Beda Jus, Jus Blenderan, dan Smoothie yang Perlu Kamu Tahu

sumber gambar utama: svetikd via istockphoto.com
Kamu mungkin sering dengar orang bilang, “Aku minum jus tiap pagi!” Tapi pas dilihat, ternyata yang diminum bukan jus, melainkan smoothie, atau malah cuma buah diblender. Ketiganya memang sama-sama berbahan dasar buah, tapi ternyata beda banget dari cara bikin sampai manfaatnya.
Jus Itu Apa Sih Sebenarnya?
sumber gambar: simpson33 via istockphoto.com
Jus adalah minuman hasil dari memeras buah untuk diambil sarinya saja. Jadi, serat dan ampasnya dipisahkan. Biasanya jus dibuat dengan alat juicer, bukan blender. Karena hanya sarinya yang diambil, tekstur jus jadi cair dan ringan.
Jus cocok banget buat kamu yang mau minuman segar dan cepat diserap tubuh. Nutrisi seperti vitamin dan mineral mudah masuk ke aliran darah karena nggak ada serat yang memperlambat pencernaan. Tapi, karena seratnya hilang, kamu bakal lebih cepat lapar lagi setelah minum jus.
Kalau kamu suka rasa jus jeruk yang halus dan segar tanpa ampas, pemeras jeruk elektrik bisa jadi pilihan praktis buat bikin jus di rumah tanpa ribet.
Smoothie, Versi Lebih Padat dan Mengenyangkan
sumber gambar: bhofack2 via istockphoto.com
Smoothie dibuat dengan cara memblender seluruh bahan tanpa disaring. Artinya, serat dari buah tetap ikut diminum. Biasanya smoothie juga dicampur bahan lain seperti yogurt, susu, madu, atau oats.
Karena teksturnya lebih kental dan padat, smoothie sering dipakai sebagai pengganti sarapan atau camilan sehat. Serat di dalamnya bikin kamu kenyang lebih lama dan bantu menjaga sistem pencernaan tetap lancar.
Smoothie juga bisa dikreasikan sesuka kamu misalnya campur pisang, stroberi, dan susu almond untuk rasa manis alami tapi tetap sehat.
Jus Blenderan, Simpel tapi Tetap Bergizi
sumber gambar: miguel guasch fuxa via istockphoto.com
Kalau kamu cuma masukkan buah ke blender tanpa tambahan apa pun dan nggak menyaring hasilnya, itu bukan jus dan bukan smoothie tapi buah diblender. Cara ini paling sederhana dan alami karena semua bagian buah tetap dikonsumsi tanpa tambahan bahan lain.
Bedanya dengan smoothie terletak di komposisi. Smoothie biasanya dicampur bahan lain yang menambah rasa dan tekstur, sementara buah diblender cuma satu jenis bahan. Kandungan nutrisinya tetap lengkap, tapi rasanya bisa agak plain tergantung buah yang kamu pilih.
Cara ini cocok buat kamu yang mau konsumsi buah cepat tanpa potong-potong, tapi tetap ingin manfaat alami dari seratnya.
Mana yang Lebih Sehat?
Sebenarnya semua tergantung kebutuhan kamu.
Jus bagus untuk asupan cepat vitamin dan mineral, terutama setelah olahraga atau saat butuh energi instan.
Smoothie lebih cocok buat pengganti makan ringan karena kaya serat dan bikin kenyang lebih lama.
Jus blenderan bisa jadi pilihan paling natural tanpa tambahan apa pun.
Yang penting, hindari tambahan gula berlebihan. Buah sendiri sudah punya gula alami yang cukup untuk memberi rasa manis segar.
Alat yang Tepat Biar Hasilnya Maksimal
Supaya hasil jus atau smoothie kamu lebih maksimal, alat yang digunakan juga penting. Untuk jus, gunakan slow juicer biar sari buah keluar sempurna tanpa merusak enzim dan nutrisi penting. Slow juicer bekerja perlahan tapi lebih efisien dibanding blender biasa.
Sedangkan kalau kamu lebih suka jus jeruk segar, pemeras jeruk elektrik bisa jadi pilihan cepat tanpa repot nyaring ampasnya. Cukup tekan dan biarkan mesin bekerja, jus langsung siap diminum.
Dengan alat yang tepat, kamu bisa menikmati jus dan smoothie yang lebih segar, sehat, dan higienis tanpa ribet.
Kesimpulan
Jus, smoothie, dan jus blenderan memang terlihat mirip, tapi ternyata beda banget dari kandungan sampai manfaatnya. Jus menyegarkan dan cepat diserap tubuh, smoothie lebih mengenyangkan, sementara buah diblender tetap alami tanpa tambahan bahan.
Kalau kamu mau mulai hidup sehat dan bikin minuman bergizi di rumah, pastikan kamu pakai alat yang tepat.
Bikin jus segar dan sehat di rumah dengan slow juicer atau pemeras jeruk elektrik pilihan kamu di sini!




