KuybeliKuybeli

Membuat Game Tanpa Coding: Roblox Build vs Meta Pocket

Membuat Game Tanpa Coding: Roblox Build vs Meta Pocket
Minat|Aplikasi Ponsel

Era Baru: Game Lahir dari Prompt, Bukan dari Kode

Membuat game tanpa coding adalah pendekatan pengembangan di mana kreator cukup menulis ide dalam bentuk teks, lalu kecerdasan buatan mengubahnya menjadi pengalaman interaktif yang dapat dimainkan tanpa memerlukan kemampuan pemrograman tradisional yang rumit dan memakan waktu panjang.

Peluncuran Roblox Build AI di aplikasi Roblox dan Pocket dari Meta menandai titik balik: kini ponsel bisa menjadi studio game di saku. Roblox menghadirkan Build, tab baru yang memungkinkan pengguna membuat game langsung dari ponsel hanya dengan menuliskan prompt teks, sementara AI menyusun fondasi game siap dikembangkan lebih lanjut. Di sisi lain, Meta merilis Pocket, aplikasi kreatif yang memungkinkan siapa pun membuat gim sederhana dan aplikasi interaktif dengan perintah berbasis AI, lalu membagikannya sebagai “gizmo”. Ini bukan sekadar fitur baru, tetapi pergeseran kekuasaan: dari segelintir developer yang menguasai bahasa pemrograman ke jutaan pengguna yang menguasai bahasa sehari-hari.

Roblox Build: Studio Game AI di Aplikasi yang Sudah Penuh Pemain

Keunggulan Roblox Build AI ada pada integrasinya dengan ekosistem yang sudah hidup dengan komunitas pemain dan kreator. Fitur Build muncul sebagai tab baru di aplikasi Roblox dan mulai diuji melalui program alpha pada 28 Juli, memungkinkan pengguna usia 9 tahun ke atas yang sudah verifikasi untuk mulai bereksperimen dengan AI prompt game di ponsel mereka. Kreator cukup menulis instruksi seperti “buat game petualangan santai di hutan dengan berbagai rintangan lingkungan”, lalu AI menghasilkan lingkungan, mekanik dasar, karakter, dan gaya visual sebagai titik awal.

Game yang dibuat masih bisa diedit, diuji, dan dibagikan, lalu ketika kreator siap naik kelas, proyek yang sama dapat dibuka di Roblox Studio untuk akses ke game creation tools yang lebih lengkap. Build memadukan model AI open-source dan model internal yang dilatih pada data dunia game dan aset 3D, sehingga AI tidak hanya menciptakan objek, tetapi juga satu adegan yang siap dimainkan. Sikap Roblox jelas: AI diposisikan sebagai alat percepatan, bukan mesin autopilot yang menggantikan kreativitas; algoritma rekomendasi tetap mengutamakan retensi dan keterlibatan, bukan sekadar kecepatan produksi game.

Meta Pocket: Instagram-nya Game Interaktif Berbasis AI?

Jika Roblox Build berangkat dari dunia game, Meta Pocket muncul dari dunia sosial dan konten, lalu masuk ke ranah game. Pocket didesain sebagai platform kreatif yang memungkinkan pengguna menciptakan gim sederhana dan pengalaman interaktif, lalu membagikannya dalam format “gizmo”, hanya dengan perintah berbasis AI. Pocket sudah tersedia di App Store dan Google Play sejak 29 Juni, meski Meta menegaskan aplikasi ini belum dirilis untuk semua wilayah dan belum ada pengumuman resmi soal area uji coba.

Karakter Pocket terasa seperti feed media sosial untuk karya interaktif: ada feed yang dapat digulir untuk menjelajahi gizmo buatan pengguna lain, mengundang interaksi dan eksplorasi. Di sini, membuat game tanpa coding bukan hanya soal produksi, tapi juga soal distribusi dan sosialisasi. Pocket melanjutkan pola Meta yang terus mengintegrasikan fitur AI ke produk mereka, mulai dari pembuatan gambar di Meta AI hingga video di Vibes dan alat editing kreator di Edits. Dengan pendekatan ini, Meta Pocket game berpotensi menjadi etalase mini-eksperimen interaktif, tempat kreator konten menguji format baru yang berada di antara game, aplikasi, dan konten sosial.

Demokratisasi Game Development: Peluang Baru untuk Kreator dan UMKM

Dampak paling menarik dari Roblox Build dan Meta Pocket adalah hilangnya hambatan teknis yang selama ini membatasi siapa yang boleh menyebut dirinya “game developer”. Roblox secara eksplisit menyatakan langkah ini sebagai bagian dari visi memperluas akses pembuatan game ke lebih banyak orang, termasuk pengguna tanpa pengalaman coding atau desain game. Meta, lewat Pocket, merancang sistem yang memungkinkan pengguna menciptakan gim dan aplikasi interaktif hanya dengan perintah AI, tanpa pengetahuan teknis mendalam.

Karena keduanya hadir di iOS dan Android—Pocket tercatat sudah muncul di App Store dan Google Play, sementara Build hadir langsung di aplikasi Roblox yang telah tersedia lintas platform—maka game creation tools yang dulu butuh PC mahal dan software kompleks kini masuk ke ponsel miliaran orang. Bagi kreator konten, ini berarti cara baru membuat pengalaman interaktif secepat membuat video pendek. Bagi UMKM, ini membuka peluang membuat mini-game promosi, simulasi produk, sampai pengalaman edukasi pelanggan tanpa harus menyewa tim developer. Pertanyaannya bergeser dari “bisa coding atau tidak” menjadi “punya ide menarik atau tidak”.

Masa Depan AI Prompt Game: Dari Mainan Eksperimen ke Infrastruktur Kreatif

Meski terlihat serupa, arah jangka panjang kedua platform berpotensi berbeda. Roblox sudah menyiapkan rangkaian alat AI tambahan untuk playtesting otomatis, analitik berbasis bahasa sehari-hari, hingga rekomendasi eksperimen untuk meningkatkan engagement, retensi, dan monetisasi. Artinya, Build hanya pintu masuk; di baliknya ada ekosistem produksi lengkap yang bisa mengubah hobbyist menjadi pengembang profesional dalam satu ekosistem tertutup.

Meta Pocket justru lebih terbuka dalam hal jenis pengalaman—bukan hanya game, tapi segala “gizmo” interaktif—meski ketersediaannya masih terbatas wilayah dan tanpa roadmap publik yang jelas. Di tahap ini, Pocket tampak seperti laboratorium sosial untuk format baru, sementara Build adalah jalur produksi game yang sudah punya pasar. Keduanya sama-sama mendorong normalisasi membuat game tanpa coding, tetapi konsekuensinya berbeda: siapa yang mengontrol distribusi, data, dan potensi komersialisasi karya. Kesimpulannya, AI prompt game di ponsel bukan tren sesaat; ia perlahan menjadi infrastruktur kreatif yang akan menentukan siapa yang paling diuntungkan dari ekonomi game generatif di masa depan: kreator, platform, atau keduanya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!