Hati-hati Volume! Ini Batas Aman Pakai Earphone saat Olahraga Menurut WHO

user avatar
aldea·10/17/2025T03:53Z
点赞
Hati-hati Volume! Ini Batas Aman Pakai Earphone saat Olahraga Menurut WHO

sumber gambar: Tima Miroshnichenko via pexels

Earphone atau headphone adalah partner wajib saat olahraga, menemani mulai dari lari di taman hingga sesi workout di gym. Namun, kenyamanan mendengarkan musik dari earphone bluetooth sering kali membawa risiko kesehatan serius yang tersembunyi. Ada tiga faktor krusial yang harus kita perhatikan saat menggunakan earphone wireless dalam kondisi aktif: volume, durasi, dan keringat.

Faktor pertama dan paling berbahaya adalah volume. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), batas aman paparan suara harian yang tidak merusak telinga adalah 85 desibel (dB)—setara dengan kebisingan lalu lintas kota yang padat. Masalahnya, ketika kita olahraga di lingkungan bising, sering kali kita refleks menaikkan volume headphone hingga 90 dB, bahkan 100 dB. Paparan suara di atas batas aman ini, terutama jika terjadi secara rutin, dapat merusak sel-sel rambut halus (sel cilia) di telinga bagian dalam. Kerusakan sel ini bersifat permanen dan berujung pada gangguan pendengaran atau Tinnitus (telinga berdenging). Para ahli menyarankan untuk menerapkan "Aturan 60/60": batasi volume maksimal 60% dan durasi penggunaan maksimal 60 menit berturut-turut.

9e302946-b7ef-4e11-9474-8fe8f2c407bb.jpeg

sumber gambar: Julia Larson via pexels

Faktor kedua yang sering diabaikan adalah keringat dan kebersihan. Sesi workout yang intens menghasilkan banyak keringat dan kelembaban di dalam lubang telinga. Ketika earphone dimasukkan, kelembaban ini terperangkap. Lingkungan yang hangat dan lembab ini adalah tempat ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Jika earphone tidak dibersihkan dengan baik setelah sesi olahraga, risiko infeksi telinga luar (Otitis Eksterna) akan meningkat. Karena itu, sangat penting memilih earphone yang memiliki ketahanan air dan keringat (setidaknya rating IPX4) dan selalu mengelapnya hingga kering.

Penting juga memperhatikan jenis headphone. Earphone jenis in-ear (yang masuk ke liang telinga) cenderung lebih berbahaya karena menempatkan sumber suara lebih dekat ke gendang telinga. Baik earphone bluetooth maupun yang berkabel, selalu perhatikan intensitas dan durasi penggunaan demi menjaga kesehatan pendengaran kita untuk jangka panjang.

Artikel Terkait

sumber gambar utama: andrea piacquadio via pexels.comPernah nggak kamu ngerasa tiba-tiba telinga panas atau kepala agak nyut-nyutan gara-gara pakai headphone kelamaan? Padahal awalnya cuma mau denger musik biar fokus kerja atau nugas. Banya
Berapa Lama Sih Aman Pakai Headphone Saat Kerja di Laptop? Ini Tips Biar Nggak Ganggu Telinga

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Sumber gambar utama: choochart choochaikupt via iStockMemilih rice cooker yang tepat bukan hanya soal merek atau fitur, tetapi juga soal kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan harian. Banyak orang akhirnya merasa nasi terlalu cepat habis at
Cara Menentukan Kapasitas Rice Cooker yang Ideal
Sumber gambar utama:yktr via iStockMemilih alat masak yang tepat di dapur bisa sangat memengaruhi kualitas makanan sehari hari, terutama untuk menu pokok seperti nasi. Saat ini, pilihan antara rice cooker digital dan rice cooker konvensiona
Memahami Perbedaan Rice Cooker Digital dan Konvensional
Sumber gambar utama: Gonzalo Calle Asprilla via iStockHidup sebagai anak kos menuntut segalanya serba praktis, termasuk urusan memasak. Rice cooker mini menjadi solusi favorit karena ukurannya ringkas, hemat listrik, dan mudah digunakan. Na
Anak Kos Wajib Tahu! Ini Cara Menggunakan Rice Cooker Mini dengan Aman