Biar Selalu Aman, Ini Hal-Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Rice Cooker!

Sumber gambar utama: choochart choochaikupt via iStock
Rice cooker jadi salah satu "lifesaver" di dapur yang bikin kamu bisa masak nasi tanpa ribet. Tinggal pencet tombol, tunggu beberapa menit, dan nasi hangat pun siap disantap. Tapi, meski terlihat sederhana, penggunaan penanak nasi tetap butuh perhatian.
Ada beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele, padahal bisa merusak perangkat, bikin nasi kurang enak, bahkan mengurangi umur pemakaian alat. Supaya kamu makin paham, yuk pelajari hal-hal penting yang harus dihindari saat menggunakan rice cooker!
1. Memasukkan Beras Tanpa Mengukur Air dengan Tepat
Sumber gambar: ImageDB via iStock
Banyak orang mengira menanak nasi itu soal feeling. Padahal, perbandingan air dan beras yang tidak tepat bisa bikin nasi terlalu lembek atau justru keras. Walau rice cooker modern (termasuk seri rice cooker smart touch) punya fitur cerdas, tetap penting untuk mengukur air sesuai takaran. Setiap jenis beras punya tingkat penyerapan berbeda, jadi kamu perlu menyesuaikan agar hasilnya maksimal.
Selain itu, takaran air yang tidak pas juga bisa memaksa perangkat bekerja lebih berat. Jika terlalu sedikit air, komponen pemanas dapat terlalu panas. Sementara jika terlalu banyak, uap berlebih bisa merembes dan mengotori bagian luar. Jadi, pastikan selalu gunakan takaran yang benar sebelum menekan tombol masak.
2. Menggunakan Panci dalam Kondisi Basah
Kesalahan umum lainnya adalah memasukkan panci ke dalam bodi rice cooker saat bagian luar pancinya masih basah. Hal ini bisa menimbulkan risiko korsleting karena air dapat menghantarkan listrik. Kebiasaan ini juga membuat bagian pemanas cepat rusak karena terkena uap air yang berlebihan dan tidak seharusnya ada.
Kamu cukup mengelap bagian luar panci hingga benar-benar kering sebelum memasukkannya ke unit. Langkah sederhana ini dapat memperpanjang usia perangkat sekaligus menjaga keamanan saat digunakan. Jangan anggap remeh, ya!
3. Menaruh Bahan Tambahan Terlalu Banyak
Sumber gambar: yuryRumovsky via iStock
Beberapa orang suka menambahkan bahan seperti sayuran, daging, atau bumbu langsung ke dalam rice cooker agar lebih praktis. Meskipun ini bisa dilakukan, penggunaan bahan tambahan yang terlalu banyak dapat mengganggu proses memasak. Tekanan uap jadi tidak stabil dan bisa membuat nasi tidak matang merata.
Menambahkan bahan yang mengandung minyak juga berisiko meninggalkan aroma atau residu yang susah dibersihkan. Jika memang ingin membuat menu praktis, gunakan tambahan secukupnya atau pilih perangkat yang memang dirancang untuk multi-masak.
4. Mengabaikan Kebiasaan Membersihkan Bagian Tutup
Bagian tutup, terutama yang memiliki ventilasi uap, sering kali jadi bagian yang terlupakan. Padahal, sisa uap dan cipratan air saat memasak bisa menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap. Jika dibiarkan, kotoran ini dapat menetes kembali ke nasi dan mempengaruhi rasa.
Membersihkan tutup rice cooker secara rutin akan membuat hasil nasi tetap bersih, wangi, dan enak. Untuk jenis penanak nasi yang memiliki komponen tutup tambahan, jangan lupa untuk melepaskan dan mencucinya secara menyeluruh.
5. Menggunakan Rice Cooker Sebagai Penghangat Terlalu Lama
Fitur keep warm memang sangat membantu, tapi membiarkan nasi terlalu lama dalam mode hangat bisa membuat teksturnya mengering atau berubah warna. Tidak hanya itu, makanan yang disimpan terlalu lama pada suhu hangat bisa menurunkan kualitas dan keamanan konsumsi.
Jika kamu ingin menyimpan nasi lebih lama, sebaiknya matikan rice cooker dan pindahkan nasi ke wadah tertutup. Selain lebih higienis, kamu juga bisa menjaga kondisi perangkat agar tidak terus-menerus dipaksa bekerja.
Menggunakan rice cooker memang praktis, tapi tetap perlu kebiasaan yang tepat agar awet dan aman. Hindari kesalahan-kesalahan sederhana di atas supaya masakanmu tetap enak, higienis, dan perangkatmu lebih tahan lama. Kalau kamu sedang mencari rice cooker baru, jangan lupa untuk cek berbagai pilihan produk terbaiknya di KuyBeli, ya!



