Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Debut Internasional hingga Comeback di Usia 70

Dari Debut Internasional hingga Comeback di Usia 70
Minat|Tren Fashion

Runway sebagai ruang untuk memulai lagi

Peragaan busana adalah panggung tempat model menyampaikan karakter koleksi sekaligus membuka peluang baru, baik bagi pendatang baru maupun mereka yang kembali setelah lama absen. Dua kisah terbaru memperlihatkan bahwa jalan menuju runway tidak harus mengikuti satu pola usia atau karier: Kaye Lynn melangkah ke panggung internasional, sedangkan Sandra Gunawan kembali pada usia 70 tahun. Keduanya lebih dari sekadar momen personal; bersama penampilan Jennifer Bachdim dan Patricia Gouw di Jakarta Fashion Week 2027, kisah-kisah ini memperlihatkan wajah runway yang terus berubah. Yang paling menarik bukan hanya siapa yang mengenakan busana, melainkan siapa yang diberi ruang untuk hadir. Industri yang kerap mengaitkan modeling dengan usia muda patut dinilai dari seberapa luas pintunya dibuka. Dari sudut itu, debut dan comeback sama-sama menjadi kabar penting.

Kaye Lynn membawa debutnya ke panggung Jepang

Kaye Lynn menjadi model Indonesia pertama yang berjalan di runway SBI SECURITIES presents TGC KITAKYUSHU 2026, yang berlangsung pada 10 Oktober 2026. TGC merupakan peragaan berskala besar yang digelar dua kali setahun dan berpengaruh terhadap tren mode anak muda Jepang. Debut internasional ini bukan hanya pencapaian individual: Kaye menyebut kesempatan itu sebagai cara membawa identitas Indonesia ke panggung global. Kaye Lynn, yang bernama asli Citta Catherine Gozali, tampil mengenakan busana MURUA dengan kesan edgy dan modern. Di balik penampilan tersebut, ia menghadapi panggung yang lebih besar, pencahayaan yang menyulitkan pandangan ke runway, serta perubahan riasan mata hanya beberapa menit sebelum tampil. Pengalamannya menegaskan bahwa model debut runway memerlukan lebih dari langkah terlatih: kesiapan mental dan kemampuan beradaptasi juga menentukan. Kaye ingin terus mengembangkan diri dan membuka peluang tampil lagi di panggung internasional.

Dari Debut Internasional hingga Comeback di Usia 70

Sandra Gunawan membuktikan runway tak mengenal batas usia

Sandra Gunawan kembali ke dunia peragaan setelah puluhan tahun meninggalkan modeling. Ia memulai karier sebagai peragawati di Surabaya saat berusia 18–19 tahun, sekitar 1974, lalu beralih menekuni bidang kuliner setelah menikah dan memiliki anak. Kini, pada usia 70 tahun, ia menjadi salah satu dari tujuh finalis Miracle Models yang akan membawakan koleksi Memento karya desainer Josephine Ani di runway JFW 2026. Ajang itu menerima lebih dari 500 pendaftar sebelum menyaring 25 semifinalis dan tujuh finalis. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat, tetapi juga menegaskan betapa pentingnya kesempatan yang tidak dibatasi usia. Sandra Gunawan runway bukan sekadar kisah nostalgia; kepulangannya memberi bentuk nyata pada gagasan bahwa karier dapat dimulai kembali. Program yang membuka pintu bagi perempuan lintas usia layak mendapat perhatian, terutama di industri yang sering menetapkan rentang usia peserta.

Dari Debut Internasional hingga Comeback di Usia 70

JFW menghadirkan wajah runway yang beragam

Jakarta Fashion Week menjadi konteks terbaru bagi beragam cerita di runway. Pada JFW 2026, kisah Sandra menyoroti kesempatan bagi model senior untuk kembali tampil. Sementara itu, Jennifer Bachdim dan Patricia Gouw tampil bersama di Jakarta Fashion Week 2027; keduanya disebut tampak kompak, bahkan sekilas seperti kakak-adik. Penampilan bersama mereka menambah warna pada gambaran runway yang tidak hanya bertumpu pada satu jenis pengalaman. Namun, sorotan pada figur terkenal dan cerita comeback saja belum cukup untuk membuktikan bahwa kesempatan telah terbuka merata. Nilai yang lebih berarti muncul ketika panggung memberi ruang bagi latar dan tahap karier berbeda—seperti debut internasional Kaye dan kepulangan Sandra. Jika keragaman ini terus hadir dalam peragaan, runway dapat menjadi tempat yang lebih luas untuk menunjukkan bahwa gaya dan kemampuan tidak memiliki satu batas usia atau satu jalur karier.

Debut dan comeback sama-sama layak dirayakan

Kaye Lynn membuktikan bahwa keberanian melangkah ke panggung yang belum pernah dijalani dapat membuka jalan internasional. Sandra Gunawan menunjukkan bahwa jeda panjang tidak harus menjadi akhir, bahkan ketika seseorang kembali pada usia 70 tahun. Sementara itu, penampilan Jennifer Bachdim dan Patricia Gouw di JFW 2027 mengingatkan bahwa runway selalu dibentuk oleh perpaduan persona dan momen. Ketiga cerita ini berbeda, tetapi pesannya sejalan: industri mode menjadi lebih menarik ketika tidak mengunci kesempatan pada satu usia atau satu tahap karier. Karena itu, model kembali runway seperti Sandra patut dibaca bukan sebagai pengecualian yang menghibur, melainkan sebagai tantangan terhadap kebiasaan lama. Kesimpulannya jelas: panggung mode terbaik bukan hanya memamerkan busana, tetapi juga memberi ruang bagi lebih banyak orang untuk memulai, kembali, dan berkembang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!