4 Cara Simpel Merawat Timbangan Badan Digital Agar Awet dan Tidak Error

Sumber gambar utama: dachazworks via iStock
Timbangan badan digital sekarang jadi salah satu alat wajib di rumah, apalagi buat kamu yang peduli dengan kesehatan dan bentuk tubuh. Dengan alat ini, kamu bisa tahu berat badan secara akurat hanya dalam hitungan detik.
Namun sayangnya, banyak orang lupa bahwa timbangan digital juga butuh perawatan supaya tetap presisi dan nggak cepat rusak. Kalau dibiarkan begitu saja, timbangan bisa error, hasilnya meleset, atau bahkan mati total. Nah, biar nggak kejadian begitu, yuk simak cara merawat timbangan badan digital biar awet dan tetap akurat!
1. Jaga Kebersihan dan Penempatan Timbangan
Sumber gambar: PORNCHAI SODA via iStock
Timbangan badan digital sebaiknya selalu diletakkan di tempat yang datar dan kering. Jangan taruh di atas karpet atau permukaan yang tidak rata karena bisa membuat sensor di bagian bawah bekerja tidak stabil. Pilih lantai keramik atau kayu yang rata supaya hasil pengukuran tetap akurat. Hindari juga meletakkannya di tempat lembap seperti kamar mandi karena kelembapan bisa merusak sirkuit elektronik di dalam timbangan.
Kamu juga perlu rutin membersihkan timbangan dengan kain lembut yang sedikit dibasahi. Jangan pernah menggunakan cairan pembersih keras atau menyemprot langsung ke permukaannya. Cukup usap dengan lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran yang bisa mengganggu sensor berat. Dengan begitu, tampilan layar tetap jernih dan alatnya tetap bekerja optimal.
2. Rawat Baterai dan Hindari Penggunaan Berlebihan
Timbangan badan digital biasanya menggunakan baterai kecil seperti tipe CR2032 atau AAA. Pastikan kamu mengganti baterainya secara berkala sebelum benar-benar habis. Jika baterai sudah mulai lemah, biasanya layar akan berkedip atau hasil pengukuran jadi tidak stabil. Segera ganti baterai baru agar timbangan tetap bisa berfungsi dengan baik.
Selain itu, hindari menginjak timbangan terlalu sering atau menggunakan alat ini untuk mengukur benda berat yang bukan manusia. Sensor di dalam timbangan digital dirancang khusus untuk berat tubuh manusia, jadi kalau sering digunakan untuk menimbang barang lain, akurasinya bisa menurun. Gunakan seperlunya saja agar umur sensornya lebih panjang.
3. Kalibrasi dan Perhatikan Cara Penggunaan
Sumber gambar: Abu Khoir via iStock
Sama seperti alat ukur lainnya, timbangan badan digital juga butuh kalibrasi agar hasilnya tetap akurat. Kamu bisa melakukan kalibrasi manual dengan menyalakan timbangan, menunggu angka nol muncul, lalu memastikan tidak ada beban di atasnya selama proses tersebut. Beberapa merek juga memiliki fitur auto calibration, jadi pastikan kamu membaca petunjuk penggunaan sebelum memakainya.
Selain kalibrasi, penting juga untuk menggunakan timbangan di waktu yang konsisten, misalnya setiap pagi sebelum sarapan. Hal ini membuat hasil pengukuran berat badan kamu lebih akurat dan mudah dibandingkan dari waktu ke waktu. Ingat, hasil yang berubah sedikit bukan berarti timbangan error, kadang tubuh kamu memang sedang mengalami fluktuasi berat alami.
4. Simpan dengan Benar dan Hindari Guncangan
Banyak orang asal menaruh timbangan setelah digunakan, padahal cara penyimpanan juga berpengaruh pada ketahanan alat. Jangan menaruh timbangan badan digital di tempat yang mudah jatuh atau terkena guncangan. Sensor di dalamnya sangat sensitif dan bisa rusak jika terjatuh. Simpan di sudut ruangan yang aman, datar, dan tidak sering dilalui orang.
Kalau kamu jarang menggunakannya, sebaiknya lepaskan baterai agar tidak bocor atau merusak komponen dalam timbangan. Tips kecil ini bisa memperpanjang umur timbangan digital kamu hingga bertahun-tahun.
Merawat timbangan badan digital sebenarnya nggak ribet, asal kamu tahu cara yang benar. Dengan menjaga kebersihan, mengganti baterai secara berkala, dan menggunakan dengan hati-hati, alat ini bisa tetap akurat dan tahan lama.
Nah, kalau kamu lagi mencari timbangan digital baru dengan fitur modern dan harga terbaik, coba deh cek di KuyBeli! Atau bisa juga lihat rekomendasi di bawah ini:



