Tim TWS atau Headphone? Duel Audio Anak Kereta!

user avatar
aldea·10/15/2025T08:41Z
点赞
Tim TWS atau Headphone? Duel Audio Anak Kereta!

sumber gambar: Ivan Mani via unsplash

Perjalanan harian di kereta selalu identik dengan satu hal: kebisingan. Mulai dari deru roda, pengumuman stasiun, sampai obrolan penumpang, semua menuntut kita punya peredam suara yang andal. Pilihan jatuh pada dua jagoan audio nirkabel: True Wireless Stereo (TWS) dan Headphone Over-Ear.

Lantas, mana yang paling pas jadi teman setia commuting? Jawabannya tergantung prioritas. Mari kita bedah kelebihan dan kekurangan keduanya bagi anak kereta.

Ronde 1: Isolasi Kebisingan (ANC)

d3b87c25-ff55-4dd2-b59d-2a09284fc5c7.jpeg

sumber gambar: C D-X via unsplash

Ini adalah ronde paling krusial.

  • Headphone Over-Ear: Biasanya unggul. Bantalan busa besar yang menutupi seluruh telinga memberikan isolasi pasif yang superior. Ditambah fitur Active Noise Cancellation (ANC), suara bising kereta sering kali bisa diredam lebih maksimal. Hasilnya? Audio yang lebih imersif dan ketenangan yang lebih nyata.

  • TWS: Fitur ANC sudah banyak ditemui di TWS modern. Kekuatannya bagus, tapi cenderung harus fit sempurna di lubang telinga agar efektif. TWS unggul di Ambient Mode, di mana kita bisa mendengar pengumuman stasiun tanpa perlu mencopot earbud.

Pemenang Ronde: Headphone Over-Ear, jika prioritasnya adalah peredaman bising total yang paling maksimal.

Ronde 2: Portabilitas dan Kepraktisan

Ini adalah pertimbangan utama saat berdesakan di gerbong.

  • TWS: Jelas juaranya. Bentuknya mungil, mudah masuk saku celana atau tas kecil. Tidak perlu repot dengan headband yang tersangkut ransel saat berdesakan.

  • Headphone Over-Ear: Ukurannya besar. Walaupun banyak yang bisa dilipat, tetap memakan tempat di tas. Risiko terbentur tas orang lain saat berdiri juga lebih tinggi. Tapi, banyak orang merasa lebih nyaman dipakai berjam-jam karena tidak menekan lubang telinga.

Pemenang Ronde: TWS, mutlak untuk yang mengutamakan kepraktisan dan tidak mau ribet.

Ronde 3: Daya Tahan Baterai

ecb73ebc-58a3-46fb-b459-102904374b45.jpeg

sumber gambar: Brian Asare via unsplash

Perjalanan pulang-pergi yang panjang menuntut baterai yang tahan lama.

  • Headphone Over-Ear: Unggul telak. Karena baterai besar, sekali charge bisa tahan 20-30 jam (dengan ANC on). Cocok untuk yang sering lupa nge-charge.

  • TWS: Daya tahan earbud biasanya 5-8 jam. Untungnya, casing-nya berfungsi sebagai power bank yang bisa mengisi ulang penuh 2-3 kali. Tetap harus rajin nge-charge casing.

Pemenang Ronde: Headphone Over-Ear, untuk perjalanan maraton tanpa khawatir kehabisan daya.

Kesimpulan: Mana Pilihan Anak Kereta Sejati?

Prioritas Utama

Pilihan Terbaik

Alasannya

Ketenangan Maksimal

Headphone Over-Ear

Isolasi pasif + ANC yang lebih kuat meredam deru kereta.

Kepraktisan dan Mobilitas

TWS

Ringkas, tidak makan tempat, dan mudah dibawa lari-lari mengejar kereta.

Panggilan Telepon (Mic)

TWS Modern

Banyak TWS sudah dilengkapi multi-mic dengan fitur Environmental Noise Cancellation (ENC) yang jago memfilter suara bising kereta saat kita teleponan.

Pilihan kembali ke gaya commuting masing-masing. Kalau tasnya besar dan mau fokus penuh, pilih Headphone. Kalau sukanya minimalis dan tetap waspada dengan Ambient Mode, TWS adalah jawabannya.

Artikel Terkait

sumber gambar utama: andrii lemelyanenko via istockphoto.comPemakaian earphone sudah jadi kebiasaan harian. Kamu pakai buat belajar, kerja, nonton, atau sekadar dengerin musik. Masalahnya, banyak orang tidak sadar kalau volume yang terlalu
11/18/2025T04:08Z
Batas Volume Earphone yang Aman untuk Semua Usia

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

Sumber gambar utama: choochart choochaikupt via iStockMemilih rice cooker yang tepat bukan hanya soal merek atau fitur, tetapi juga soal kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan harian. Banyak orang akhirnya merasa nasi terlalu cepat habis at
Cara Menentukan Kapasitas Rice Cooker yang Ideal
Sumber gambar utama:yktr via iStockMemilih alat masak yang tepat di dapur bisa sangat memengaruhi kualitas makanan sehari hari, terutama untuk menu pokok seperti nasi. Saat ini, pilihan antara rice cooker digital dan rice cooker konvensiona
Memahami Perbedaan Rice Cooker Digital dan Konvensional
Sumber gambar utama: Gonzalo Calle Asprilla via iStockHidup sebagai anak kos menuntut segalanya serba praktis, termasuk urusan memasak. Rice cooker mini menjadi solusi favorit karena ukurannya ringkas, hemat listrik, dan mudah digunakan. Na
Anak Kos Wajib Tahu! Ini Cara Menggunakan Rice Cooker Mini dengan Aman