4 Kesalahan Saat Menggunakan Detergen yang Bikin Baju Cepat Rusak

Sumber gambar utama: Evgeniy Skripnichenko via iStock
Merawat pakaian sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, asal kamu tahu cara yang tepat. Salah satu hal penting adalah penggunaan detergen. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan kecil saat mencuci menggunakan detergen, yang justru membuat baju cepat rusak, warnanya pudar, atau serat kain jadi kasar. Padahal, fungsi utama detergen adalah membersihkan pakaian tanpa merusak kualitasnya.
Nah, supaya kamu bisa lebih berhati-hati saat menggunakan produk pembersih pakaian tersebut, kamu perlu tahu apa saja kesalahan saat menggunakan detergen yang sering terjadi dan bagaimana cara menghindarinya.
1. Menggunakan Detergen Terlalu Banyak
Banyak yang berpikir bahwa semakin banyak detergen yang dipakai, maka hasil cucian akan semakin bersih. Nyatanya, hal ini justru membuat pakaian lebih cepat rusak. Sisa detergen yang tidak larut bisa menempel di serat kain, menyebabkan pakaian terasa kaku, kusam, bahkan menimbulkan iritasi pada kulit.
Baik detergen bubuk maupun detergen cair, keduanya tetap harus digunakan sesuai takaran. Kamu bisa menyesuaikan jumlahnya dengan kapasitas mesin cuci atau banyaknya cucian. Ingat, takaran yang tepat tidak hanya menjaga kebersihan baju, tetapi juga memperpanjang umur pakaianmu.
2. Tidak Melarutkan Detergen Bubuk dengan Benar
Sumber gambar: Artphoto13 via iStock
Poin yang satu ini khusus untuk kamu yang menggunakan detergen bubuk. Adapun, kesalahan yang biasa terjadi adalah tidak melarutkan detergen bubuk sebelum digunakan. Banyak orang langsung menuangkannya ke dalam cucian tanpa memastikan sudah larut sempurna. Akibatnya, ada butiran yang menempel di pakaian dan meninggalkan noda putih yang sulit hilang.
Kalau kamu lebih suka memakai detergen cair, biasanya lebih mudah larut dan menyebar rata. Namun, tetap saja penting untuk memastikan detergen tercampur baik dengan air sebelum proses pencucian dimulai. Dengan begitu, hasil cucian akan lebih bersih dan pakaian tetap awet.
3. Menggunakan Air yang Salah Suhu
Suhu air juga berpengaruh terhadap efektivitas detergen. Banyak yang asal mencuci dengan air panas atau dingin tanpa memperhatikan jenis kain. Air panas bisa membuat warna pakaian cepat pudar, terutama untuk baju berwarna cerah. Sementara itu, air yang terlalu dingin kadang tidak mampu melarutkan detergen dengan baik.
Idealnya, sesuaikan suhu air dengan instruksi perawatan yang ada di label pakaian. Hal ini tidak hanya membantu detergen bekerja maksimal, tetapi juga menjaga tekstur kain tetap lembut dan nyaman dipakai.
4. Mencampur Semua Jenis Pakaian
Sumber gambar: Photo by Rafa Elias via Getty Images
Mencuci semua pakaian sekaligus memang praktis, tetapi cara ini bisa mempercepat kerusakan kain. Baju berbahan lembut seperti sutra atau katun tipis sebaiknya tidak dicampur dengan jeans atau handuk yang lebih tebal. Tekstur kasar dari pakaian tebal dapat merusak serat pakaian halus, apalagi jika jumlah detergen berlebih.
Solusi terbaik adalah memisahkan pakaian berdasarkan jenis bahan dan warna. Dengan begitu, detergen bisa bekerja lebih efektif dan pakaianmu tetap terjaga kualitasnya.
Menggunakan detergen dengan cara yang tepat ternyata sangat berpengaruh terhadap umur pakaian. Mulai dari takaran, cara melarutkan, hingga pemisahan jenis pakaian, semuanya harus diperhatikan agar baju tetap awet dan nyaman dipakai.
Kalau kamu sedang mencari detergen bubuk atau detergen cair terbaik, berikut kami punya rekomendasinya untukmu:
Tunggu apa lagi? Yuk, langsung saja klik produk yang kamu mau dan checkout sekarang juga!






