Cara Membersihkan Air Cooler Model Tower Fan Biar Udara Tetap Segar

sumber gambar utama: kate korolova via istockphoto.com
Udara dari air cooler kamu mulai berbau nggak enak? Atau hembusannya nggak sedingin dulu? Bisa jadi karena bagian dalamnya sudah kotor dan penuh debu. Air cooler, terutama yang bentuknya mirip tower fan, memang perlu dibersihkan secara rutin biar tetap berfungsi maksimal dan udara yang keluar tetap segar.
Kenapa Air Cooler Harus Dibersihkan Secara Rutin
Air cooler bekerja dengan cara menguapkan air untuk menurunkan suhu udara. Tapi seiring waktu, tangki air, filter pendingin, dan kipasnya bisa jadi tempat berkumpulnya debu dan jamur. Kalau dibiarkan, udara dari alat ini bisa jadi lembap, bau, dan bikin kamu gampang bersin.
Selain itu, debu yang menumpuk juga bikin motor kipas kerja lebih berat sehingga konsumsi listrik naik dan umur alat jadi lebih pendek.
Persiapan Sebelum Bersihin Air Cooler
sumber gambar: kate korolova via istockphoto.com
Sebelum mulai, pastikan air cooler dalam keadaan mati dan colokannya sudah dicabut. Siapkan beberapa alat sederhana seperti:
Lap microfiber bersih
Sikat kecil atau kuas lembut
Cairan pembersih ringan atau campuran air dan cuka
Vacuum cleaner kecil (opsional)
Kamu nggak butuh alat khusus. Yang penting, pastikan semua bagian bisa dijangkau tanpa merusak komponen di dalamnya.
Cara Bersihin Bagian Luar Air Cooler
Mulailah dari bagian luar bodi. Gunakan lap lembap untuk mengelap permukaan depan dan samping. Bagian kisi angin biasanya jadi tempat paling banyak debu menempel. Kalau model tower kamu punya kisi yang bisa diputar, arahkan ke satu sisi agar bagian dalam mudah dijangkau.
Kamu bisa pakai kuas lembut untuk mengangkat debu dari sela-sela kisi tanpa harus bongkar. Setelah itu, keringkan dengan lap kering.
Membersihkan Tangki Air
Tangki air adalah bagian yang paling penting dibersihkan karena jadi sumber kelembapan utama. Keluarkan tangki dari unit, buang sisa airnya, lalu bersihkan dengan air sabun hangat. Kalau ada noda kerak atau bau, tambahkan sedikit cuka putih dan diamkan 10–15 menit sebelum dibilas. Pastikan tangki benar-benar kering sebelum kamu pasang lagi, supaya tidak jadi sarang jamur.
Bersihkan Filter Pendingin atau Cooling Pad
Bagian ini berfungsi sebagai “jantung” air cooler yang menyalurkan udara dingin. Lepas cooling pad-nya dengan hati-hati sesuai petunjuk manual. Bilas dengan air mengalir untuk menghilangkan debu, lalu semprotkan sedikit larutan cuka untuk membunuh bakteri.
Keringkan sepenuhnya di tempat teduh sebelum dipasang kembali. Jangan jemur di bawah sinar matahari langsung karena bisa bikin bahan cooling pad cepat rapuh.
Cek dan Bersihkan Bagian Kipas
Kalau kamu bisa melihat bilah kipas dari kisi depan, bersihkan bagian itu dengan kuas kecil atau vacuum portable. Jangan pakai benda tajam karena bisa merusak permukaan kipas. Kalau ada debu menempel di motor bagian dalam, cukup bersihkan dari luar tanpa membuka casing, supaya komponen elektronik tetap aman.
Tips Supaya Air Cooler Tetap Awet
sumber gambar: mumemories via istockphoto.com
Ganti air di tangki setiap hari, jangan biarkan mengendap lebih dari 24 jam.
Bersihkan cooling pad minimal dua minggu sekali.
Hindari menggunakan air yang mengandung banyak mineral, karena bisa menimbulkan kerak.
Simpan air cooler di tempat kering saat tidak digunakan.
Kebersihan air cooler nggak cuma bikin udara terasa lebih sejuk, tapi juga bikin alatmu lebih tahan lama dan hemat energi.
Kesimpulan
Air cooler model tower fan memang praktis, tapi tetap butuh perawatan rutin supaya performanya maksimal. Membersihkannya nggak susah, asal kamu tahu bagian mana yang harus diperhatikan.
Kalau kamu lagi cari air cooler yang mudah dibersihkan, hemat listrik, dan punya fitur pendinginan cepat, cek rekomendasi air cooler tower fan terbaik di sini.
Udara segar, ruangan nyaman, dan alat yang awet semua bisa kamu dapat kalau kamu rawat dengan benar.



