan keterbatasan tiket—tiket presale untuk kedua kategori telah habis. Sebaiknya cek kanal resmi penyelenggara untuk informasi terbaru tentang ketersediaan tiket dan jadwal penampilan sebelum berangkat. Dibanding dua festival lain dalam daftar ini, Live Project paling pas bagi mereka yang mengutamakan konser padat dalam satu malam.

Dari Senggigi hingga Semarang, Festival Musik Mendatang

Pilih suasana, bukan hanya nama besar

Ketiga agenda ini menawarkan alasan yang berbeda untuk hadir. Senggigi Sunset Jazz paling menarik bagi pencinta musik yang ingin menikmati lanskap pantai dan panggung lokal; Remember Fest cocok bagi penggemar musik sekaligus film dan budaya pop; sedangkan Live Project memberi format ringkas dengan banyak penampil dalam satu lokasi. Jadi, pilihan terbaik bukan semata-mata acara dengan daftar artis terpanjang, melainkan yang paling sesuai dengan pengalaman yang dicari. Pastikan memeriksa pengumuman resmi sebelum menyusun rencana, terutama untuk jadwal dan ketersediaan tiket.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!