Bye-Bye Iritasi! Ini Cara Mencukur Bulu Ketiak dengan Benar Biar Kulit Tetap Halus Tanpa Luka

Sumber gambar utama: Dejan Marjanovic via iStock
Menjaga area ketiak tetap bersih dan rapi sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri banyak orang. Tapi sayangnya, masih banyak yang mengalami masalah setelah mencukur seperti kulit perih, gatal, atau bahkan bruntusan. Nah, biar kamu nggak lagi ngalamin drama setelah cukur, yuk pelajari cara mencukur bulu ketiak dengan benar supaya kulit tetap halus dan bebas iritasi!
1. Persiapan Sebelum Mencukur, Jangan Langsung Sikat!
Sebelum mencukur, penting banget untuk memastikan area ketiak dalam kondisi bersih. Cuci ketiak dengan sabun lembut dan air hangat untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan bakteri yang bisa menyebabkan iritasi setelah cukur. Air hangat juga membantu membuka pori-pori serta melunakkan rambut, sehingga proses mencukur jadi lebih mudah.
Selain itu, kamu bisa melakukan exfoliating ringan menggunakan scrub lembut atau kain halus. Tujuannya untuk mengangkat sel kulit mati yang bisa menghambat gerakan pisau cukur. Dengan begitu, hasil cukur lebih halus dan risiko bulu tumbuh ke dalam (ingrown hair) bisa diminimalkan.
2. Pilih Alat Cukur yang Tepat: Manual vs Elektrik
Sumber gambar: Volodymyr Kalyniuk via iStock
Pemilihan alat cukur sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Jika kamu suka hasil yang lebih rapi dan presisi, pisau cukur manual bisa jadi pilihan. Tapi kalau kamu ingin yang juga lebih praktis dan minim risiko luka, coba gunakan alat cukur bulu ketiak elektrik. Alat ini biasanya memiliki pelindung khusus di bagian kepala pencukur, sehingga tidak langsung bersentuhan keras dengan kulit.
Selain lebih aman, alat cukur bulu ketiak elektrik juga cocok buat kamu yang punya kulit sensitif. Beberapa model bahkan bisa digunakan dalam kondisi kulit basah atau kering, jadi fleksibel banget untuk digunakan kapan saja. Untuk hasilnya, tentu saja tidak kalah rapi juga dengan alat cukur manual. Terakhir, pastikan kamu selalu membersihkan alat cukur setelah dipakai agar tetap higienis dan awet.
3. Teknik Mencukur yang Benar, Ikuti Arah Tumbuh Rambut
Banyak yang salah kaprah saat mencukur bulu ketiak dengan menggerakkan pisau ke segala arah supaya cepat bersih. Padahal, hal ini justru bisa memicu iritasi dan luka kecil. Cara mencukur bulu ketiak yang benar adalah mengikuti arah tumbuh rambut terlebih dahulu, baru jika masih ada sisa, cukur perlahan dari arah berlawanan.
Gunakan krim atau gel cukur agar pisau bisa meluncur lebih halus di permukaan kulit. Hindari menekan pisau terlalu keras karena bisa menyebabkan kulit tergores. Setelah selesai, bilas area ketiak dengan air dingin untuk menutup pori-pori dan kurangi kemerahan.
4. Perawatan Setelah Mencukur Biar Kulit Tetap Tenang
Sumber gambar: apomares via iStock
Setelah mencukur, jangan langsung mengaplikasikan deodorant atau produk berbahan alkohol ya, karena kulit masih sensitif dan bisa terasa perih. Gunakan pelembap ringan atau aloe vera gel untuk menenangkan kulit dan menjaga kelembapan alami.
Selain itu, usahakan untuk tidak menggaruk atau menggosok area ketiak setelah mencukur. Jika kamu mencukur secara rutin, berikan jeda minimal dua hari antar sesi cukur supaya kulit sempat pulih sepenuhnya. Dengan begitu, kulit ketiak kamu akan tetap halus, lembut, dan bebas iritasi.
Mencukur bulu ketiak nggak harus jadi pengalaman yang bikin iritasi kalau kamu tahu langkah yang benar. Mulai dari persiapan, pemilihan alat, hingga perawatan setelah mencukur—semuanya punya peran penting untuk hasil akhir yang bersih dan nyaman.
Kalau kamu lagi cari alat cukur terbaik atau ingin membandingkan harga alat cukur bulu ketiak elektrik dari berbagai merek, kamu bisa langsung cek di KuyBeli. Di sana, kamu bisa membandingkan harga dan penawaran dari berbagai e-commerce dalam satu tempat tanpa perlu bolak-balik buka banyak aplikasi. Yuk, rawat diri dengan cara yang lebih cerdas dan praktis bersama KuyBeli!




