Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Veda Ega Pratama Tembus Q2, Almansa Tercepat di Sepang

Veda Ega Pratama Tembus Q2, Almansa Tercepat di Sepang
Minat|Australia & Selandia Baru

Veda langsung mengamankan jalur ke Q2

Practice Moto3 adalah sesi latihan penentu yang menyaring pembalap tercepat untuk lolos langsung ke Q2 kualifikasi, sehingga posisi tinggi di Sepang memberi Veda Ega Pratama modal penting sebelum perebutan grid dimulai. Veda memaksimalkan kesempatan itu dengan finis ketiga, di belakang David Almansa dan Rico Salmela, sekaligus memastikan tempat di Q2. Hasil ini lebih dari sekadar catatan latihan: performa tersebut menunjukkan Veda mampu bersaing di depan dan menghindari rintangan tambahan pada kualifikasi. Untuk rookie Honda Team Asia itu, jalur langsung ke Q2 membuka kesempatan nyata untuk membangun posisi start yang lebih baik. Namun, posisi ketiga belum menjamin hasil akhir; Veda tetap harus mengubah kecepatan satu putaran menjadi penampilan kualifikasi yang konsisten.

Almansa bangkit, persaingan depan sangat rapat

David Almansa memimpin hasil practice Moto3 dengan waktu 2 menit 11,427 detik, setelah sebelumnya hanya berada di posisi ke-17 pada FP1. Ia mengungguli Salmela dengan selisih tipis 0,069 detik, sedangkan Veda mengamankan urutan ketiga. Jarak sekecil itu menegaskan bahwa posisi terdepan masih terbuka dan satu putaran yang bersih dapat mengubah susunan kekuatan di kualifikasi. Veda juga memperbaiki catatan waktunya 0,300 detik dibanding FP1, sinyal konkret bahwa ia menemukan kemajuan di Sepang. Hakim Danish berada di urutan keempat, disusul Adrian Fernandez dan Matteo Bertelle. Karena selisih antarpembalap terdepan rapat, Veda punya alasan kuat untuk mengejar lebih tinggi—tetapi ia perlu menjaga momentum, bukan mengandalkan hasil practice saja.

Momentum penebusan dan peluang di kualifikasi

Moto3 Malaysia berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Seri ini menjadi kesempatan penting bagi Veda setelah peluangnya mengejar podium di Australia berakhir tanpa balapan: hujan deras, jarak pandang terbatas, dan terganggunya jalur helikopter evakuasi medis memaksa penyelenggara membatalkan rangkaian Moto3, Moto2, dan MotoGP di Phillip Island. Karena tidak ada poin yang dibagikan di sana, Sepang menjadi panggung berikutnya bagi Veda untuk membuktikan kecepatannya. Kualifikasi dijadwalkan Sabtu, 31 Oktober, mulai pukul 11.45 WIB. Finis ketiga di practice dan peningkatan waktu memberi Veda landasan yang menjanjikan untuk memperbaiki posisi start; tantangannya adalah mempertahankan kecepatan saat tekanan perebutan grid meningkat.

Posisi klasemen menambah arti penting Sepang

Dalam klasemen Moto3 jelang GP Malaysia, Veda berada di urutan kedelapan dengan 111 poin. Posisi itu membuat setiap peluang untuk memperbaiki hasil semakin berarti, terlebih ia datang ke Sepang dengan kecepatan yang sudah terlihat sejak practice. Hasil latihan tidak memberi poin, tetapi bisa menjadi pijakan untuk meraih grid lebih kompetitif dan menjaga peluang bersaing pada balapan. Veda juga telah menunjukkan bahwa ia mampu mencatat hasil besar: di Australia ia merebut pole position, tetapi pembatalan balapan karena cuaca membuat kesempatan tersebut tak berlanjut menjadi perebutan podium. Kini, posisi ketiga di practice memberi alasan untuk optimistis tanpa menganggap pekerjaan selesai. Kesimpulannya, Veda memasuki kualifikasi dengan modal kuat dan peluang nyata memperbaiki posisi, asalkan mampu mengulangi kecepatannya saat hasil paling menentukan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!