5 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan, Bagus untuk Daya Tahan Tubuh

user avatar
NadaQ·08/28/2025T03:38Z
点赞
5 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan, Bagus untuk Daya Tahan Tubuh

Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal dengan kandungan gizinya yang luar biasa tinggi. Bubuk daun ini juga kerap digunakan sebagai suplemen untuk membantu mencegah dan mengobati beberapa penyakit.

Kalau kamu ingin mencoba memasukkan daun kelor dalam pola hidup sehat, di sini bakal dibahas manfaat, dosis aman, risiko kesehatan, hingga pilihan produk praktisnya.

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

d64822ee-cf7d-4bbc-9b06-97b20e8d48f1.jpeg

Foto: Alex Walker via Gettyimages


Tanaman ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional hingga dikembangkan menjadi suplemen modern. Dilansir laman Nourish by WebMD, bubuk kelor mengandung protein, mineral, asam amino, kaya antioksidan dan flavonoidnya.

Berikut adalah beberapa manfaat utama dari daun kelor yang bisa kamu rasakan:

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daun kelor kaya akan vitamin C, A, dan zat besi yang dapat membantu memperkuat sistem imun. Dengan konsumsi rutin, tubuh kamu lebih siap menghadapi infeksi virus atau bakteri. Antioksidannya juga melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

2. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

Bagi kamu yang memiliki risiko diabetes, daun kelor bisa jadi pilihan alami untuk membantu menstabilkan gula darah.

Kandungan isothiocyanate di dalamnya bekerja mengontrol kadar gula agar tetap seimbang. Mengonsumsi daun kelor dalam bentuk bubuk atau teh bisa mendukung pengelolaan kesehatan harian.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Daun kelor memiliki senyawa yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL). Hal ini bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Dengan gaya hidup sehat dan tambahan konsumsi daun kelor, jantung kamu lebih terlindungi.

4. Membantu Proses Detoksifikasi Tubuh

Kaya akan antioksidan dan serat, daun kelor mendukung proses detoks alami tubuh. Racun yang menumpuk dapat berkurang kalau kamu mengonsumsinya secara rutin. Selain itu, metabolisme tubuh pun jadi lebih seimbang.

5. Efek Anti-Peradangan

Mengonsumsi obat anti-inflamasi seperti bubuk kelor secara teratur, membantu memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kanker payudara. Para perempuan bisa memperoleh manfaat dari pengobatan anti-inflamasi dengan tanaman ini.

Tips Mengolah Daun Kelor

836a93c6-26fd-4178-8b04-d613ba054b94.jpeg

Foto: fcafotodigital via Gettyimages


Supaya manfaatnya optimal, daun kelor perlu diolah dengan cara yang tepat. Ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu coba di rumah:

1. Dijadikan Teh Herbal

Kamu bisa mengeringkan daun kelor, lalu menyeduhnya dengan air panas. Teh ini bisa diminum setiap pagi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Rasanya ringan dan menenangkan, cocok untuk menemani rutinitas harian.

Produk seperti Daun Kelor Organik by Rempah Bu Risma bisa menjadi pilihan alami kalau kamu ingin konsumsi rutin dengan cara yang lebih mudah.

2. Dicampurkan ke dalam Masakan

Daun kelor segar bisa kamu tambahkan ke dalam sayur bening, sup, atau tumisan. Teksturnya lembut dan tidak merusak cita rasa masakan. Cara ini sangat mudah kalau kamu ingin nutrisi tambahan dalam menu harian.

3. Campurkan Ke Dalam Minuman

543f0de5-0b02-442b-bfdb-074d9c39cd60.jpeg

Foto: Westend61 via Gettyimages


Produk praktis seperti Daun Kelor (Moringa oleifera) Bubuk by Naturlife bisa jadi pilihan. Cukup campurkan ke dalam jus, smoothie, atau air hangat. Cara ini lebih cepat dan cocok untuk kamu yang punya aktivitas padat.

Jumlah Dosis yang Aman

Mengonsumsi bubuk kelor itu aman, bahkan pada dosis yang lebih tinggi. Namun sebaiknya dosis harian sebaiknya dibatasi setara dengan 70 gram daun kelor per hari atau 11 sendok teh bubuk kelor.

Jika kamu memilih produk siap pakai seperti Daun Kelor Organik by Rempah Bu Risma, biasanya sudah dikemas dengan takaran tepat sesuai kebutuhan harian.

Namun akan lebih baik kalau kamu terlebih dahulu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum mencoba suplemen daun kelor.

Risiko Kesehatan

Secara umum, tidak ditemukan efek samping berbahaya dari konsumsi flavonoid dosis tinggi yang berasal dari tumbuhan. Hal ini kemungkinan karena jumlah flavonoid yang masuk ke aliran darah relatif sedikit, penyerapannya berlangsung cepat, serta tubuh mampu melakukan proses eliminasi dengan baik.

Dalam pengobatan tradisional, hampir semua bagian kelor mulai dari daun, biji, kulit batang, akar, getah, hingga bunganya telah lama dimanfaatkan. Daun dan polong bijinya bahkan sering dijadikan bahan pangan.

Mengutip WebMD, berdasarkan penelitian keamanan, ekstrak daun kelor dinyatakan sangat aman, dan tidak ada efek merugikan yang dilaporkan pada studi terhadap manusia.

Jadi, daun kelor memang luar biasa potensinya sebagai suplemen alami dengan beragam manfaat kesehatan. Mulai dari meredakan peradangan, mendukung detoks, hingga menjaga kesehatan jantung dan otak.

Tapi, penting banget buat konsumsi dengan bijak ya! jangan lupa perhatikan dosis, cara olah, dan risiko yang mungkin timbul.

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

sumber gambar: Jan Krnc via pexelsMenghabiskan waktu di luar ruangan atau sekadar bersantai di teras rumah seringkali terganggu oleh kehadiran nyamuk dan serangga kecil lainnya. Banyak orang mengandalkan insect repellent untuk melindungi di
Jangan Asal Semprot! Ini Tips Memilih Insect Repellent yang Aman dan Tidak Lengket di Kulit
sumber gambar: cottonbro studioMemiliki rambut yang tampak bervolume dan rapi setiap hari kini bukan lagi sekadar impian berkat hadirnya teknologi sisir angin modern. Bagi kamu yang sering menata rambut, memilih antara Remington Keratin Pro
Duel Styler Sultan Remington: Keratin Protect atau Illusion Airstyler? Ini Perbandingannya!
sumber gambar: Godisable Jacob via pexelsMemiliki rambut indah bervolume ala selebgram kini bukan lagi sekadar impian yang hanya bisa didapatkan di salon mahal. Tren gaya rambut keriting yang terlihat natural dan effortless semakin digemari
Inspirasi Rambut Keriting Natural ala Selebgram? Cukup Pakai Catokan di Rumah!