Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pekanbaru Benahi 47 Kilometer Jalan, 13 Kilometer Masih Dikejar

Pekanbaru Benahi 47 Kilometer Jalan, 13 Kilometer Masih Dikejar
Minat|Asia Tenggara

Capaian besar, tetapi pekerjaan belum selesai

Perbaikan jalan Pekanbaru adalah upaya pemerintah kota memperbaiki ruas rusak agar perjalanan warga dan pergerakan ekonomi berlangsung lebih lancar. Hingga Kamis, 29 Oktober 2026, Pemkot Pekanbaru telah merampungkan 47 kilometer jalan dari target 60 kilometer tahun ini. Capaian itu patut diapresiasi, tetapi belum cukup untuk menyebut persoalan jalan selesai: masih ada sekitar 13 kilometer yang perlu dikebut sebelum akhir tahun. Pekerjaan tersebar di 15 kecamatan, sehingga manfaatnya berpeluang menjangkau warga di banyak kawasan, bukan hanya pusat kota. Wali Kota Agung Nugroho menyatakan alat berat dan pengerjaan lapangan terus dipacu agar sasaran tercapai tanpa terlalu lama mengganggu mobilitas. Kecepatan penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Jalan yang selesai harus memenuhi mutu pekerjaan, sebab aspal yang cepat rusak hanya akan mengembalikan keluhan warga.

Pekanbaru Benahi 47 Kilometer Jalan, 13 Kilometer Masih Dikejar

Target jalan Pekanbaru perlu diikuti pengawasan

Sisa target jalan Pekanbaru menjadi ujian paling nyata bagi pemerintah kota: mengejar tenggat tanpa mengorbankan kualitas. Keluhan tentang jalan rusak disebut telah dirasakan warga selama hampir tujuh tahun, sehingga perbaikan saat ini menjawab masalah yang tertunda lama, bukan sekadar mempercantik permukaan jalan. Dukungan DPRD terhadap percepatan pekerjaan penting, tetapi semestinya berjalan beriringan dengan pengawasan mutu dan pemerataan. Agung berencana meninjau ruas-ruas baru secara langsung untuk mengecek kondisi jalan dan titik yang mungkin luput dari pemantauan. Langkah itu lebih meyakinkan daripada mengandalkan laporan administratif saja. Warga juga diimbau ikut menjaga lingkungan dan fasilitas yang telah dibenahi agar kondisi jalan bertahan lebih lama. Dengan sisa sekitar 13 kilometer, transparansi atas progres dan kualitas pengerjaan akan menjadi ukuran apakah target tahun ini benar-benar berarti bagi pengguna jalan.

Purwodadi dan Danau Buatan menguji kesinambungan proyek

Perbaikan jalan tidak berhenti pada target tahunan Pemkot. Pemerintah Provinsi Riau merencanakan kelanjutan proyek jalur lambat Purwodadi di Jalan HR Soebrantas sepanjang 1,6 kilometer pada 2027. Jalurnya direncanakan dari Simpang Pasar Pagi hingga kawasan Purwodadi, dengan pembukaan pembatas jalan sebagai langkah awal; anggaran proyek disebut telah disiapkan. Jadwal ini penting karena pelebaran jalan harus memberi manfaat nyata bagi arus lalu lintas, bukan hanya menambah pekerjaan fisik. Di Rumbai, pengaspalan jalan lingkar Danau Buatan direncanakan dalam waktu dekat untuk memperbaiki akses warga sekaligus mendukung kunjungan ke kawasan wisata. Akses yang lebih baik juga berpotensi membantu kegiatan UMKM di wilayah pesisir. Namun, hasilnya perlu dinilai dari kelancaran perjalanan sehari-hari dan kemudahan menjangkau destinasi, bukan semata panjang jalan yang diaspal.

Pekanbaru Benahi 47 Kilometer Jalan, 13 Kilometer Masih Dikejar

Keberhasilan diukur setelah jalan digunakan

Angka 47 kilometer menandai kemajuan konkret, sedangkan sisa 13 kilometer menunjukkan pekerjaan yang masih harus dituntaskan. Bagi warga, manfaat perbaikan jalan Pekanbaru baru terasa penuh ketika ruas yang dibenahi aman, nyaman, dan tidak cepat kembali rusak. Karena itu, penyelesaian target 60 kilometer perlu disertai pemeriksaan kualitas, perhatian pada keluhan pengguna, serta perawatan setelah proyek selesai. Rencana jalur lambat Purwodadi pada 2027 dan pengaspalan jalan lingkar Danau Buatan memperluas agenda dari perbaikan kerusakan menuju konektivitas dan akses wisata. Keduanya menjanjikan manfaat, tetapi pelaksanaan yang terukur tetap menjadi penentu. Kesimpulannya, capaian saat ini layak diapresiasi, namun keberhasilan sesungguhnya bukan sekadar memenuhi angka target: pemerintah harus memastikan setiap kilometer memberi manfaat yang tahan lama bagi warga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!