Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Olimpiade Koding Tuban Jangkau 5.551 Siswa SMP

Olimpiade Koding Tuban Jangkau 5.551 Siswa SMP
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Kompetisi koding dengan jangkauan luas

Olimpiade Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Tuban adalah kompetisi antarsiswa yang menguji kemampuan berpikir komputasional melalui soal koding dan konsep kecerdasan artifisial. Nilai terbesarnya bukan semata-mata siapa yang meraih peringkat, melainkan terbukanya pengalaman belajar teknologi bagi ribuan siswa SMP Tuban. Kompetisi perdana ini diinisiasi bersama Dinas Pendidikan Tuban dan diikuti 5.551 peserta setelah pelaksanaan dua hari berakhir. Pada hari pertama, 28 Oktober, sebanyak 3.879 siswa mengikuti ujian, sedangkan 1.671 peserta dijadwalkan menjalani sesi lanjutan pada 29 Oktober. Jumlah hari pertama setara 69,9 persen dari 5.550 peserta yang tercatat dalam laporan awal. Perbedaan angka total itu mencerminkan dua laporan dengan jumlah terdaftar dan jumlah akhir peserta yang tidak sama, sehingga angka 5.551 sebaiknya dipahami sebagai total penyelenggaraan yang dilaporkan setelah acara selesai.

Olimpiade Koding Tuban Jangkau 5.551 Siswa SMP

Akses serentak, pengalaman nyata

Olimpiade digelar serentak di sekolah peserta, dengan banyak lembaga memulai kegiatan sekitar pukul 08.00. Format ini membuat kompetisi menjangkau siswa di lingkungan sekolah masing-masing, bukan hanya mereka yang dapat datang ke satu lokasi pusat. Pemantauan langsung pada hari kedua oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Tuban, R. Mochamad Dani Ramdhani, juga menunjukkan dukungan dinas terhadap penyelenggaraan perdana tersebut. Tim memantau, antara lain, 120 peserta di SMPN 2 Tuban dan 123 siswa di SMPN 4 Tuban. Jangkauan besar ini patut diapresiasi, tetapi keberhasilan kompetisi tidak cukup diukur dari jumlah peserta. Masukan agar edisi berikutnya memuat soal praktik koding menunjukkan arah yang lebih penting: siswa perlu menguji kemampuan membetulkan atau menyempurnakan program, bukan hanya menjawab soal teori.

Nilai menjadi lebih berguna dengan evaluasi

Manfaat paling berkelanjutan dari olimpiade ini mungkin datang setelah ujian selesai. Sekolah peserta akan menerima laporan evaluasi siswa yang mencakup rekap nilai tiap peserta, peringkat internal, daftar enam besar tingkat kabupaten untuk setiap jenjang kelas, serta analisis butir soal. Analisis terhadap 40 soal dapat membantu sekolah melihat penguasaan konsep, materi teori, dan kemampuan bernalar kritis. Dengan begitu, hasil kompetisi bukan sekadar daftar pemenang; guru dapat menggunakannya untuk mengenali materi yang sudah dipahami dan bagian yang masih perlu diperkuat. Sistem penilaian juga mempertimbangkan kecepatan dan ketepatan, bukan hanya jumlah jawaban benar. Namun, laporan baru bernilai jika ditindaklanjuti dalam pembelajaran. Sekolah perlu membaca pola hasil bersama guru, lalu mengubah temuan itu menjadi latihan yang lebih terarah.

Olimpiade Koding Tuban Jangkau 5.551 Siswa SMP

Dukungan perlu berlanjut menjadi pembinaan

Dukungan Disdik Tuban memberi landasan kelembagaan bagi kompetisi koding perdana ini, sementara kerja sama penyelenggara dan sekolah memungkinkan pelaksanaan menjangkau banyak siswa. Langkah berikutnya seharusnya bukan berhenti pada pembagian peringkat, melainkan menjadikan laporan sebagai peta pembinaan. Sekolah dapat memakai analisis soal untuk menentukan materi yang perlu diulang, sementara penyelenggara bisa menyempurnakan format berdasarkan masukan tentang praktik koding dan perangkat ujian. Perbedaan angka peserta dalam laporan awal dan laporan akhir juga mengingatkan pentingnya pencatatan yang jelas pada penyelenggaraan selanjutnya. Secara keseluruhan, olimpiade ini berhasil membuka ruang bagi ribuan siswa untuk berhadapan dengan komputasi dan kecerdasan artifisial. Dampak jangka panjangnya akan ditentukan oleh kemampuan sekolah dan dinas mengubah hasil evaluasi menjadi kesempatan belajar yang lebih baik.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!