Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Runway ke Kaki: Sneaker Ballet Kolaborasi Selebriti

Dari Runway ke Kaki: Sneaker Ballet Kolaborasi Selebriti
Minat|Rilis Tren

Sneaker Ballet: Saat Feminine Sporty Menjadi Bahasa Baru Gaya

Sneaker ballet adalah tren sneaker kolaborasi selebriti dan desainer yang menggabungkan siluet sepatu olahraga dengan detail lembut ala ballet, menghadirkan perpaduan estetika balletcore, sentuhan feminine sporty footwear, dan konstruksi chunky yang dirancang bukan hanya untuk performa, tetapi juga sebagai fashion statement yang sengaja dibuat menonjol dalam tampilan sehari-hari. Tren ini digerakkan oleh figur pop seperti Jennie BLACKPINK dan Karina aespa, yang meminjam bahasa panggung dan runway ke desain alas kaki. Pesan yang muncul tegas: sneaker tidak lagi mau dipinggirkan sebagai pelengkap outfit, melainkan pusat perhatian. Dalam konteks ini, setiap detail – dari bentuk ujung sepatu hingga midsole – menjadi pernyataan sikap tentang bagaimana generasi baru memaknai gaya yang nyaman sekaligus ekspresif.

Jennie BLACKPINK x adidas: Superstar Jadi Pointe di Jalanan

Kolaborasi Jennie BLACKPINK x adidas Superstar Square Ballet adalah contoh paling jelas bagaimana ikon streetwear bisa tampil lembut tanpa kehilangan tenaganya. Dengan mengubah ujung Superstar menjadi persegi yang menyerupai pointe shoes klasik, sneaker ini mengadopsi ballet aesthetic sneaker secara literal, namun tetap mempertahankan shell toe dan sol karet yang ikonik. Di sinilah kekuatannya: bukan menanggalkan identitas lama, melainkan meng-upgrade-nya dengan nuansa balletcore yang lebih kental. Tali elastis dan pita kecil di bagian atas memberi gestur manis, sementara basis sneaker tetap sporty. Hasilnya, adidas Superstar Square Ballet memadatkan ide feminine sporty footwear dalam satu desain yang terasa relevan untuk pecinta gaya kasual yang ingin tampil lebih halus, tanpa mengorbankan citra cool yang melekat pada Superstar.

Dari Runway ke Kaki: Sneaker Ballet Kolaborasi Selebriti

Cecilie Bahnsen x ASICS: Dari Sepatu Lari ke Objek Couture

Jika Jennie membawa bahasa ballet ke ikon klasik, Cecilie Bahnsen menggeser sneaker teknis ke ranah couture lewat ASICS GEL-KINETIC FR. Terinspirasi energi kinetik bunga, upper bertekstur mikro dengan efek semi-matte seolah menangkap cahaya layaknya gaun runway. Motif floral dengan teknik deboss dan emboss membentuk lapisan tekstur kaya yang membuat sneaker casual berubah menjadi fashion piece yang layak difoto dari dekat, bukan hanya dipakai untuk lari. Tali serut khas Bahnsen, eyelet berbentuk bunga, strap Velcro, hingga aksesori bunga dan manik-manik transparan menambahkan drama visual yang lembut. Di bawah semua romantisme itu, struktur tumit dengan teknologi GEL tetap hadir untuk bantalan ringan dan penyerapan benturan, menyatukan keanggunan progresif dengan kenyamanan fungsional sepanjang hari. Ini bukan sneaker yang berusaha tampak "netral"; ini sepatu yang ingin terlihat.

Dari Runway ke Kaki: Sneaker Ballet Kolaborasi Selebriti

Chunky dan Balletcore: Bukti Pergeseran dari Performa ke Lifestyle

Tren chunky sneaker tren yang berpadu dengan estetika ballet menandai pergeseran besar: dari pure performance ke lifestyle fashion. Koleksi Run Star Crush yang diperkenalkan Karina aespa sebagai Global Brand Ambassador memeluk arah ini secara lugas. Midsole tebal, chunky, dan sculpted dengan lekukan dramatis menciptakan efek visual layaknya sepatu hak tinggi, membuat kaki terlihat lebih jenjang. Sementara itu, upper kanvas yang kasual dan DNA klasik Chuck menjaga nuansa sporty yang laid-back. Menurut kampanye resmi, "Run Star Crush dirancang sebagai statement piece yang memiliki kesan sporty, namun tetap memancarkan energi feminin di saat yang sama." Perpaduan elemen klasik dan desain eksperimental ini menjadikannya magnet untuk pencinta sneakers yang ingin tampil beda, terutama mereka yang bosan pada dikotomi kaku antara sepatu olahraga dan sepatu dressy.

Dari Runway ke Kaki: Sneaker Ballet Kolaborasi Selebriti

Selebriti sebagai Kurator Gaya: Sneaker Naik Kelas Jadi Aksesori Utama

Keterlibatan selebriti dalam sneaker kolaborasi selebriti bukan sekadar tempelan nama; mereka mengubah persepsi soal fungsi sneaker. Jennie sudah menjadi duta merek sejak 2018, dan kolaborasi Superstar Square Ballet adalah pertama kalinya namanya tertulis langsung dalam desain. Karina aespa di sisi lain diangkat sebagai Global Brand Ambassador untuk Run Star Crush, mengaitkan sepatu chunky tersebut dengan citra Gen Z yang berani berekspresi. Kolaborasi semacam ini memberi legitimasi bahwa sneaker adalah aksesori fashion utama, bukan lagi sepatu cadangan yang dipakai saat kaki lelah. Relevan untuk siapa? Untuk pencinta sneakers yang ingin tampil beda, dan untuk siapa pun yang menginginkan satu pasang sepatu yang bisa melompat dari studio ke kafe tanpa kehilangan gaya. Di titik ini, runway dan jalanan tidak lagi terpisah; keduanya bertemu di sepasang sneaker ballet yang chunky, sporty, dan feminin sekaligus.

Dari Runway ke Kaki: Sneaker Ballet Kolaborasi Selebriti

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!