Surabaya membuka rangkaian Road to MX Fest
Road to MX Fest adalah rangkaian acara Logitech dan MXperience Club yang mempertemukan komunitas kreatif untuk membahas cara menggunakan teknologi dalam pekerjaan sehari-hari. Pembukaannya berlangsung di ET Space, Spazio Building, Surabaya, pada Sabtu, 24 Oktober 2026, dengan tema “CTRL + SHIFT + AI: Beyond Mastery”. Pilihan Surabaya terasa tepat: kota ini menjadi titik temu bagi desainer, coder, kreator, dan profesional muda yang ingin memahami dampak AI tanpa menyerahkan kendali atas proses berkarya. Bagi Logitech Surabaya, agenda ini lebih menarik sebagai ruang belajar dan berjejaring daripada sekadar peluncuran gagasan teknologi. MXperience Club, komunitas resmi pengguna Logitech MX Series, ikut menghubungkan talenta lokal dalam rangkaian menuju MX Fest 2026. Pesannya jelas: AI dapat membantu mempercepat pekerjaan, tetapi arah dan keputusan kreatif tetap berada di tangan manusia.

AI sebagai pendamping, bukan pengganti kreativitas
Fokus diskusi AI kreator di Surabaya bukan memuja kecanggihan alat, melainkan membahas bagaimana kecerdasan buatan bisa menjadi pendamping kerja yang meningkatkan efisiensi tanpa menghapus peran manusia. Tema acara mengajak desainer, coder, dan kreator mengeksplorasi penggunaan AI dalam proses kreatif, mulai dari merancang hingga membangun karya. Pendekatan ini lebih berguna daripada anggapan bahwa teknologi otomatis menghasilkan ide yang lebih baik: hasil tetap bergantung pada penilaian, konteks, dan tujuan pembuatnya. Logitech menyebut AI sebagai “co-pilot” yang membantu pekerjaan, sementara pengguna tetap memegang kendali. Samuel Ishak Putra, Marcom Manager Logitech Indonesia, mengatakan MXperience Club ingin menjadi ruang bagi talenta Surabaya untuk berjejaring dan mengeksplorasi ide baru. Gagasan itu memberi agenda ini nilai praktis: peserta tidak hanya membicarakan AI, tetapi juga bertukar perspektif dengan orang yang menerapkannya.

Praktisi dan komunitas menghidupkan diskusi
Kekuatan acara terletak pada keragaman pengalaman para MXpert, bukan hanya pada satu sudut pandang tentang AI. Pembicara yang hadir mencakup Edward Sudjono, Senior Product Designer di Tiket.com; Theodore Rivaldo, Content Creator & CPTO; Feliks Hindrawan, pendiri LIFEATSUROBOYO dan LIFEATJKT; Nusendra Hanggarawan, AI-Optimized Software Engineer; serta Aqila Rania, Productivity Content Creator & Designer. Ada pula Andy Gondowijoyo, Anika Putri, Della Miranti, Imam Sutono, dan Samuel Ishak Putra dari Logitech Indonesia. Selain sesi edukasi dan diskusi interaktif, acara menghadirkan Live Podcast on Stage tentang AI dalam produktivitas dan pekerjaan kreatif. Rekamannya dapat ditonton melalui kanal YouTube MXperience Club, sehingga pembahasan tetap bisa dijangkau oleh mereka yang tidak hadir langsung. Dukungan komunitas lokal, termasuk Google Developer Group Surabaya dan Portolabs.id, memperkuat fungsi acara sebagai ruang temu lintas profesi.

Dari Surabaya menuju puncak di Jakarta
Surabaya merupakan kota pertama dalam rangkaian Road to MX Fest 2026, yang berlanjut ke Bandung sebelum mencapai acara puncak di Jakarta pada 14 November 2026. Susunan ini memberi tur tersebut arah yang lebih kuat: pembahasan dan jejaring lokal menjadi pengantar menuju pertemuan yang lebih besar, bukan agenda yang berdiri sendiri. Bagi peserta, manfaat utamanya ada pada kesempatan menguji gagasan tentang AI bersama praktisi dan komunitas, lalu membawa wawasan itu kembali ke alur kerja masing-masing. Logitech dan MXperience Club mengangkat pertanyaan yang tepat untuk kreator hari ini: bagaimana memakai alat baru dengan efektif tanpa mengorbankan pertimbangan manusia? Jika diskusi di Surabaya menjadi cerminan rangkaian berikutnya, MX Fest 2026 punya peluang menawarkan percakapan yang lebih membumi daripada sekadar tren teknologi. Kesimpulannya, AI paling berguna ketika memperluas kemampuan kreator, bukan mengambil alih keputusan mereka.






